Infomenia

Selasa, 20 Maret 2018

Lama Tak Ada Kabar sejak Permasalahannya dengan Ario Kiswinar, Mario Teguh Akan Bergabung dengan Tommy di Partai Berkarya?

 Hasil gambar untuk mario teguh

Infomenia.net - Motivator kondang Mario Teguh sudah jarang muncul di layar kaca. Terutama sejak permasalahan antara dirinya dengan pemuda bernama Ario Kiswinar Teguh.

Kiswinar mengaku sebagai anak kandung Mario dari istri pertamanya. Namun, Mario seakan tak mau mengakui hal tersebut. Sejak itu, pamor Mario di masyarakat mulai menurun.

Setelah lama tak ada kabar, Mario kini dikabarkan kerap bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto. Dalam sebulan terakhir, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengaku sering melihat Mario bertemu Tommy di kantornya, Gedung Granadi, Jakarta.

Selain itu, Badaruddin juga tak membantah bahwa pertemuan antara Tommy dan Mario yang intens ini merupakan isyarat bahwa Mario akan menjadi kader Partai Berkarya.

“Bisa jadi. Beliau sudah bolak balik menghadap Pak Tommy,” ujar Badaruddin, Minggu (18/3/2018), dikutip dari cnnindonesia.com.

Meski begitu, Badaruddin mengaku tak tahu isi pembicaraan Tommy dan Mario. Bahkan, saat ditanya kemungkinan Mario menjadi juru bicara partai, Badaruddin enggan mengomentari.

Menurutnya, hingga kini belum ada kontrak apapun antara partainya dan Mario, meski ada kumungkinan Mario akan merapat ke Partai Berkarya. “Tapi apa tugasnya, belum paham,” lanjutnya.

Sebenarnya, sejak Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke III Berkarya di Solo, Jawa Tengah, yang digelar 11 Maret 2018 lalu, Mario juga terlihat hadir.

Saat itu, menurut Badaruddin, kehadiran Mario atas undangan Tommy. Bersama sejumlah tokoh Partai berkarya seperti eks Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno dan eks Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Muchdi Purwoprandjono alias Muchdi Pr, Mario mengikuti kegiatan penting tersebut.

“Beliau hadir di forum Rapimnas karena diundang Pak Tommy,” ungkap Badaruddin.

Diketahui, Partai Berkarya merupakan partai baru yang akan menjadi peserta Pemilu 2019. Meski baru lahir, partai ini dengan tegas mengklaim dirinya sebagai partai kalangan Soehartois. Partai Berkarya juga mengaku siap menampung aspirasi masyarakat yang rindu akan kepemimpinan Soeharto.(suratkabar.id)

Comments
0 Comments

0 comments