Infomenia

Rabu, 28 Desember 2016

Aktivis Muslimat NU Skak Mat Rizieq Shihab Soal Tuhan Yesus Kok Beranak..???



Infomenia.net -"TUHAN KOK BERANAK???"
(Penjelasan seorang Muslimah NU kepada Habib Rizieq & para Wahabi yang suka memancing keributan)

 “Kalau Tuhan beranak, yang jadi bidannya siapa?”


Pertanyaan Habib Rizieq ini saya rasa lebih asyik untuk dibahas daripada pernyataan Ahok yang sudah jelas maksudnya apa, yaitu hanya mengkritisi politisi yang memanfaatkan ayat–ayat untuk kepentingannya sendiri.


Berbeda dengan pernyataan Ahok yang memang niatnya bukan menyinggung agama, tapi lebih kepada menyinggung politisi agama; pernyataan Habib Rizieq ini malah masuk ke dalam dan menyentuh dasar keimanan Kristen sendiri.


Namun sayang, sudah terlanjur basah tapi yang keluar hanya pertanyaan dangkal seperti itu. Pernyataan Habib Rizieq kemarin saya nilai tidak berbobot. Bobotnya tidak lebih dari kebanyakan salah paham muslim-muslim yang belum pernah belajar perbandingan agama sebelumnya. Muslim yang sama sekali tidak mengerti dengan apa yang ia bicarakan.


Dia masuk ke dalam, menyentuh dasar, tapi kualitasnya hanya setara dengan pertanyaan anak sekolah minggu / santri kecil. Muslimah seperti saya saja yang suka belajar agama bisa menjelaskannya dengan mudah.


*Siapa sih Yesus itu?*


Pertama–tama kita harus mengerti terlebih dahulu posisi Yesus di mata Kristiani. Ya, lepas dahulu kacamata Islam kita yang penuh dengan doktrin dan ayat-ayat Quran tentang nabi Isa agar dapat melihat dengan jelas perspektif Kristiani terhadap Yesus. (lepasin perspektif islamnya, bukan lepasin agama islamnya yach)


Bagi umat Kristen, Yesus adalah Tuhan yang berinkarnasi (=menjelma) menjadi manusia, bukan manusia yang diangkat menjadi Tuhan seperti yang selama ini disalah pahami ummat Muslim. (Red : menurut perspektif Kristen, manusia tak mungkin jadi Tuhan. Tapi Tuhan Maha Kuasa, jadi Tuhan bisa menjelma menjadi apapun, termasuk menjadi manusia. Menyangkal bahwa Tuhan bisa menjelma menjadi manusia, berarti menyangkal Kemahakuasaan Tuhan)


Hal ini bukan tanpa dasar. Mereka melihat banyaknya nubuatan mengenai kedatangan Messiah, sang pembebas, Tuhan yang mengambil rupa manusia ini dari kitab Taurat, kitabnya para Yahudi. Kitab yang sama yang juga memuat cerita mengenai nabi Adam AS, nabi Ibrahim, dan nabi Musa AS.


Ummat Islam mungkin akan sulit mengerti ajaran Kristen mengenai kodrat ganda Yesus : "sepenuhnya insani" (kamil bi al-nasut), sekaligus "sepenuhnya ilahi" (kamil bi al-lahut) sebagai Kalimatullah. 


Agar mengerti, kita mungkin dapat membandingkannya dengan ajaran Islam sendiri mengenai kitab suci al-Quran al-Karim


Bagaimanapun, sebenarnya konsep dalam Kristen ini juga ada dalam Islam, dengan posisi Yesus dalam iman Kristen dibandingkan sejajar dengan posisi al-Qur'an dalam iman Islam. 


Perbandingannya bukan Yesus dengan nabi Muhammad. Karena dalam Islam, nabi Muhammad sekedar penerima Firman Allah, padahal dalam Kristen Firman-Nya adalah Yesus itu sendiri

Sebaliknya, posisi nabi Muhammad sejajar dengan Maria (Maryam), karena keduanya adalah "sarana turunnya Firman ke dunia" menurut keyakinan masing-masing. 

Secara teologis, keperawanan Siti Maryam juga paralel dengan kebuta-hurufan nabi Muhammad (Nabi al-Ummi). Karena fakta bahwa Maria tetap perawan dan nabi Muhammad buta huruf, menegaskan kemurnian Firman Allah, tanpa intervensi atau campur tangan manusia


Jadi sebenarnya ada hubungan paralel antara keyakinan Kristen mengenai Firman Allah yang menjadi manusia dengan keyakinan Islam akan Kalam Allah yang kekal yang turun menjadi al-Qur'an atau nuzul al-Qur'an.


Kalau Yesus itu Tuhan/Firman Allah/Kalimatullah, kenapa dia butuh makan? Kenapa dia bisa mati? Kenapa..... 


Salah satu hal yang sering menjadi olok-olok kepada kaum Nasrani adalah ketika orang awam membenturkan sifat keTuhanan Yesus dengan kodratnya sebagai manusia. Rata-rata karena mereka tidak paham sifat "sepenuhnya insani" (kamil bi al-nasut) dan "sepenuhnya ilahi" (kamil bi al-lahut) yang dimiliki Yesus diatas. 


Yesus adalah 100% Allah (dlm kapasitasnya sbg Firman Tuhan) namun juga 100% manusia (dlm fisik insaninya). Sama persis dengan Al Quran yang 100% Kalimatullah dan 100% buku.


Secara fisik mungkin buku tersebut dapat rusak, robek, atau bahkan terbakar sampai habis, bukan? Namun ketika Al Quran rusak secara fisik, apakah artinya Firman Allah juga telah rusak? Tentu tidak. 


Yesus pun dalam rupanya sebagai manusia tentu dapat mengalami kerusakan secara fisik - merasakan rasa sakit, lapar, mati (namun bangkit lagi). Tapi kerusakan secara fisik tentu tidak berpengaruh apa-apa terhadap statusnya sebagai Firman Allah. Apalagi sampai hal-hal fisik ini dipandang sebagai bukti bahwa Yesus bukan Firman Allah.


