Infomenia

Jumat, 20 Juli 2018

Klarifikasi Admin Twitter Anies, Justru Mempermalukan Anies itu Sendiri

 Klarifikasi Admin Twitter Anies, Justru Mempermalukan Anies itu Sendiri

Infomenia.net - Setelah dibully oleh netizen mengenai bendera-bendera negara peserta Asian Games yang dipasang dengan menggunakan bambu yang dibelah dan diikat dengan tali rafia yang terkesan dipasang secara sembarangan dan tidak artistik. Kini, Anies Baswedan kembali dibully oleh netizen.

Setelah dikritik bahwa Anies akan menghancurkan nama Indonesia di mata dunia disaat event Asian Games yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 18 Agustus nanti dengan membiarkan trotoar Sudirman-Thamrin yang masih amburadul. Serta pemasangan bendera negara peserta Asian Games yang sembarangan, Anies ingin menunjukkan bahwa dirinya tetap akan menyukseskan Asian Games di Jakarta nanti.



Anies pun menggerakkan perangkatnya untuk membersihkan dan mengecat trotoar sepanjang jalan Sudirman-Thamrin. Untuk kegiatan ini, tentu kita mengapresiasi inisiatif Gubernur DKI Jakarta yang akan mempercantik Ibu Kota Jakarta ini demi suksesnya perhelatan olah raga se Asia ini. Begini seharusnya menjadi tuan rumah yang bertanggung jawab. Mempercantik diri agar terkesan siap menyambut para tamu yang akan hadir pada pesta olah raga negara-negara Asia ini.

Tapi bukan Anies namanya kalau tidak membuat kesalahan untuk sebuah hal yang paling baik pun. Untuk kegiatan pembersihan dan pengecatan trotoar Sudirman-Thamrin pun Anies melakukan kesalahan fatal. Dalam twitnya yang mengabarkan akan mengadakan pembersihan dan pengecatan trotoar Sudirman-Thamrin Anies menulis bahwa kegiatan tersebut akan membersihkan dan mengecat sepanjang 43 ribu meter. Para netizen pun menanyakan kepada Anies apakah benar jarak Sudirman-Thamrin itu sepanjang 43 KM? Sedangkan panjang sebenarnya hanya sekitar 4,2 KM saja.

Berikut adalah twit dari Anies Baswedan, 

"Hari ini kita mulai Gerebek Jalan Sudirman-Thamrin, pembersihan dan pengecatan trotoar sepanjang 43 ribu meter untuk menyemarakkan dan menyukseskan perhelatan olahraga akbar Asian Games 2018," tulis Anies.

Karena merasa bahwa panjang jalan Sudirman-Thamrin tidak sampai 43 KM maka netizen ramai-ramai mengomentari twit Anies tersebut.

“43 ribu meter = 43 Km..yg bener aja kali.. Sudirman Thamrin cuma 4 km lebih..g smpai 5 km..,yg di Bali aja faham..masak gubenur DKI sendiri g faham.. #LOL” – Mikhaella

“Koplak 43ribu meter panjangny thamrin ke sudirman.....mabok apa nih komandan manis??? Selangit sihhh bicara” – MNH

“Tindakan luar biasa yg disengaja ini sudah sangat tidak bisa ditolerir. Kasarnya anda sudah menjadi musuh bangsa Indonesia, anda tidak pantas duduk di Balai Kota karena anda bukan orang yg bisa dimuliakan, anda orang hina bermuka dua.” – Toto Suhendra ketika mengomentari pemasangan bendera peserta Asian Games.


“Panjang amat ya ternyata jalan sudirman-tamrin, trotoarnya aja 43KM, luar biasaaaaa panjang hidung nya (emoticon)” – benedictus fajar

Akibat hunjaman kritik yang bertubi-tubi dari netizen. Terpaksa admin twitter Anies Baswedan meralat twit Anies sebelumnya. Yang dimaksud dengan 43 ribu meter oleh Anies itu seharusnya adalah seluas 43 ribu meter persegi. Begini twit klarifikasi dari admin Anies Baswedan. 


“Maaf, koreksi "sepanjang 43 ribu meter" seharusnya "seluas 43 ribu meter persegi". *ADMIN”
Koreksi dari admin ini justru membuat kita bertanya-tanya, kenapa tidak Anies sendiri yang mengoreksi twitnya yang salah tersebut, kenapa harus admin? Koreksi ini justru memperlihatkan bahwa Anies Baswedan justru tidak sepintar yang diketahui umum. Untuk jarak Sudirman-Thamrin saja Anies sudah keliru sehingga harus dikoreksi oleh adminnya.

Pertanyaannya kenapa twit klarifikasi tersebut harus dilakukan oleh admin dan bukan Anies sendiri? Kemungkinan pertama adalah twit yang salah tersebut memang ditulis sendiri oleh Anies Baswedan, ketika kekeliruannya diketahui oleh netizen, maka Anies menyuruh admin untuk mengklarifikasi. Kalau Anies yang mengklarifikasi sendiri, maka akan memalukan Anies sendiri. 

Dan itu mencermin bahwa Anies bukan orang intelek. Untuk hal yang sangat sederhana saja, Anies sudah melakukan kesalahan, apalagi untuk hal-hal yang besar dan penting? Bisa-bisa Anies mati berdiri. Jadi, sekarang kita tahu bahwa kenapa Anies perlu anggota TGUPP yang begitu banyak, bukan?

Kemungkinan yang kedua adalah bahwa twit tersebut bukan dilakukan oleh Anies tetapi oleh admin itu sendiri, sehingga Anies memerintahkan adminnya untuk melakukan klarifikasi. Kalau twit ini memang kesalahan Admin, maka seharusnya Anies mengambil tindakan untuk memberhentikan admin yang telah berbuat kesalahan tersebut. Karena telah membuat kesalahan fatal sehingga Anies dibully oleh netizen.

Mana yang benar, hanya mereka yang tahu. Tetapi yang jelas, twit ini sudah mempermalukan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta. Bagaimana bisa menata Jakarta, untuk jarak Sudirman-Thamrin saja sampai keliru?

Bukan begitu kura-kura?

Sumber berita dapat dibaca di Detikcom


(Kang Daniel, seword.com)



Comments
0 Comments

0 comments