Eggi Sudjana Dipolisikan Akibat Pidatonya Soal People Power

Hasil gambar untuk eggi sudjana

Infomenia.netAnggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Eggi Sudjana akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Hal ini dikarenakan pidato kontroversial soal people power yang dilakukannya di depan kediaman Prabowo Subianto pada Rabu (17/4) lalu.

Adapun pelapornya adalah ormas Pro Jokowi-Ma’ruf atau Pro Jomac.

Hal ini dikarenakan pidato kontroversial soal people power yang dilakukannya di depan kediaman Prabowo Subianto pada Rabu (17/4) lalu.

Adapun pelapornya adalah ormas Pro Jokowi-Ma’ruf atau Pro Jomac.

Dia juga mengatakan, pelaporan sengaja dilakukan agar masyarakat paham bahwa demokrasi di Indonesia sudah berjalan dengan baik, sehingga tidak perlu adanya people power.

Menurut dia, tak sepatutnya Eggi Sudjana yang juga caleg dari PAN itu membuat pernyataan terkait people power pada negara Indonesia yang demokrasinya berjalan dengan baik dan benar.

Padahal, kata dia, Indonesia punya Mahkamah Konstitusi sebagai badan yang menangani segala permasalahan hukum terkait Pilpres dan Pileg 2019.

“Makanya kami melaporkan Eggi. Apabila terjadi mobilisasi massa, kami meminta pada penegak hukum untuk menahan orang-orang yang berbicara mengenai people power ini,” tutupnya.

Sebelumnya, anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212, Eggi Sudjana berorasi di hadapan pendukung Prabowo-Sandi di depan kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Eggi menyebut, pergerakan massa alumni 212 yang berjumlah cukup besar itu diyakininya bisa membuat Prabowo mengalahkan Jokowi-Ma’ruf dengan mudah.

Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyatakan, selisih suara antara Prabowo dengan petahana di Pilpres 2014 lalu hanya sekitar delapan persen juga.

“Massa alumni 212 itu yang berkumpul di Monas sudah 13 juta. Itu sudah cukup (memenangkan Prabowo)” pekik Eggi.

Atas dasar itu, dirinya yakin bahwa Prabowo bisa dikalahkan capres petahana tersebut.

Satu-satunya cara untuk mengalahkan mantan menantu Presiden Soeharto itu, kata Eggi, pasti karena dicurangi.

“Dari mana jalannya bisa kalah. Kalau kalah itu bisa jadi kecurangan,” kata Eggi.

Karena itu, Eggi lantas mengingatkan kepada para pendukung dan simpatisan pasangan nomor urut 02 itu untuk tidak tinggal diam ketika mendapati ada kecurangan.

“Siap lawan kecurangan?” pekik Eggi disambut kata siap dari massa.

Lebih lanjut, Eggi juga menyinggung soal people power yang sebelumnya digaungkan Amien Rais.

Ia menilai, people power adalah satu-satunya jalan untuk melawan kecurangan.

“Mungkin dengan people power ini adalah cara Allah agar Prabowo bisa segera dilantik,” ucapnya.

“Enggak perlu nunggu Oktober nanti,” kata Eggi. (pojoksatu.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...