Infomenia

Jumat, 12 Oktober 2018

Apes! Ratna Sarumpaet Ikut Seret Anak Buah Anies Baswedan ke Polisi

 Hasil gambar untuk ratna ditangkap

Infomenia.net - Sampai saat ini, polisi masih terus mendalami pemeriksaan terhadap kasus cerita hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Sejumlah orang pun satu per satu dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Ternyata, salah satu pihak yang ikut terseret dalam pusaran kasus ibunda selebritis Atiqah Hasiholan itu adalah pihak Pemprov DKI Jakarta.
Demikian diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (11/10/2018).

Argo menyatakan, penyidik juga telah memeriksa pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro sebagai saksi pada Rabu (10/10) kemarin.

Pemeriksaan Asiantoro itu dilaksanakan bersamaan dengan pemeriksaan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

“Pas Rabu itu kami juga sudah lakukan pemeriksaan saksi dari Plt Kepala Dinas Pariwisata DKI. Beliau kapasitasnya saksi,” terang Argo.

Argo memaparkan, anak buah Gubernur Anies Baswedan itu dimintai keterangan seputar Pemprov DKI yang jadi sponsor Ratna berangkat ke Chile.

Kemudian, penyidik menanyakan dari mana Pemprov DKI Jakarta tahu acara Women Playwrights International Conference 2018 (WPIC) Chile 2018 yang sedianya akan didatangi Ratna itu.

“Bagaimana kronologisnya, kemudian saksi ditanya mengetahuinya dari mana,” imbuh dia.
Namun, Argo tak mau memerinci hasil pemeriksaan atas Asiantoro itu kepada awak media.
Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan penyidik.
“Tak bisa saya sampaikan di sini, masuk materi penyidikan,” tandas dia.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya diketahui ikut membiayai keberangkatan Ratna dalam WPIC 2018 di Santiago, Chile itu.

Dana itu dikucurkan setelah proposal permintaan sponsor Ratna disetujui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Untuk acara tersebut, Pemprov DKI Jakarta memberikan uang Rp70 juta sebagai akomodasi Ratna.

Sayangnya, kemudian diketahui bahwa tidak ada nama Ketua Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) dalam forum tersebut.

Comments
0 Comments

0 comments