Infomenia

Minggu, 24 Desember 2017

Tak Disangka, Tarif Kencan Sang Gigolo yang Membunuh Mama Muda Ini Sungguh Fantastis, Ternyata

Tak Disangka, Tarif Kencan Sang Gigolo yang Membunuh Mama Muda Ini Sungguh Fantastis, Ternyata

Infomenia.net -Setelah dua hari melarikan diri, akhirnya Dedi Perbianto, tersangka pembunuhan ibu muda Deli Cinta Sihombing (32) diamankan Polisi saat bekerja sebagai Bartender di salah satu Cafe yang ada di kawasan Batam Centre.

Pria yang melakukan pekerjaan sampingan sebagai pemuas nafsu wanita ini ternyata mempunyai tarif yang fantastis.

Hal itu diungkapkan pelaku kepada penyidik di Mapolresta Barelang. 
"Untuk sekali kencan dengan pelaku ini memasang tarif Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta," kata seorang penyidik.
Diduga ini menjadi penyebab, pelaku geram ketika apa yang diberikanya kepada korban tidak dihargai apa-apa.
Ia bahkan mengaku dua dua kali melayani korban.
Awal mulanya, Dedi melayani korban disebuah hotel di Nagoya. Pertama kali memberikan jasa, Dedi mengaku tidak dibayar korban. 
Kedua kalinya, pelaku kembali mengikuti keinginan korban melayaninya. Kali ini Korban sengaja menjemput pelaku menggunakan mobilnya Rabu 20 Desember 2017.
Mereka langsung ke rumah korban di kawasan Tanjunguncang.
"Katanya tidak dibayar, pelaku ini marah dan akhirnya membunuh korban dengan cara membekap," kata Kapolreata Barelang Kombes Pol Hengki.
Sebelumnya diberitakan ibu muda nan cantik, Deli Cinta Sihombing (32) ditemukan tewas di kediamannya Tanjunguncang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (21/12/2017) pagi.
Ibu yang memiliki anak satu ini ditemukan terbujur kaku di kamarnya.
Setelah viral di media sosial tentang kematiannya begitu tragis, sejumlah aparat kepolisian di Batam pun langsung bergerak cepat.
Selang dua hari dari kematiannya, pelaku pun berhasil ditangkap di kawasan Sky Hotel, Batam Centre, Sabtu (23/12/2017) malam.
Polisi terpaksa memberikan tembakan di kedua kakinya, karena berusaha melarikan diri. 
Dedi Purwanto
Pelaku pembunuh Deli  (Tribun Batam)
Polisi mengamankan sejumlah barang-barang milik korban, yakni televisi LED 32 inch serta mobil korban, Daihatsu Terios.
Di sela-sela penggeledahan, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki memberikan keterangan kepada wartawan.
Hengki mengatakan bahwa pelaku, selain bekerja sebagai seorang bartender, juga mendapat duit sampingan sebagai gigolo atau penjaja seks bagi ibu-ibu.
Hengki mengatakan, pelaku membunuh korban juga terkait dengan pekerjaannya itu.
Pelakunya bernama Pebrianto dan sejauh ini adalah pelaku tunggal.
Pembunuh Deli Sihombing
Pembunuh Deli Sihombing (Tribun Batam)
Setelah berhubungan badan, Deli belum membayar pelaku sehingga membuat pelaku geram dan akhirnya nekat membunuh korban.
"Dia berhubungan badan dan tidak bayar. Pelaku marah dan akhirnya membunuh korban," sebut Hengki menerangkan.
Hingga saat ini pelaku sudah dibawa ke Polresta Barelang untuk proses penyelidikan.
Menurut Hengki, pihaknya akan terus mensinkronkan beberapa keterangan saksi dengan pelaku.
Meninggalkan Duka Bagi Keluarga
Pemberitaan sebelumnya, tampak suasana duka dan isak tangis keluarga mengiringi kematian Deli Cinta Sihombing.
Dikutip dari Tribun Batam, Deli Cinta ditemukan tewas dalam posisi kaki dan tangannya terikat di rumahnya di Blok EE 08 No 12 A, Perumahan Center Raya, Tanjunguncang, Kamis (21/12/2017).
Kerabat dan teman-teman korban tampak berkabung di rumah keluarga duka tempat Deli disemayamkan, yaitu di rumah abang korban, Budi Sihombing di Kavling Kamboja Blok KK nomor 75 Sagulung, Batam.
Jenazah ibu muda cantik asal Pematangsiantar, Sumatera Utara ini pun dikebumikan di pemakaman umum Sei Temiang, Jumat (22/12/2017), sekitar pukul 15.00 WIB.
Di dalam rumah duka, terlihat anggota keluarga dan sahabat melihat jasad Deli saat melayat.
Mereka tidak henti-hentinya meneteskan air mata.
BREAKING NEWS. Hasil Otopsi Pembunuhan Deli Cinta Sudah Keluar. Begini Cara Dia Dihabisi
Sembari melihat dan sesekali mengelus wajah Deli Cinta Sihombing yang sudah terbujur kaku.
Jasad Deli pun sudah dimasukkan ke dalam peti jenazah.
Deli Cinta Sihombing adalah anak keempat dari lima bersaudara.
Kepergiannya yang tidak disangka apalagi menjadi korban pembunuhan sadis sangat memukul keluarga besarnya.
Foto Deli Cinta Derrel Sihombing.
"Sekarang adek kami sudah tidak ada, kepergian adek kami ini sangat memilukan,"kata Budi, abang tertuta Deli saat ditemui Tribun Batam di rumah duka, Jumat siang.
Budi, mengatakan saat ini dirinya dan keluarga belum bisa banyak bicara.
"Kami fokus dulu ya ngurusin adek kami ini, untuk hukumnya kami serahkan kepada polisi," ujar Budi .
