Infomenia

Minggu, 03 Juni 2018

Sandiaga Uno Berambisi Datangkan 1 Juta Turis Halal ke Jakarta, Begini Konsepnya

 Hasil gambar untuk sandiaga uno

Infomenia.net - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menargetkan kotanya mampu menarik 1 juta wisatawan halal dalam lima tahun ke depan. Dari kedatangan wisatawan itu, dia menargetkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat menerima pemasukan Rp 30-40 triliun.

"Ini target yang sangat ambisius tapi saya yakin bisa," kata Sandiaga Uno seusai menghadiri acara wisata halal di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Juni 2018.

Keyakinan Sandiaga Uno itu karena ada sinergi yang baik dari pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. pangsa pasar wisatawan halal juga masih terbuka dari banyak negara seperti Timur Tengah, Asia Tenggara dan Afrika Utara.

Untuk di Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, hampir semuanya dapat dikembangkan menjadi wisata halal. Beberapa contoh paling potensialnya adalah Kepulauan Seribu, Masjid Luar Batang di Jakarta Utara, dan Setu Babakan di Jakarta Selatan.

"Hotel berbasis syariah juga sedang kami tabulasi, tapi semakin banyak."

Selain bakal memberi dampak keuangan yang signifikan bagi Pemprov DKI Jakarta, Sandiaga Uno yakin kehadiran turis atau wisatawan halal bakal berdampak langsung bagi warga Jakarta. "Jadi salah satu sumber membuka lapangan kerja," ucapnya.


Konsepnya, menurut Sandiaga, obyek pariwisata yang disertifikasi halal di antaranya menyangkut kuliner. “Kalau misalnya satu destinasi ditunjuk menjadi destinasi halal, maka semuanya harus mengkaji kepada kaidah-kaidah syariah dan halal dari MUI. Tadi (dalam pertemuan) yang disampaikan seperti itu," kata Sandiaga.
 
Tim dari Dinas Pariwisata DKI, Sandiaga melanjutkan, kini sedang memastikan lokasi yang dianggap cocok untuk wisata halal. Lokasi tersebut bisa diarahkan untuk wisata religi dengan dilengkapi pusat belanja yang memiliki konsep halal. “Kami ingin juga mereka berpartisipasi di Festival Jakarta Great Sale. Ini juga berkaitan dengan busana atau garmen atau fashion."

(tempo.co)

Comments
0 Comments

0 comments