Mungkin lho ya, olok-olok kaum awam ini dipandang oleh umat Nasrani sebagai hal yang tidak lucu sama sekali sekaligus menyedihkan. Bukan, bukan karena mereka sedang tersinggung sehingga merasa olok-olok itu tidak lucu. Tetapi lebih kepada rasa miris karena mengetahui pemahaman pengolok-olok itu terlalu dangkal.


Sama mirisnya ketika kita kedatangan orang yang niatnya menghina Al Quran yang kebetulan ketumpahan kopi: “Iiihh.... Kok lucu sih Firman Allah bisa rusak ketumpahan kopi? Bukan Firman Allah tuh namanya kalau bisa rusak!”.


Kalau kamu dengar olok-olok itu apakah kamu tersinggung? Apakah menurutmu olok-olok itu lucu? Tentu tidak. Kita tidak merasa lucu bukan karena kita merasa tersinggung. Kita merasa tidak lucu karena memang olok-olok itu sangat menyedihkan. Menggunakan sifat2 fisik sebuah buku untuk menyangkal Quran sebagai Kalimatullah adalah sesuatu yang sangat tidak nyambung. Ini menunjukkan dengan jelas kapasitas dan volume otak si pengolok.


Konsep ‘Dualisme’ Yesus (Kalimatullah-manusia) dan Quran (Kalimatullah-buku) ini juga bukanlah sebuah konsep yang dibuat-buat hingga terkesan unik bin antik, dimana suatu hal ternyata dapat memiliki 100% sifat A namun sekaligus juga memiliki 100% sifat B (sesuatu yang menjadi anggota himpunan sifat A dan B yang saling lepas).


Dalam dunia science, cahaya juga memiliki sifat 100% partikel namun secara bersamaan juga memiliki sifat 100% gelombang. Tapi bagaimanapun juga, kita tidak bisa membenturkan segala hasil eksperimen yang menunjukkan bukti cahaya adalah partikel untuk menyangkal fakta bahwa cahaya juga merupakan gelombang. Begitupun sebaliknya. 


Hal ini karena memang tidak nyambung. Yang mau diuji apa, parameternya apa

Ibarat kita yang adalah 100% anak ibu, namun juga merupakan 100% anak dari bapak kita. Fakta bahwa hidung kita mirip ibu tidak lantas bisa dipertentangkan untuk menyangkal bahwa kita bukan anak dari bapak. Begitupun dengan fakta bahwa mata kita yang mirip bapak tidak bisa dijadikan bukti bahwa kita bukan anak dari ibu.

Lebih tepat kalau mau mempertanyakan Yesus adalah Tuhan atau bukan, ujilah apakah Ia pernah berbuat dosa atau tidak (karena kodrat manusia adalah berdosa). Dengan unsur Ilahi pada beliau, adakah mukjizat besar yang Ia perbuat dimana mukjizat ini hanya bisa dilakukan Allah sendiri? Membuat sesuatu menjadi mahkluk hidup, misalnya. Dst, dst.


Sama halnya dengan jika kita ingin menguji Al Quran adalah Firman Allah atau bukan. Ujilah apakah Al Quran pernah bertentangan dengan sifat kemanusiaan atau tidak. Apakah ada ayat Al Quran yang isinya memerintahkan perbuatan jahat, seperti mencuri atau membunuh misalnya. Dst, dst.


*Lantas waktu Yesus turun ke dunia siapa yang ngatur alam semesta?*


Mengatur alam semesta tidak ada hubungannya dengan hadirnya Yesus di dunia. Kita ummat Islam juga percaya kan bahwa Allah memiliki sifat omnipotent (maha kuasa) dan omnipresent (maha hadir).


Begitupun dengan umat Kristiani. Saat kita percaya bahwa Allah sedang hadir menjawab doa kita sekarang, tentu tidak perlu menyangsikan kemampuanNya dimana pada saat yang bersamaan Ia juga bisa hadir di tengah-tengah saudara kita di belahan dunia lain. Bukankah Allah itu Maha Kuasa?


*Apakah benar Yesus adalah anak biologis Tuhan?*


Teman-teman harus paham bahwa ummat Nasrani memiliki pemahaman yang sama dengan Islam, yakni Tuhan itu tidak beranak. 


Bible tidak mengajarkan Allah melakukan hubungan biologis dengan Maryam sehingga melahirkan allah baru, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Inilah pemahaman sebagian umat Muslim yang salah. 


Banyak dari mereka menganggap Tuhannya Nasrani itu ada 3: Tuhan Bapa, Tuhan Istri (Maryam), dan Tuhan Anak (Yesus). Mereka yang mempunyai pemahaman demikian, bahwa Yesus anak biologis Tuhan, sulit membedakan antara bahasa figuratif dan bahasa harfiah.

Tapi anehnya, bila mendengar kalimat “Muhammad adalah kekasih Allah” mereka tahu ungkapan tersebut hanya kiasan, sedangkan saat mendengar kata “Anak Tuhan” mereka langsung mengartikannya secara harfiah.

Kiranya kita mengerti bahwa Bible dan orang Nasrani manapun (bahkan bid’ah Nasrani paling melenceng seperti Saksi Yehuwa atau Mormon sekalipun) tidak ada yang mengajarkan Isa Al-Masih adalah hasil hubungan biologis antara Allah dan Siti Maryam!


*Kalau Yesus bukan anak biologis Tuhan, trus kenapa dia disebut “Anak Tuhan”?*


 Anak Tuhan itu hanyalah istilah, sayang. Sama halnya dengan anak kunci atau anak tangga. Kunci dan tangga tidak melahirkan anak kunci dan anak tangga bukan? 


