#JusticeForAudrey Jadi Trending Topik Dunia. Begini Kondisi Terkini Audrey Pelajar SMP di Pontianak Dianiaya 12 Siswi SMA

Audrey Siswi SMP Pontianak Dikeroyok Brutal 12 Siswi SMA, Preseden Buruk Dunia Pendidikan

Infomenia.net - Beginilah kondisi terkini Audrey, pelajar SMP yang dianiaya 12 siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat hingga isi ancaman pelaku bikin korban ketakutan.

Mari doakan Audrey untuk yang terbaik baginya.
Kondisi terkini Au alias Audrey, pelajar SMP di Pontianak,Kalimantan Barat yang menjadi korban pengeroyokan oleh 12 siswi SMA di Pontianak hanya gara-gara masalah cowok, tagar #JusticeForAudrey jadi trending di dunia.
Kasus pengeroyokan anak di bawah umur kembali terjadi, motif asmara melatarbelakangi penganiayaan Audrey pelajar SMP di Pontianak.
Audrey menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah siswi SMA, trauma parah dirasakan oleh gadis ini.
Mirisnya, dalam pengeroyokan ini, bagian organ vital Audrey dicolok secara sadis oleh salah seorang pelaku untuk membuatnya kehilangan mahkota.
Akibatnya, bagian organ vital Audrey membengkak.
Kondisi terkini Audrey masih dalam trauma berat.
Kendati demikian, Audrey perlahan mulai bangkit dan memohonkan doa untuk kesembuhannya.
Audrey kini menjalani perawatan intensif.
Dia juga menjalani pemeriksaan di bagian tengkorang kepala dan dada untuk mengecek trauma yang diakibatkan oleh pengeroyokan tersebut.
Seiring dengan insiden pengeroyokan Audrey ini, tagar #JusticeForAudrey menjadi trending topic dunia di Twitter.
Banyak yang meminta adanya tindakan hukum yang tegas bagi pelaku.
Pasalnya, ke-12 pelaku sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah.
Bahkan, beredar di media sosial video ke-12 siswi SMA tersebut justru dengan bangga memperkenalkan diri.
Mereka juga menunjukkan video boomerang ketika siswa tersebut berada di kantor polisi.
Melalui tagar #JusticeForAudrey, banyak yang bersimpati pada Audrey dan mengutuk perbuatan pelaku.
Ancaman Pelaku dan Isinya
Peristiwa pengeroyokan ini telah terjadi dua pekan lalu, tepatnya pada Jumat (29/04/2019).
"Kejadian dua pekan lalu, Jumat (29/3/2019). Namun baru dilaporkan pada orangtuanya, hari Jumat (5/4/2019) ada pengaduan ke Polsek Pontianak Selatan," ujar Manalu saat memberikan keterangan di Kantor KPPAD, Senin (8/4/2019).
“Kemudian kita dari KPAD langsung menerima pengaduan," ujarnya lagi.
Berdasarkan penjelasannya, korban awalnya tidak berani melapor lantaran mendapat ancaman dari pelaku.
Pelaku mengancam akan berbuat lebih kejam lagi apabila korban melaporkan pada orangtua.
"Setelah dilaporkan pada pihak kepolisian, pada hari itu langsung ada proses mediasi di Polsek Pontianak Selatan, proses sidiknya terhadap pelaku masih berjalan," katanya menerangkan.
Setelah diperiksa ternyata para pelakunya yang juga masih siswi SMP tersebut tidak menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan atas perbuatannya.
Hal tersebut terlihat dari unggahan Instagram Story pelaku yang dibagikan oleh akun Twitter @syarifahmelinda.
Dalam twit yang diunggah pada Selasa (9/4/2019) pada pukul 18.52 WIB, terlihat ada dua orang perempuan yang diduga adalah pelaku pengeroyokan Audrey.
Dalam video tersebut ada seorang perempuan yang menggunakan kerudung berwarna merah dan kemudian mengacungkan jari telunjuknya ke arah ponsel yang digunakan untuk merekam Instagram Story tersebut.
Tidak lupa perempuan tersebut tersenyum ketika sadar hal ini direkam.
Kemudian perempuan kedua saat terekam oleh kamera hanya menutupi wajahnya.
Dari unggahan tersebut banyak yang menghujat pelaku yang seperti tidak menyesal dan merasa bersalah.

Korban yang disebut sebagai Audrey ini saat ini sudah melaporkan kasusnya ke polisi dan kasusnya sudah ditangani oleh polisi.(tribunnews.com)




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...