Infomenia

Minggu, 26 Maret 2017

Didukung Guru di Pilkada DKI, Ahok akan Singkirkan Orang Ini?



Infomenia.net -Calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahja Purnama (Ahok) berjanji akan memecat orang-orang di Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Hal itu ia ungkapkan untuk menanggapi keluhan guru-guru dalam acara deklarasi guru bantu dan guru swasta DKI Jakarta di Jalan Talang, Jakarta Pusat, Sabtu (25/3/2017).

"Dinas pendidikan kami tidak semua baik. Banyak yang brengsek juga, makanya kita butuh waktu untuk menyingkirkan ini. Guru juga, kepala sekolah juga," kata Ahok, Sabtu (25/3/2017). 

Ahok mengatakan akan segera memecat pihak-pihak malas yang berkaitan dengan pendidikan. Pasalnya, mereka itu menjadi bagian dari permasalahan pendidikan.

"Saya mengurus guru sejak saya di komisi II di DPR RI. Ini memang seperti benang kusut, maka kita bertahap," ujarnya.

Ia menegaskan, Jakarta perlu guru-guru yang memiliki hati untuk turut memberikan andil dalam memperbaiki mutu pendidikan. 

"Tinggal kita bikin sistem. Sistem itu akan menyingkirkan yang tidak baik. Saya gak pernah kenal teman atau sahabat atau apapun. Gak beres, yaudah out aja," tegasnya.

Sebelumnya, para guru honorer dan guru swasta meneklarasi dukungan kepada Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. Guru-guru itu kemudian menggunakan baju kotak-kotak sebagai simbol dukungan kepada Ahok dan Djarot.

"Kami menyatakan mendukung penuh tanpa syarat karena telah bekerja nyata membangun sistem pendidikan yang adil dan sejahtera bagi guru-guru di DKI Jakarta. Atas nama, seluruh guru swasta DKI Jakarta," Saripah Eviana, Guru Bantu di TK Panca Putra Kalisari Pasar Rebo, yang membacakan deklarasi dukungan.

Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil Pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara, Sedangkan Ahok-Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei. Sehingga pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (May Rahmadi)

Comments
0 Comments

0 comments