Istilah “Anak Tuhan” disematkan kepada Yesus dalam kapasitasnya sebagai manusia. Patut dipahami oleh ummat Islam bahwa istilah anak Tuhan tersebut tidak hanya terbatas untuk Yesus saja. Tiap individu umat Nasrani menyebut dirinya anak Tuhan, oleh karena itu mereka memanggil Tuhan mereka dengan sebutan “Bapa”. Istilah anak dan Bapa ini digunakan untuk menunjukkan kedekatan ummat Nasrani dengan Tuhannya. Layaknya seorang bapak yang memelihara, membimbing, melindungi, dan mendisiplinkan anaknya, begitu pula sikap Tuhan pada ummatNya.


Akhirul kalam, seperti itulah Yesus. Bagi umat Nasrani dia adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Jadi tidaklah heran dalam dirinya terkandung atribut-atribut illahi yang tidak dimiliki oleh siapapun, bahkan oleh nabi manapun, seperti dapat menghidupkan orang mati. 


Pun demikian, sosoknya tidaklah lepas dari sifat-sifat kemanusiaan (karena Ia memang menjelma menjadi manusia) seperti dapat merasakan rasa sakit, kantuk, lapar, sekaligus atribut anak Tuhan juga tersemat padanya, sebagaimana umat yang mengenal Allah.


Sementara itu, kita ummat Islam memandang Yesus adalah suci (QS 19:19), dapat meniupkan nafas kehidupan pada tanah liat hingga menjadi burung (QS 3:40), dan banyak hal senada lainnya.

Hendaknya dari hal-hal yang sudah saya paparkan diatas dapat membantu teman-teman untuk memahami iman saudara kita yang beragama Nasrani, sehingga rasa saling menghormati dapat lebih terjalin. Aamiin...

(Aisha Nurramdhani)

Comments
677 Comments

677 comments

«Terlama   ‹Lebih tua   201 – 400 dari 677   Lebih baru›   Terbaru»
29 Desember 2016 05.25 Delete comments

Judulnya provokatif ,tulisan seperti ini tidak akan membuat habib rizieq skak mat,habib mngkin malah gk punya waktu baca tulisan seperti ini ,hanya bisa tersenyum lihat tulisan bu aisah yg panjang ini,ini web profokatif sekali tidak layak dibaca dan dibuka isinya semua menyudutkan umat islam,sampai bertemu di jannah nanti ya min,semoga kita termasuk orang orang yang dikumpulkan disyurganya ALLAH SWT,AMINNN

Reply
avatar
29 Desember 2016 05.31 Delete comments

Retorika yg enak dibaca, runut... Tak ada fakta yg teruji secara bagi landasannya. Silahkan saja.

Reply
avatar
29 Desember 2016 05.36 Delete comments

Retorika yg enak dibaca, runut... Tak ada fakta yg teruji sebagai landasannya. Silahkan saja.

Reply
avatar
29 Desember 2016 05.55 Delete comments

Kita semua adalah firman tuhan
انما امره اذا ارد شيئا ان يقول له كن فيكون

Reply
avatar
29 Desember 2016 06.00 Delete comments

Karena semua itu sudah tertulis dalam akitab.

Reply
avatar
29 Desember 2016 06.11 Delete comments

Karena sebelum Yesus ada hukum Taurat Pak. Hukum dimana waktu jaman Nabi Musa diberikan Tuhan. Namun Tuhan Melihat Tidak ada seorang manusia pun yg bisa melaksanakan hukum Taurat 100%. Dan karena cinta kasih Tuhan kepada umatNya hadirlah YESUS yg Tuhan sendiri turun dari Surga menjelma menjadi manusia dalam rupa Yesus utk menggedapi hukum Taurat. Bukan menghilangkan hukum Taurat ya. Tapi untuk memberi jalan kepada manusia berdosa untuk mencapai Surga melalui Yesus. dimana yg percaya kepada Yesus sebagai anak Allah pembawa damai penebus dosa manusia Maka mereka akan diselamatkan. Istilahnya Yesus itu adalah "lawyer" kita juga pada saat kita menghadap Illahi. itulah perbedaan Iman kristen Dan Iman islam. Islam melalui hukum Taurat sedangkan Kristen melalui hukum Kasih yaitu ajaran ajaran Yesus. Untuk info saja.... kristen boleh makan babi sedangkan kalo ikutin Taurat itu sama juga loh kristen tidak boleh makan berkukubelah (babi), dll. Mungkin ANDA tidak tahu kalo dalam injil itu ada yg namanya perjanjian lama Dan perjanjian Baru. Dalam perjanjian lama adalah cerita Nabi Abraham. Nabi Musa dll dimana berlaku hukum Taurat didalam nya. Tidak boleh makan berkukubelah belah dll. Sama hal nya yg Saudara kami islam Imani. Sama. Namun didalam.perjanjian Baru hadirlah YESUS. Inilah dasar Iman kristen. Namun kami tidak menghilangkan Nabi Abraham, Nabi Musa, Nabi Yusuf, dll karena Yesus tidak menghilangkan Taurat namun menggedapi Taurat. Dan FYI dalam injil tidak ada NABI Muhammad karena memang belom ada Nabi Muhammad Di dalam jaman kristen/jaman Yesus. Injil tidak mengenal Nabi Muhammad krn memang keislaman Lahir setelah kristen. oleh krn itu kami dijalan skrg ini menyebut kalian adik terkasih kami bukan lah sbg KAFIR hanya krn tidak Paham siapa Yesus. Saya bukan pendeta... Jadi penjelasan saya disini menurut cara berpikir Dan berbicara Saya yg sangat umum. Saya harap Bapak mengerti. Bila masih tidak juga.... Daripada bikin dosa sendiri lebih baik Bapak tanyakan keraguan Bapak dengan pendeta kristen toh Bapak mau tau ttg keimanan kristen kenapa begini kenapa begitu. Jadi saran saya Bapak tanya ke ahli agama atau pendeta kristen ya Pak. Jangan tanya ke ustad krn ustad kan bukan ahli agama kristen. tolong tanyakan langsung ke ahli nya utk lebih memahami sehingga tidak timbul prasangka buruk. Terimakasih. Wassalam.

