Infomenia

Senin, 08 Oktober 2018

Waspada! Beredar HOAX Keji Tentang Foto Jokowi Pesta Wine, Ini Penjelasannya

 

Infomenia.net -  Dalam dunia politik memanglah ada suatu hal yang tidaklah bersih, dimana mereka saling menjatuhkan, dan saling berusaha mencari kesalahan lawan, tentunya hal seperti ini juga sering dilakukan oleh para tim pendukungnya yang sangatlah fanatik.

Beredar sebuah informasi palsu atau berita HOAX, yang dimana mengarah kepada Presiden Jokowi, berita tersebut dibuat dan disebarkan oleh para oknum yang tidaklah bertanggung jawab.



Postingan palsu yang ingin menjatuhkan dan menjelekkan citra dari Presiden Jokowi, berikut isi postingan palsu tersebut.



“Bayangkan, Ratusan mobil mewah disiapkan,
Biaya Triliunan habis untuk menyambut para Delegasi IMF.
Disisi lain, rakyat korban bencana Palu disuruh menjarah!
Hebat Bapakmu, Bapak Mulyono!
#TegaNianPakMulyono”.




Berita HOAX tersebut juga sempat di posting dalam media Suara Nasional pada tahun 2015 lalu.


 
Berita yang sebenarnya adalah, ini merupakan hasil foto Yuya Shino dari Reuters yang diunggah pada 24 Maret 2015 lalu.

Momen tersebut diambil saat Joko Widodo sedang menemui para pebisnis Jepang yang tergabung dalam Japan External Trade Organization (JETRO) di Tokyo, Selasa 24 Maret 2015. Kunjungan Jokowi selama 4 hari disertai misi mengajak para pebisnis Jepang giat berinvestasi di Indonesia.

Minuman yang terdapat digelas tersebut adalah jus apel, dimana tradisi bersulang meminum jus apel ini sudah dilakukan sejak era presiden SBY sebelumnya, pada setiap acara kenegaraan.



Namun dari kubu fanatik yang membenci Jokowi selalu saja berusaha mencitapkan berita HOAX, dengan tujuan untuk dapat menjatuhkan pemerintahan, dan menimbulkan kisruh di masyarakat. 


 

Di dalam akun Arman Budiyono ada potongan gambar soal IMF. Yang sebenarnya adalah dikutip TribunWow.com dari setkab.go.id, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa peserta pertemuan IMF-World Bank 2018 membiayai dirinya sendiri untuk hadir dalam pertemuan tersebut.

“Hotel bayar sendiri, makan bayar sendiri,” ucap Jokowi saat ditemui usai menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Sumut, Senin (8/10/2018) pagi.

Sementara itu, mengenai anggaran yang dinilai cukup besar oleh sejumlah pihak, Jokowi mengungkapkan anggaran tersebut digunakan untuk memperluas appron di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Anggaran juga dipakai untuk membuat terowongan, dan persimpangan yang ada di Bali sehingga nantinya tidak terjadi kemacetan lalu lintas.

“Artinya, itu juga akan kita gunakan terus, terowongan dan appron untuk parkir bandara akan kita gunakan terus, bukan sesuatu yang hilang,” tambah Jokowi.

Menurut Jokowi, ada banyak negara yang berminat pada pertemuan itu.

Jokowi mengungkapkan, jika banyak yang berebut mengikuti pertemuan itu, pasti sebagai tuan rumah, akan memiliki dampak yang baik untuk Indonesia.

Annual Meeting sebesar itu 15.000 (orang) yang datang jadi rebutan semua negara, karena meeting seperti itu pasti memiliki dampak.

Paling tidak memberikan citra yang baik terhadap negara yang dipakai untuk pertemuan itu,” jelasnya.


Be smart, and think smart! Sebelum menyampaikan suatu berita sebaiknya tabayyun lebih dulu dan jangan asal sembarangan percaya pada satu berita atau gambar/meme.
 
(piah.com, tribunnews dan tim admin infomenia

baca juga: Sudah Terlanjur Malu, Andi Arief Nyatakan Tarik Semua Kritikannya Setelah Jokowi Sebut Peserta IMF-World Bank Biayai Diri Sendiri

Gara-gara Alfateka Jokowi Dibully, Ulama Loyalis Prabowo Bela Jokowi Begini



Comments
0 Comments

0 comments