Dia juga mengatakan meminta maaf jika ada kesalahan yang dibuat adiknya kepada orang lain.
"Adik kami sudah tiada, kalau ada salahnya tolong dimaafkan," kata Budi kepada Tribun Batam.
Hasil Otopsi dari Polisi
Hasil otopsi pembunuhan terhadap Deli Cinta Sihombing (32) sudah dikeluarkan oleh tim forensik RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau.
Dari hasil keterangan pihak rumah sakit, korban tewas setelah dicekik atau dibekap paksa oleh pelaku.
"Hasil otopsi sudah kita terima. Diketahui kalau korban tewas kehabisan nafas setelah di bekap oleh pelaku," kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, Jumat (22/12/2017).
Selain itu, ada retak di bagian tulang leher korban. "Tulang leher korban retak dan itu akibat dibekap dan dicekik menggunakan tangan," ungkapnya lagi.
Polisi mengarah pada orang dekat korban
Sebelum tertangkapnya terdua pelaku pembunuhan korban, Kepolisian Sektor Batuaji terus mendalami kasus pembunuhan Deli Cinta Sihombing (28) yang ditemukan tewas mengenaskan dengan tangan dan kaki diikat di rumahnya.
Dari penyidikan sementara dan sejumlah saksi yang diperiksa Polsek Batuaji, pelaku dicurigai adalah orang dekat korban yang mengetahui persis keseharian korban.
Hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa tersambung dengan nomor telepon suami korban.
Bahkan, sampai saat ini keberadaan suami korban tidak diketahui.
Polisi Curiga Pembunuhan Keji Deli Cinta Sihombing Asal Siantar Dilakukan oleh Suaminya
Deli Sihombing bersama suami
Namun, ada informasi warga, suaminya sedang berlayar dan saat ini berada di Matak, Kabupaten Anambas.
“Kita masih harus mengumpulkan bukti yang kuat. Saat ini sudah delapan saksi yang diperiksa, baik dari keluarga perempuan maupun dari warga sekitar," kata Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko, Jumat (22/12/2017).
Dia juga menyampaikan, dari keterangan sejumlah saksi yang diperiksa, semuanya mengarah kepada orang dekat.
"Hanya saja, kita harus mengedepankan asas praduga tak bersalah kecuali jika buktinya sudah kuat,"kata Sujoko.
Suami Korban Sempat 1 Bulan Tidak Melaut
Deli Cinta akan Dimakamkan Sore Ini. Diiringi Isak Tangis, Keluarga Korban Hanya Bisa Katakan Ini
Hingga jenazah Deli Cinta Sihombing sudah dikebumikan di Sei Temiang, Batuaji, Jumat (22/12/2017), sang suami yang bernama Alvius tak juga menampakkan batang hidungnya.
Alvius diketahui selama ini bekerja di pelayaran kapal.
Namun, informasi yang dihimpun Tribun Batam, sudah satu bulan terakhir dia tidak bekerja, melainkan menunggu panggilan berlayar kembali.
Selama di rumah bersama sang istri, Alvius juga terdengar sering cek-cok.
"Suaminya sudah lama tidak melaut, kalau tidak salah sudah ada satu bulanan," kata seorang sumber Tribun Batam yang tidak mau disebutkan namanya.
Dia juga mengatakan, Rabu (20/12/2017) lalu, dia melihat mobil Alvius keluar dari dalam komplek.
"Kalau siapa yang bawa kita tidak tahu. Masalahnya selama ini keluarga mereka juga tergolong tertutup. Biasanya mereka pulang langsung ke rumah dan setelah di rumah jarang keluar," kata sumber tersebut.
Sampai Jelang Pemakaman Deli Cinta, Sang Suami tak Jua Tampak Batang Hidungnya. Keluarga pun Bingung
Abang Korban, Budi Sihombing
Di tempat terpisah, Budi Sihombing, abang tertua Deli Cinta membenarkan bahwa Alvius sudah satu bulan tidak berlayar.
"Hubungan kita sama suami adek saya baik. Selama ini komunikasi baik. Dan setahu saya adek ipar saya belum berlayar," kata Budi.
Budi juga heran mengapa nomor adik iparnya itu tidak aktif, sehingga pihak keluarga tidak bisa menghubunginya.
"Nomor teleponnya tidak aktif, kita juga tidak tahu di mana keberadaannya. Keluarganya juga tidak tahu di mana keberadaannya," kata Budi.
Unggahan Facebook Deli 
Melihat ke dalam akun Facebook Deli Cinta Sihombing, tidak ada hal yang aneh-aneh.
Ia terakhir update status di facebook  18 Desember 2017 sekitar pukul 17.53 WIB.
Foto Deli Cinta Derrel Sihombing.
"Biar cuma makan bakso murah 5000 (emoti), Asal bersama org tercintah terasah bahagia (emoti)," tulis Deli Cinta Derrel Sihombing.
Postingan tanggal 14 Desember 2017 sekitar pukul 19:39. "Gimana mama bisa kuat nak ...Kalo ade kayak gini terus...Stop ya dek jangan ngomongin yang gak penting lagi.."
Foto Deli Cinta Derrel Sihombing.
Postingan tanggal 15 Desember 2017 pukul 15:59, "Kalo cewek mah mau makan enak tinggal chat ... (emotion) gratis" ga perlu keluar money (emotion) Apa lagih kalo cewek naik roda 4 (emotion) Mari makan ... #be_a_smart_woman, " tulisnya sebagai caption foto makanan di atas meja dan seorang anak kecil. 
Di kolom komentar facebooknya, tampak warganet mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya ibu muda .tribunnews.com

Comments
0 Comments

0 comments