Reply
avatar
29 Desember 2016 06.32 Delete comments

Bu Aisyah ini menjelaskan sesuatu dan membandingkan sesuatu dengan menanggalkan ke islamannya dan pemahamannya, ya silahkan saja.
Sedangkan si Habib menjelaskan sesuatu berdasarkan kitab yang diyakini sebagai firman Allah dihadapan saudara se iman nya sendiri, menurut saya juga tidak ada kesalahan sedikitpun.
Kalau akhirnya dua pendapat diatas dalam memandang ke nabi an atau ke tuhan an sesorang menjadi bertolak belakang, ya karena memang basis nya berbeda. Bu Aisyah dalam hal ini mengambil referensi yang berbeda dalam memberikan penjelasan.
Saya tidak tahu apakah pada akhirnya bu Aisyah juga meyakini apa yang beliau tulis (baca: iman), karena sebagai muslimah beliau pasti akan dimintai pertanggung jawabannya kelak.
Kesimpulan saya dalam tulisan bu Aisyah adalah, bahwa apa yang tertera didalam kitab suci Muslim mengenai Isa AS adalah bukan Yesus yang diyakini umat Kristiani.

Reply
avatar
29 Desember 2016 06.40 Delete comments

Astaghfirullah, semoga ALLAH SWT tidak menutup pintu hatimu bu, pemahaman mu yg liberal mencampur aduk kan pengertian logika mu sama kuasa ALLAH SWT, astaghfirullah

Reply
avatar
29 Desember 2016 06.47 Delete comments

konsep keTuhanan tidak sedemikian mudahnya, pernyataan dan pertanyaan anda ini sama saja jika dibandingkan dengan pertanyaan "kalo Allah ingin manusia berbuat baik, untuk apa repot repot kirim banyak nabi untuk memperingatkan, kan tinggal program saja manusia supaya baik menggunakan konsep 'kemahakuasaan Allah'kan beres.

Reply
avatar
29 Desember 2016 06.53 Delete comments

manusia yang berdosa harusnya masuk neraka dan itu tidak dapat diganggu gugat, sebab Allah adalah suci, sedikitpun cela tidak dapat diterimanya. Tetapi oleh karena KASIH Allah kepada manusia, Ia dengan menjelma sebagai Yesus Kristus, mati diatas kayu salib menebuskan semua dosa manusia. Ia yg menanggung semua siksa yg harusnya kita yg dapat. Agar kita beroleh tempat di Sorga. Lalu anda pikir, setelah Yesus mati, 3hari kemudian baru bangkit, apa yang Ia kerjakan selama 3hari tersebut? Dia turun ke dalam kerajaan maut, menebus kita dan Ia menang. Makannya bisa bangkit.

Reply
avatar
29 Desember 2016 06.59 Delete comments

Hahahaha yg nulis ininyg perlu di ska mat wong itu mrmbahasa surat Al-ihlas, dan menhelaskan ketuhahan menurut islam, ia gknketemu, sementara anda menjelaskan ketuhanan menurut kristen. Hmmmmm

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.02 Delete comments

Hahahah itulah orang yg siap bela kebenaran, bukan penjilat bung, silahkan anda tebarkannkebencian terhadab beliau.gpp Allah pasti akan tunjukkan mana ulama sesungguhnya dan ulama penjyal akidah

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.11 Delete comments

Semoga Indonesia semakin damai.. tidak ada yang akar masjid lagi, mengganggu ibada agama lain.. agar terjalin hubungan harmonis di tengah perbedaan bangsa.. mudah"an peristiwa pembakaran masjid di tolikara atau muslim yang mengolok-olok agama lain, dsb tidak terjadi lagi..

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.21 Delete comments

sedih baca tulisannya, klo yg nulis memang benar muslim. Tidak ada 1 manusiapun didunia ini yg setara dg Rasullullah Muhammad saw. Dan kalo yg nulis paham isi dan kandungan AlQuran perlu dipertanyakan kembali ke islamannya.
Semoga Allah SWT memaafkan kita semua.

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.26 Delete comments

Knapa anda mengatur Kuasa/hak Tuhan?

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.32 Delete comments

Yg pada koment,kalian semua meng imani,manusia pertama Adam dan Hawa.nbrrti kita semua saudara terlebih lagi kita anak cucu Nabi Ibrahim..jadi buat apa debat?dan kita semua CiptaanNya...jdi biarkan sang Pencipta yg menentukan benar/salah kita di hadapanNya..bukan dihadapan kalian yg sama2 ciptaan...

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.34 Delete comments

Jadi ingat ayat Alkitab waktu sekolah minggu dulu..
Yohanes 1:1 "Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan firman itu adalah Allah."
Yohanes 1:14 "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran."

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.35 Delete comments

Sudahlah kawan....sampai kapan pun kamu tak akan paham.alangkah baiknya klo kamu ndak usah coment

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.35 Delete comments

Jadi ingat ayat Alkitab waktu sekolah minggu dulu..
Yohanes 1:1 "Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan firman itu adalah Allah."
Yohanes 1:14 "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran."

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.36 Delete comments

Jalan pemikiran Tuhan ga akan sama dg logika manusia yg sangat dangkal, maka dari iti pd akhirnya banyak orang akan kecewa & menolak Dia (Yesus) yg sebenarnya adalah seorang Mesias yg dijanjikan Allah

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.36 Delete comments

Sudahlah kawan.sampai kapanpun kamu tak akan paham

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.40 Delete comments

Potongan kalimat diatas "Yesus adalah Tuhan yang berinkarnasi (=menjelma) menjadi manusia" dalam kitab suci kristen di ayat berapa yesus mengatakan dirinya atau dia itu tuhan?

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.48 Delete comments

Kami juga mengenal kasih dan sayangnya Allah saudaraku

Reply
avatar
29 Desember 2016 07.50 Delete comments

Karenanya, pahami lagi agama masing2... Semakin kita paham, akan semakin jelas kodrat diciptakannya nanusia itu untuk apa.

