KPK Sita Uang Ratusan Juta di Laci Menag, JK Beri Pernyataan Seperti Ini

Hasil gambar untuk jusuf kalla

Infomenia.net - 
KPK menyita uang total Rp 180 juta dan USD 30 ribu dari ruang kerja Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut hal yang lazim jika ada uang di ruang kerjanya karena itu adalah dana operasional untuk menteri.

"Lazim dong, selalu ada namanya kas kecil (di ruang kerja) iya kan. Dan menteri itu juga ada dana operasionalnya, dan itu kas dana operasionalnya (menteri)," ujar JK di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (19/3).JK mengatakan, setiap pejabat pasti menyimpan uang di ruang kerjanya. Menurut JK, uang tersebut disiapkan untuk keperluan hal-hal kecil.

"Kalau kantor saya digeledah pasti ada uangnya, pasti lah, masa sekretaris tidak pegang uang, kalau tiba-tiba mau pergi belanja macam-macam, mau beli sesuatu," kata JK.

JK mengaku prihatin dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait lelang jabatan di lingkungan Kementerian Agama.
"Kita prihatin akan masalah ini, namun tentu juga kita harapkan Bapak Menteri agama itu tidak terlibat langsung dalam hal ini, biar kita serahkan ke KPK atau aparat hukum untuk menyelidiki kasus ini," tutur JK.

JK mengatakan, ini adalah peristiwa yang ketiga adanya kasus korupsi di Kemenag, setelah Menag di zaman Said Agil Husin Al Munawar dan Menag Suryadharma Ali.

"Sebenarnya kalau kasus (korupsi) Kementerian Agama itu sayang juga (terjadi lagi), ini ketiga kalinya, bukan kedua kali. (Mantan Menag) Said Agil Munawar yang pertama dulu (terkena kasus korupsi) kan tahun 2001, sayang juga, kita sangat prihatin, tapi mudah-mudahan tidaklah (Menag Lukman terlibat)," imbuh JK. (jitunews.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...