Ibu yang Mewek Minta Selfie, Orangnya Sandi, Wara! Jejak Digital Memang Sadis!

 Ibu yang Mewek Minta Selfie, Orangnya Sandi, Wara!

Infomenia.net - Cut!

Adegannya biasa aja. Teriak-teriak menjerit-jeritnya sih sudah OK OCE. Tapi kok muka, mimiknya dan kualitas actingnya terlihat maksa ya? Mimiknya kurang pas begitu. 

Padahal kan slogan mereka adalah PAS. Kalau begini mah namanya PAS-ti ditolak audisi. Aduh mungkin sebelum acting, harus sekolah acting dulu di sekolah agar dapat sertifikat 5 juta masuk surga. Yuk kita simak videonya. #JokowiLagi #01IndonesiaMaju

Mau ketawa takut dosa… Sandi dipegang ibu-ibu yang menangis-nangis ini. Kita melihat bagaimana Sandi seolah-olah dielu-elukan oleh perempuan ini bahkan sampai disorot dan diceritakan bahwa ibu itu menerobos barisan, menyerobot lalu menyelonong. Membuat Sandiwara Uno, si penista kubur itu seolah jadi MVP di sana.


MVP: Most Valuable Player

Begini transkripnya..

Huhuhu… Hwhawhaa Bwaowa kwakwah walpwa. Sama BAPAAA!

Huuuuuhh… Apapapra huuu.

Selfie kita? Yok yok..

Sebentar bapa.. Sekali lagi yang beneran! Sekali lagi Bapak sekali lagi!! Jangan Pak… Jalan Pak. Selamaaat
 


Loh? Kok begitu transkripnya? Jujur saja. Itu adalah transkrip yang penulis mampu dengar dari video yang ada di bawah ini. Silakan simak dan coba cermati, lihat, pelototi dan kalau perlu tempelkan mata kalian ke layar website ini.

Sudah jelas bung? Nah. Jadi dengan demikian, kita bisa melihat bagaimana Sandiaga ini dicitrakan sebagai sosok lelaki yang dielu-elukan. Tangannya dipegang-pegang. 


Padahal dulu sejak dinobatkan menjadi ulama saja, dia tidak mau salaman. Loh sekarang setelah menista kubur dan berbohong kasus Ratna, kok mau dipegang-pegang? Tak kuat? Hahaha. 

Ternyata oh ternyata, acara drama-drama dan tangis jerit histeris ini dilakukan oleh orang yang pernah bersama Sandiaga juga. Nah. Ini menjadi sebuah hal yang dipertanyakan. Dalam acara yang ada logo PAN, perempuan itu pernah kedapatan selfie ria bersama Sandiaga Uno di tempat lain.

Apakah ibu itu sama atau beda orang? Kalau beda, mungkin itu kembarannya? Atau bagaimana?

Di acara apa, penulis tidak tahu. Yang pasti ada badge Prabowo Sandi dan juga baju biru, biru dari PAN. Acara simbol PAN. Jadi sudah jelas, ada afiliasi. Sebenarnya penulis percaya bahwa ada orang yang mengidolakan Sandiaga. Tapi gak sampai begitu juga sih. Makanya penulis mau ketawa takut gemuk.

Mau ketawa takut dosa. Mau ketawa takut nangis. Mau nangis, takut ketawa. Mau ketawa sampai nangis, takut jenggot dan kumis macho penulis basah dan bechek. Mau keringin, takut rontok. Susah deh.

Jadi begini. Bicara tentang drama, sudah beberapa kali Sandi kedatapan melakukan ini. Tidak otentik. Tidak seperti Presiden Joko Widodo yang benar-benar merakyat dan menyentuh hati rakyat. 

Strategi drama ini terlihat kaku dan harus dipoles sedikit lagi. Coba belajar dari Neno Warisman. Dia mungkin jago. Tapi tidak sejago artis kelas tinggi yang ada di koalisi Jokowi-Amin.


Berbeda jauh dengan Jokowi. Jokowi itu tulus. Apa yang dikerjakan Jokowi itu benar-benar menyentuh hati rakyat. Jokowi layak dielu-elukan karena hasil kerja dan perhatian, dan bahkan cinta kasihnya kepada rakyat Indonesia.

Jokowi jauh lebih natural. Kenapa? Karena Jokowi tidak main drama. Jokowi jauh lebih bisa ditangisi. Kenapa? Karena Jokowi itu tulus untuk rakyat. Jokowi ada modal untuk membuat orang menangis dan mengelu-elukan dia. 

Tidak seperti Sandiaga yang gagal dengan OK OCEnya. Justru malah membuka antipati rakyat Indonesia. Mau Indonesia sehancur Jakarta dan OK OCE bangkrut? Ya silakan pikir sendiri.
Jokowi jauh lebih terhormat. Jokowi benar-benar luar biasa dalam mengikat dan membuat rakyat begitu mengelu-elukan, mengaguminya, dan membiarkan dirinya dipeluk. Joko Widodo benar-benar luar biasa. 

Berbeda juga dengan Ahok yang benar-benar luar biasa mengikat hati rakyat juga. Berbeda dengan dua orang ini. Jokowi, Ahok dan Djarot adalah sosok yang tidak suka main drama. Mereka tampil apa adanya. Mereka benar-benar mempertontonkan apa yang dikerjakan untuk rakyat, bukan untuk kepentingan segolongan saja.


Joko Widodo tidak main drama. Karena dia menjalankan seluruh panggung hidup ini dengan sepenuh hati. Jadi rakyat sudah tidak tertipu lagi dengan apa yang dikerjakan oleh si penista kubur dan penyebar kabar bohong mengenai Ratna itu.
Begitulah drama-drama.

#01IndonesiaMaju


#JokowiLagi

by: Manuel Mawengkang (seword.com)

 

 


Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...