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.01 Delete comments

Seandainya umat kristiani mau mendalami Injil dengan sungguh sungguh, pasti akan semakin dekat dengan kebenaran. Bacalah dan pelajarilah kitabmu! Seperti Wahyu pertama kali di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Bacalah! Bacalah!

Renungkanlah... Renungkanlah !!!
Jika Yesus adalah Tuhan, kenapa dalam Yohanes 20:17 Yesus berkata:
“Aku akan pergi kepada Bapaku dan Bapamu, kepada Tuhanku dan Tuhanmu.”
Ini menandakan bahwa Yesus mempunyai Tuhan yang sama dengan orang lain.

Jika Yesus adalah Tuhan, kenapa dia berkata dalam Yohanes 8: 28
“Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri”? Bukankah Tuhan dapat melakukan segala yang Dia mau?

Jika Yesus adalah Tuhan, kenapa dalam Yohanes 14: 28 dia berkata:
“Bapa lebih besar daripada aku.”?

Jika Yesus adalah Tuhan, kenapa dalam Lukas 23: 46 Yesus berkata:
"Ya Bapa, ke dalam tanganmu kuserahkan nyawaku."

Jika Yesus adalah Tuhan, kenapa dalam Matius 19: 16 Yesus berkata:
"Apakah sebabnya engkau bertanya kepadaku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik, yaitu Tuhan."?

Jika Yesus adalah Tuhan, kenapa dalam Yohanes 5:36-38 Yesus berkata:
"bahwa Tuhan telah memberikan pekerjaan kepada Yesus dan Yesus berkata bahwa Tuhan yang telah mengutusnya?"

Jika Yesus adalah Tuhan, kenapa dia berdo’a kepada Tuhan dalam Lukas 5:16? Dalam Lukas 5:16 tercatat:
“Akan tetapi Ia (Yesus) mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.”

Jika Yesus adalah Tuhan, kenapa dia tidak mengetahui kapan hari kiamat dan berkata bahwa hanya Tuhan yang mengetahuinya dalam Markus 13: 32 yang berbunyi:
“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.”

Meskipun sudah dijelaskan dlm ayat Al-Qur'an (QS.Al-Baqarah(2):146)
“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui”..

sudah saatnya kita pertanyakan kebenaran keyakinan yg selama ini kita telan mentah2 secara turun temurun dari nenek moyang hingga menjadikan status di KTP....
layaknya manusia berakal dan berfikir...

Sifat manusia yg selalu ingin mencari tahu, ia kemudian belajar, dan mulai mengamati. Ia ingin mengetahui siapa dirinya, siapa penciptanya, dari mana ia berasal, apa tujuan hidup ini dan kemana ia akan pergi setelah ia mati.

Sangat disayangkan umat keristen banyak yg tidak tahu sejarah Nasrani di era kekaisaran romawi dibawah kekuasaan Konstantin I, menjadi cikal-bakal umat nasrani zaman sekarang. Padahal banyak didalam bukunya

https://www.youtube.com/watch?v=UyNWhWNeOe4

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.02 Delete comments

Klo sodara memang aktifis NU tolong direvisi ayat dari QS.3-40,Atau Ali imran ayat 40.

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.02 Delete comments

Waduh...... Sangat tidak masuk diakal. Anda seorang muslimah ingin menjelaskan tentang Tuhan dari kaca mata agama kristen. Dari kaca mata islam Tuhan itu boleh disamakan dan tidak menyerupai apapun tidak beranak dan juga tidak diperanakan dan Tuhan itu satu, semua jawaban itu sudah dijelaskan di AlQuran. Makanya Tuhan sudah menjelaskan AlQuran diturunkan tidak ada keraguan didalamnya. Apa yang terjadi dulu dan nanti saat bumi diciptakan sampai kiamat. Umat kristen akan melihat Tuhan dari kaca mata mereka dan Muslim melihat Tuhan dari Islam. Agamamu adalah agamamu dan agamaku adalah agamaku.

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.04 Delete comments

Salam saudara Sopian,
Saya harap bisa sedikit menjawab pertanyaan anda. Bagi Kristen (menurut pendalaman injil dan pemahamannya) Yesus adalah wujud manusia dari firman ALLAH. Bila di harafiahkan secara imajinasi bisa diibaratkan setiap firman ALLAH yang keluar lalu membentuk menjadi manusia yang kemudian hidup berdampingan dengan kita manusia. Semoga membantu.
Salam

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.06 Delete comments

Mhmh,,, kesimpulan: muslim dan kristiani sama2 menyembah Allah. Tapi bedanya, Islam meyakini Muhammad sbg nabi terakhir, sedangkan Kristen tidak. Jadi mau bagaimanpun saudara/i menjelaskan panjang lebar ttg makna ketuhanan menurut perspektif kriten, atau makna tauhid dr pandangan Islam. Tidak akan pernah ada titik temu, akan selalu ada pro & kontra. Ujung2nya diselesaikan dg penutup " Anda tidak akan mengerti karena belum merasakan berkat Tuhan" atau "Anda tidak akan memahami karena tidak menyambut hidayah"

Tapi lepas dari semua perdebatan itu, saya sangat berterimakasih u/ bu Aisya, saya menjadi semakin bersemangat dalam belajar agama, khususnya agama saya sendiri. Saya bersyukur dilahirkan dg agama yg saya miliki sekarang.
Salam damai untuk kita semua

Dari: saudari muslimmu

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.15 Delete comments

Ini contoh yang dikatakan oleh penulis diatas orang memiliki pemikiran dangkal

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.20 Delete comments

Tidak usah memperdebatkan keimanan setiap agama. Iman itu artinya PERCAYA. bagi yang muslim tidak usah mempertanyakan keimanan kristen maupun sebaliknya. Bagi Kristen, Tuhan menjelma menjadi manusia melalui maria, Untuk apa Tuhan hidup ke dunia untuk disiksa, dll ga usah diperdebatkan karena itu namanya IMAN kristen. pun begitu umat Kristen tidak usah memperdebatkan kenapa umat islam menyembah Muhammad dan kenapa AlQuran bisa turun dari langit, dll. TIDAK USAH DIPERDEBATKAN. karena kita hidup di jaman yang sudah jauh dari awal mula agama itu tercipta oleh manusia sendiri, tapi kita memeluk agama dan menjalankan firman2 nya karena IMAN karena PERCAYA MESKIPUN TIDAK MELIHAT.

