Dahnil Anzar Membodohi Indonesia Soal Logika Panjang Jalan, Prabowo Didukung Orang yang tidak Berpikir Sehat


Dahnil Anzar Membodohi Indonesia Soal Logika Panjang Jalan, Prabowo Didukung Orang Jahat!

Infomenia.net -"Jokowi klaim Membangun jalan desa 191000 km.Ini sama dengan 4,8 kali Keliling Bumi atau 15 kali Diameter Bumi.Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa?ternyata produsen kebohongan sesungguhnya terungkap pada debat malam tadi."
Itu cuitan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. Saya cuma bisa geleng-geleng kepala semalam saat membacanya. Ini dosen lo, pendidikannya S3 kok tega ya membodohi masyarakat seperti ini. Inilah alasan kenapa saya itu nggak akan mendukung Prabowo-Sandi. Sebab banyak orang jahat dalam kelompok itu yang sengaja ingin membodohi masyarakat.
Saya mau bantu Anda berpikir sehat dengan menggunakan logika usus manusia. Anggaplah tinggi rata-rata kita ini 150-180 cm. Usus kita itu secara bahasa ilmiah dibagi tiga bagian duodenum, jejunum, dan ileum. Mungkin Anda masih ingat ini pelajaran biologi saat masih SMP, anak sekarang mungkin SD sudah menerima.
Nah panjang duodenum sendiri itu kira-kira 5-7 meter. Kalau di-senti-kan sekitar 500-700 cm alias kalau Anda tingginya 150 cm maka panjang usus duodenum Anda saja itu 3-4,5 kali lebih panjang dari badan Anda sendiri. Kaget??? Kok bisa?? Ini nanti saya pakai logika untuk menerangkan soal panjang jalan.
Kalau Anda pakai logika Dahnil Anzar yang jahat dan membodohi ini, maka hanya ada satu jalan lurus yang melingkari bumi!!!
Padahal nggak mungkin kan? Lha sekarang dari jalan raya di kota Anda menuju rumah Anda saja melewati jalan yang lebih lebar, kemudian jalan kompleks, kemudian jalan gang atau blok rumah Anda. Begitu bukan? Satu jalan raya saja bisa bercabang jadi beberapa ruas lain, di tiap ruas kemudian ada jalan lebih kecil, kemudian terpecah jadi gang-gang.
Jadi ya nggak kaget kan kalau panjang jalan itu bisa lebih panjang dari diameter bumi?
Begitu juga Allah itu sudah mengatur di dalam tubuh kita, usus yang panjang itu tidak dibuat straight alias lurus-lurus saja dari lambung menuju rektum atau anus. Usus itu 'ditata' Allah sedemikian rupa sehingga kita nggak sadar dia sebenarnya sangat panjang dan bilus-bilus makanan itu 'tur' di dalam perut kita untuk diserap sari-sarinya melalui proses panjang dan makan waktu.
Nih contoh lain, saya ambil dari situs Pemerintah Inggris langsung. Mereka mengeluarkan data kalau tahun 2017 saja panjang jalan mereka adalah 246.700 miles atau sekitar 397.025 kilometer. Ini Dahnil Anzar nggak mau sekalian protes? Nggak mau ngecap Pemerintah Inggris menyebarkan berita bohong? Nggak mau menggugat kok bisa jalannya lebih panjang dari keliling bumi?? Mau nanya nih saya serius! Anda kalau nggak percaya soal panjang jalan di Inggris Raya ini silahkan buka :https://assets.publishing.service.gov.uk/government/uploads/system/uploads/attachment_data/file/722478/road-lengths-in-great-britain-2017.pdf
Jalan di Amerika Serikat malah panjangnya mencapai 6,58 juta kilometer dengan 4,3 juta kilometer jalan yang teraspal dan 2,28juta jalan yang belum teraspal. Dahnil nggak sekalian komplain ke Donald Trump sahabatnya Fadli Zon?
Tahun 2012 saja Cina punya 4,24 juta kilometer jalan dan sangat mungkin sekarang angka ini sudah jauh lebih besar sebab Cina memang terus melakukan pembangunan. Target mereka tahun 2030 saja untuk menyelesaikan 400.000 kilometer jalan raya nasional dan 180.000 kilometer jalur ekspress (semacam tol). Itu belum jalan-jalan biasa yang masuk kewilayah-wilayah pemukiman dan perkantoran. Dahnil Anzar nggak protes? Suruh Prabowo tanya ke Dubes Cina kalau perlu!
India pun tahun 2012 saja sudah punya 4,1 juta kilometer jalan. Angka ini saya yakin masih akan bertambah sekarang ini. Sebab sumber artikel saya adalah tahun 2014 dan Anda bisa baca di https://www.roadtraffic-technology.com/features/featurethe-worlds-biggest-road-networks-4159235/.
Intinya begini, Dahnil Anzar sedang membodohi satu Indonesia. Ini untuk menutupi Prabowo Subianto yang keok di debat kemarin yang ketahuan punya ratusan ribu hektar lahan di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah. Itu baru yang disebutkan Jokowi lho. Saya yakin aslinya lebih banyak dari itu. Darimana tanah itu? Ya dari kenikmatan jadi mennatunya Soeharto lah.
Terus sekarang dia mau jadi Presiden lagi? Dalam debat kemarin apakah Anda nggak bisa melihat arogansi Prabowo saat bilang "Kalau Kami Berkuasa Nanti.."? Apa Anda nggak bisa liciknya dia saat menyampaikan closing statement bahwa intinya meski sok-sok ngaku siap menyerahkan lahan ke negara, tapi mending lahan itu dikelolanya daripada diberikan ke asing. Padahal Jokowi sekarang memberikan pengelolaan lahan justru ke masyarakat yang tinggal disekitar sana untuk dikelola dan jadi sumber pertanian produktif. Prabowo memang mau menyerahkan hutannya ke negara?
Saya nggak mau dipimpin Presiden yang timsesnya membodohi masyarakat seperti Dahnil. Bayangkan kalau Ia jadi Menteri... Mau jadi apa negara ini?
#JokowiLagi
(Rahmatika/seword.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...