Infomenia

Rabu, 27 Juni 2018

Pertanyakan Tiang-tiang LRT Tinggi-tinggi. Ini Jawaban Menohok dan Cerdas untuk Fahri



Hasil gambar untuk lrt
 

Infomenia.net - Ini lagi2, politisi & pejabat publik yg tidak paham teknis ttg disain & konstruksi infrastruktur LRT - tp langsung berkomentar (masalah biaya & keamanan LRT) di media publik dgn pengetahuan yang dangkal !

Ini yg sy pahami :

• Jalur LRT dibuat tinggi, krn lintasi bbrp persimpangan tdk sebidang, spt fly over (jln layang) & inter-change (contohnya Semanggi & Cawang). Di Palembang, anda bisa lihat di daerah Sukarami & Cinde.

• Jalur LRT tidak boleh dibuat naik-turunnya ekstrim, krn ini bukan rollercoaster

• Biaya konstruksi jalur bawah tanah (subway) itu jauh lebih mahal ketimbang yg di atas tanah/elevated, bleh ! Kalo bukan karena pertimbangan estetika tataruang kota, itu MRT DKI dibikin melayang semua sepanjang Thamrin - Sudirman !! ( Ref : http://indonews.id/…/Ini-Penyebab-Pembangunan-Fase-II-MRT-…/).

Semoga wk ketua DPRRI tidak pernah naek kalayang baru di Soekarno-Hatta Int'l Airport atau Aeromovel di TMII.. krn itu sama aja menjilat ludahnya sendiri yg (katanya) ngeri ketinggian

Kebencian memang menggelapkan nalar...
#2019guremkanPeKaeS

------------------------------------------------
"Saya memang melihat ganjil tuh LRT yang tiangnya tinggi-tinggi tuh. Kenapa bikin LRT tiangnya tinggi-tinggi. Ya kan. Bikin saja LRT di bawah tanah. Supaya nggak perlu ada biaya tiang," kata Fahri di Jakarta, Senin (25/6).


Fahri ikut sumbang suara soal isu LRT, menyusul komentar Ketum Gerindra Prabowo yang menilai adanya markup dalam proyek LRT.

"Tiangnya segini, mahal banget gitu. Curiga saya itu. Orang curiga. Saya juga curiga. Jelas saya ngeri tuh naik LRT. Kenapa enggak ditaruh di bawah tanah saja," beber dia.


Sumber : Status Facebook Hapsoro Hadinoto

\

Comments
0 Comments

0 comments