Jadi masing-masing dari kita sebaiknya memupuk iman kita, mengamalkan ajaran agama kita tanpa memperdebatkan ajaran agama lain...please...memangnya enak yah berdebat terus?

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.31 Delete comments

Kalau mau tau, ke gereja yuk pak

Reply
avatar
29 Desember 2016 08.53 Delete comments

assalamualakm
maaf saya ingin bertanya, di artikel di atas disebutkan bahwa yesus adalah jelmaan tuhan, it's mean Jesus is god itself, isn't? tapi kenapa Yesus masih memohon kepada tuhan, sedangkan dia adalah tuhan itu sendiri atau dalam istilah pendeknya "jelmaan tuhan"

smoga tidak ada salah paam dari pertanyaan saya, terimakasih...barokallah

Reply
avatar
29 Desember 2016 09.01 Delete comments

Perbnyak baca dan pahami Al-Quran bu, semoga Allah SWT selalu memberikan hidayah kepada kita semua..amin ya Rabb

Reply
avatar
29 Desember 2016 09.01 Delete comments

agar kita paham artinya Kasih dan Pengorbanan.

Reply
avatar
29 Desember 2016 09.06 Delete comments

Dalam hadist tertuliskan "tidak ada kiamat kecuali atas manusia2 paling jahat (HR. Muslim dan Ahmad) berati akan terjadi kiamat lho ya, sudah terlihat tipu muslihat demi existensinya dia mengobrak abrik semua org, lihaten punggungmu dulu bos, sudah g ada dosa ta anda, jangan sok suci, org anda saja terjadi karna org tua anda dan itu terjadi dari cairan yg g berguna, kalau ngomong jg harus dijaga etikanya, agama mengajarkan saling menghormati sesama, Indonesia klo tak ada anda kayaknya aman2 saja om, teloletin aja lah,, org yg paling bodoh adalah org yg mau menang sendiri dan org yg paling guoblok adalah org yg menghina sesama"!!bodoh yg lain n yg g terima silakan coment

Reply
avatar
29 Desember 2016 09.25 Delete comments

Biasalah bro. Oknum oplosan. Mau bela Ahok aja panjang x ceritanya. Ngaku Muslim tapi gak paham Islam. Macam anak SD yg sok tua

Reply
avatar
29 Desember 2016 09.30 Delete comments

Hati-hati dengan fitnah Dajjal..
Suatu hari dajjal akan datang mengaku bahwa dia Tuhan dan Dajjal juga mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit :D

Reply
avatar
29 Desember 2016 09.40 Delete comments

*Lantas waktu Yesus turun ke dunia siapa yang ngatur alam semesta?*

Mengatur alam semesta tidak ada hubungannya dengan hadirnya Yesus di dunia. Kita ummat Islam juga percaya kan bahwa Allah memiliki sifat omnipotent (maha kuasa) dan omnipresent (maha hadir).maksutnya gimana????

Reply
avatar
29 Desember 2016 09.52 Delete comments

Jangan samakan agama dengan analogi2 yg kamu pahami.tidak ad 1 pun manusia yg bisa menjelaskan agama itu seperti apa,karena ini menyangkut keyakinan pribadi.berkeyakinanlah...
Semoga anda2 Semua mendapatkan Hidayah.amin

Reply
avatar
29 Desember 2016 09.53 Delete comments

Salut sama ibu aisyah yg telah membuka mata hati masyarakat indonesia

Reply
avatar
29 Desember 2016 10.14 Delete comments

Bila alquran saja tidak bisa meyakinkan mu.. bagaimana ulama bisa...
Al ikhlas ayat 3
Lam yalid walam yulad.. allah tidak beranak dan di peranakkan....

Satu lagi

Sesungguhnya Allah swt hendak membersihkan dosa atas kamu hai ahlu bait, dan mensucikannya sesuci-sucinya

(Al-Ahzab ayat 33)

Reply
avatar
29 Desember 2016 10.14 Delete comments

Nah ini ini pikiran yang dangkal itu seperti anda ini.saya rasa anda ini hanya nencoba mebenarkan presepsi anda saja.kalo pun misalnya orang nasrani menyimpulkan anak tuhan itu sebuah istilah.lalu bagaimana dengan prinsip ketuhanan mereka yang berdoa dan meminta kepada yesus yang kalian bilang hanya sebuah firman.....? Dan bla bla bla lainya.saya sering dengar orang nasrani meminta kepada tuhan yesus yang katanya anda bilang secara harifah adalah tuhan dalam wujud manusia...? Bagimana bisa allah menjelma menjadi manusia seperti yang anda jelaskan untuk mengurus urusan hambanya sedangkan sudah di jelaskan ada malaikat nabi dan rosul...? Bagi umat muslim nabi Isa adalah rosull utusan ALlah.dia bukan jelmaan tuhan bukan pula anak tuhan.Nabi isa adalah rosull Allah.saya rasa pendapat anda ini adalah sebuah kebimbangan.ketika umat nasrani berdoa kepada nabi isa dan meminta menyembahnya bukankah sama saja menuhankan nabi isa itu sendiri..? anda bilang anak tuhan hanya istilah...? nabi isa itu firman..? Inilah yang menjadi perdebatan begitu mudahnya anda menuhankan manusia yang anda katakan sendiri nabi isa itu anak tuhan hanya sebuah istilah...? Nabi isa bukanlah tuhan secara harifah maupun istilah.nabi isa utusan Allah yang di berikan kelebihan dan menyampaikan wahyu Allah yaitu injil.bukan anak tuhan yang anda istilahkan sehingga anda sembah sebagai tuhan.BIARKAN YANG PUNYA SITUS INI YANG MEBJAWAB MONGGO DIJAWAB MBAK ATU MAS YANG NULIS ITU..

