Infomenia

Sabtu, 21 April 2018

Abu Janda Sindir Lawan Jokowi dengan Cuitan yang Kocak dan Menohok ini

 Hasil gambar untuk abu janda jokowi

Infomenia.net - Permadi Arya atau Abu Janda menyindir lawan Joko Widodo (Jokowi) mengenai tagar #2019GantiPresiden.

Hal tersebut disampaikan di akun Twitternya, @permadiaktivitis, Jumat (20/4/2018).

Sebelumnya sempat beredar kaus dan gelang #2019GantiPresiden yang membuat heboh publik.

Menanggapi hal tersebut Abu Janda atas persoalan tersebut.

Abu Janda mengatakan jika kenapa lawan Jokowi menyablon kaus bertulisakan #2019GantiPresiden.

Dia mengatakan jika karena belum tahu siapa yang menyalon kan diri menjadi Presiden 2019.

Abu Janda menambahkan jika mereka yang akan menjadi calon Presiden 2019 karena tak jelas prestasi yang dimiliki.

Dia kembali mengulang perkataannya tentang kenapa lawan Jokowi nyablon kaus.

Abu Janda mengatakan jika mereka tidak bisa membeli jaket.

Makanya mereka memilih untuk menyablon kaus saja.

Di akhir cuitnya dia menuliskan #2019TetapJokowi dan #CebonkTamvanMicinSirik.

Abu Janda juga mengunggah foto dia memakai jaket jeans bergambar pulau Indonesia sama dengan yang dipakai Presiden Joko Widodo saatkunjungan kerjanya ke Desa Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/4/2018). .

@permadiaktivis: Kenapa mereka nyablon kaos?
karena belom tau yang mau nyalon siapa..

Kenapa mereka nyablon kaos?
karena yang mau nyalon gak jelas prestasinya apa..

Kenapa mereka nyablon kaos?
karena gak kebeli jaket, jadi kaos aja..

#2019TetapJokowi
#CebonkTamvanMicinSirik

Dikutip dari Tribunnews.com, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menyebut Gerakan #2019GantiPresiden merupakan inisiasi dari Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Sohibul menerangkan Gerakan #2019GantiPresiden merupakan gerakan spontan dari masyarakat. Gerakan itu, merupakan inisiasi dari Mardani Ali Sera.

"Memang yang pertama mencetuskan adalah saudara Mardani Ali Sera itu iya. Tapi itu sekarang sudah menjadi gerakan seluruh masyarakat yang menginginkan perubahan," ujar Sohibul di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Presiden Jokowi sempat mengomentari Gerakan ini, saat menghadiri acara Konvensi Nasional 2018 di Puri Begawan, Kota Bogor.

"Sekarang isunya ganti lagi, isu kaus. #2019gantipresiden di kaus," ujar Jokowi. "Kalau rakyat berkehendak bisa. Masak pakai kaus itu bisa ganti presiden? Tidak bisa." (tribunnews.com)

Comments
0 Comments

0 comments