Infomenia

Rabu, 13 Desember 2017

Infomenia.net -Lembaga Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (LBH Bang Japar) dan Front Pembela Islam (FPI) menolak Djakarta Warehouse Project (DWP). Menurut Bang Japar dan FPI, acara musik bertaraf Internasional merusak moral bangsa dan agama.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Pemprov DKI akan memastikan acara tersebut berlangsung tertib dan sesuai ketentuan hukum. Bila ada pelanggaran, ia tak segan-segan menjatuhi sanksi.

"Iya tadi FPI dan Bang Japar datang menolak acara tersebut. Kita yakini bahwa acara tidak di luar norma ke-Indonesiaan," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Desember 2017.


Sandi menuturkan, kehadiran DWP bisa menggerakkan perekonomian Jakarta. Sebab, ada sekitar 400 hingga 900 lapangan pekerjaan yang tercipta. Ini juga bisa mengangkat destinasi Jakarta sebagai salah satu tempat wisata di dunia," ungkap dia.

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta untuk menyusupi kesenian tradisional di acara musik itu. Menurutnya, DWP menjadi momen untuk mengenalkan kearifan lokal Indonesia.

"Alhamdulillah saya dapat berita baik bahwa ada kesenian tradisional dari berbagai kesenian Indonesia. Ini kan bagus, kita angkat kesenian Indonesia. Menurut saya ini inovatif," pungkas dia.


(CIT)

Comments
0 Comments

0 comments