Reply
avatar
29 Desember 2016 10.39 Delete comments

Maaf sebelumnya, cobalah perdalam iman anda, Kalo orang yang berfikir Awam memang begitu mas. Saya hanya bisa tersenyum terhadap pemikiran anda mas. Saya berdoa semoga iman mas MHD Sopian Sagala Semakin Kuat. AMIN.

Reply
avatar
29 Desember 2016 10.49 Delete comments

Bro! Sepertinya kamu harus lebih rajin baca Alquranmu! Apakah Yesus itu lahir dari daging manusia atau Roh Allah? Kalau pakai logika bro memang lebih baik kita tak berTuhan sama sekali. Karna kuasa dan muzizat itu gak masuk akal. Sekedar mau kasih tau aja coba aja baca surat An Nisa 4:171 dan Hadis Anas bin Malik hal 72, Maryam 19:17 dan Hadis Ibnu Majah. Ini semua bukan dari Alkitab tp dari kitab sucimu. Selamat mempelajari broth

Reply
avatar
29 Desember 2016 10.53 Delete comments

disini saja anda sudah salah. Pengertian Islam jelas tentang adam SALAH! Adam bukan seorang nabi, adam adalah manusia pertama paham? Jika adam adalah seorang nabi, kepada siapa dia mengabarkan firman allah? Tolol!

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.02 Delete comments

jika ceramah riziq tidak dipublikasikan kami jg gak perduli, berhubung ceramahnya tesebar melalui video youtube tentu kami protes.
Jadi apa bedanya ceramah pada jamaah (muslim) dengan ceramahnya dipublikasikan?
Nah sekarang kami bukan memprotes dimana/pada siapa dia ceramah, kami protes isi ceranya yg di video itu!

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.06 Delete comments

pertanyaan bapak sangat bagus,kalau mw jawaban pendeknya itu karena KASIH.mw tau lebih lanjut pak?jawabannya ada di Alkitab.Baca dulu maka anda akan tw.bisa juga ikut pedalaman Alkitab,persekutuan dan ikut ibadah.

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.19 Delete comments

Halo bang sopian: salam damai ya..saya mencoba menjawab pertanyaan anda..
1.jika yesus adalah firman, trus isi INJIL itu apa ????
Jwb: INJIL itu kumpulan berita/cerita/kisah/ajaran YESUS selama berada di dunia, yang dicatat/ditulis oleh murid2 Yesus langsung(murid2 yang mendampingi Yesus langsung), dan murid2 dari dari muridNYA YESUS(jadi setelah Yesus sudah tidak ada di bumi, murid2 Yesus mengangkat murid baru juga, mereka mencatat kisah Yesus, dari cerita guru mereka), lalu catatan2 para murid itu dikumpulkan dan jadilah INJIL.

2.kalau memang yesus itu tuhan kenapa dia harus menjelma jd manusia dan rela disiksa dan di salip oleh manusia biasa hanya untuk mengampuni dosa manusia, kan dia tuhan untuk apa dia repot2 hanya untuk mengampuni dosa manusia, dia kn tuhan yg menentukan dosa dan kebaikan. Cukup di ampuni dosanya kn beres.
JAWAB:
Salah 1 sifat ALLAH adalah MAHA ADIL, jadi karna dosa pertama dilakukan oleh manusia, maka sangatlah Adil jika yg memperbaiki "pelanggaran" dosa itu, haruslah seorang manusia juga, tetapi karna tidak ada lagi 1pun manusia yang suci/layak/pantas untuk memperbaiki pelanggaran itu, maka ALLAH menuzulkan FirmanNYA yg suci, menjadi manusia, yg diberi nama YESUS, untuk menjadi "qurban" supaya "jalan" yg dulu sudah dirusak oleh adam, bisa diperbaiki dan mulus kembali..karna 1000tahun pun seorang manusia berbuat baik selama hidup di dunia, belum tentu dia boleh masuk surga, karna surga itu MAHA SUCI, yg tidak berbanding dengan ukuran suci di dunia ini, karna surga bukanlah hadiah dari berkompetisi berbuat baik selama hidup di dunia, tetapi surga itu ANUGERAH dari ALLAH kepada manusia yg menyenangkan ALLAH semata dengan berbuat baik dengan tulus, bukan berbuat baik secara terjadwal...

Pertanyaan abang yg ke 2 ini juga sama dengan pertanyaan: mengapa ALLAH menciptakan buah kuldi?? Masakan ALLAH tidak tau, kalo adam pasti akan melanggar laranganNYA dengan memakan buah itu, sehingga kita jadi kena dampak buruk dari perbuatan adam. JAWABnya: ALLAH tau, tapi karna ALLAH MAHA ADIL, maka ALLAH mengizinkan manusia untuk memilih keinginannya sendiri, tetapi semuanya tentu ada konsekuensinya..demikian, semoga bermanfaat..salam damai...

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.19 Delete comments

Wah wah......muncul lagi orang2 non muslim yg ngaku2 muslim,.....oenjelasan anda terlalu berlebihan....mgkin bagi orng muslim yg tak tau agama bisa aja percaya....coba di cek lagi (QS 19:19) tidak yg ditulis bahwa yesus tu suci....dasar anda sama begonya ternyata......dasar murtad

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.21 Delete comments

100000000% nie bukan orang muslim.....kayaknya orang murtad yg ngaku2 muslim........TIDAK ADA DIDUNIA INI 1 ORANG PUN YG SAMA DAN SEJAJAR DENGAN BAGINDA ROSULULLOH MUHAMMAD SAW.......

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.25 Delete comments

Pertanyaan anda itu sebenarnya udah usang sejak ribuan tahun yg lalu. Pertanyaan anda sudah ada di saat yesus disalibkan.prajurit berkata saambil mengolok2 dan tertawa mengatakan begini "jika kau anak Allah maka lepaskan lah dirimu dari kayu salib" tp Yesus menjawab " ya Bapa Ampunilah mereka sebab mereka tdk tau apa yg mereka perbuat". Tp itu terjawab dgn sendirinya ketika Yesus Bangkit di hari ke 3
Yg ke 2 adalah cobaan iblis ketika Yesus 40 hari puasa dan mengalami kelaparan. Iblis berkata hei Yesus jika engkau anak Allah maka rubah lah batu menjad roti. Tp yesus tdk melakukan itu bkn krn tdk bisa tp dia harus menjalankn kehidupan menusia sesuai kodratnya. Kenyataannya Yesus memberi makan ribuan pengikutnya hanya dgn beberapa potong roti dan roti itupun masaih tersisa.
Intinya adalah mengubah sifat manusia itu butuh pengorbanan bkn mengorbakan dan itu yg di tularkan oleh Yesus Kristus

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.25 Delete comments

Setidaknya, beliau seharusnya mengerti dan paham apa yg akan diceramahkannya, sehingga para jamaahnyapun tidak menerima pengetahuan yang keliru..salam..

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.28 Delete comments

Tolong dibaca sampai habis,
Tuhan adalah kasih dan Tuhan sekaligus adil. Sorga itu kudus, manusia itu berdosa. Tidak ada manusia dapat masuk sorga atas perbuatannya sendiri, itu membutuhkan kasih anugerah Allah. Ibarat Surga berharga 1000, semua perbuatan baikmu di dunia hanya dapat mencapai nilai 10.
Karena itulah Allah memberikan sebagian dirinya (Firman) masuk ke dunia manusia agar menjadi contoh kebaikan melalui fisik yang dapat berkomunikasi dengan manusia. 100% Allah 100% manusia, berbagai contoh kasih yang diajarkan yang diutus itu yang harus kita teladani. Ia berbuat BAIK, tetapi dunia meNOLAKnya (dia di salib karena ajarannya tidak sesuai dengan kepercayaan setempat, mengobrak-abrik birokrasi keagamaan waktu itu, sehingga banyak pemilik kepentingan agama (Imam Farisi) takut umat nya pergi dan pendapatan hilang).
Itu menjadi CONTOH, bahwa kemauan DUNIA selalu menolak KEHENDAK SORGAWI. (Contoh sekarang kemauan dunia: cinta uang, korupsi, LGBT, bah!)

Jika masih berikukuh dengan kepercayaan agamamu, berbuatlah baik sebaik mungkin, agar Tuhan melihat usahamu, dan mungkin memberikanmu kehidupan lagi di kekal sana.
Semoga Tuhan berbaik hati memberikan sorga melihat hati dan perbuatan kita. Sekali lagi, itu karena pemberian Tuhan, bukan usahamu sendiri.

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.28 Delete comments

Tolong dibaca sampai habis,
Tuhan adalah kasih dan Tuhan sekaligus adil. Sorga itu kudus, manusia itu berdosa. Tidak ada manusia dapat masuk sorga atas perbuatannya sendiri, itu membutuhkan kasih anugerah Allah. Ibarat Surga berharga 1000, semua perbuatan baikmu di dunia hanya dapat mencapai nilai 10.
Karena itulah Allah memberikan sebagian dirinya (Firman) masuk ke dunia manusia agar menjadi contoh kebaikan melalui fisik yang dapat berkomunikasi dengan manusia. 100% Allah 100% manusia, berbagai contoh kasih yang diajarkan yang diutus itu yang harus kita teladani. Ia berbuat BAIK, tetapi dunia meNOLAKnya (dia di salib karena ajarannya tidak sesuai dengan kepercayaan setempat, mengobrak-abrik birokrasi keagamaan waktu itu, sehingga banyak pemilik kepentingan agama (Imam Farisi) takut umat nya pergi dan pendapatan hilang).
Itu menjadi CONTOH, bahwa kemauan DUNIA selalu menolak KEHENDAK SORGAWI. (Contoh sekarang kemauan dunia: cinta uang, korupsi, LGBT, bah!)

Jika masih berikukuh dengan kepercayaan agamamu, berbuatlah baik sebaik mungkin, agar Tuhan melihat usahamu, dan mungkin memberikanmu kehidupan lagi di kekal sana.
Semoga Tuhan berbaik hati memberikan sorga melihat hati dan perbuatan kita. Sekali lagi, itu karena pemberian Tuhan, bukan usahamu sendiri.

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.32 Delete comments

Saya mengundang saudara untuk berkunjung di www.isadanislam.com di situ banyak artikel yg dpt menjawab pertanyaan saudara,, saudara juga bisa berdiskusi dgn baik disana. Tq

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.36 Delete comments

Aku dan Bapa adalah satu (Yoh 10:30).
Itu untuk menjawab 'di mana Yesus berkata bahwa dialah Tuhan'

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.37 Delete comments

Saya mengundang saudara untuk berkunjung di www.isadanislam.com mungkin bisa menjawab kebingungan saudara. Tq

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.40 Delete comments

Aku dan Bapa adalah satu (Yoh 10:30)

Itu u/ menjawab :
'di mana Yesus berkata bahwa dialah Tuhan'

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.50 Delete comments

peryataan anda sangat berani, anda terkesan mempertanyakan kebijakan tuhan kenapa melakukan ini itu.
seperti anda bertanya kenapa tuhan menciptakan dosa dan kebaikan kalo ujung2nya menghukum yang dosanya banyak. mendingan menciptakan kebaikan daripada capek2 mengampuni dosa manusia

Reply
avatar
29 Desember 2016 11.50 Delete comments

apakah ada didalam bible/alkitab yesus menyatakan bahwa dia itu tuhan dan menyuruh manusia menyembahnya?

Reply
avatar
29 Desember 2016 12.07 Delete comments

Mas, statement sampeyan tentang "untuk apa Allah repot2 menjelma jadi manusia dll" itu justru malah sama dengan mempertanyakan kapasitas dan kehendak Allah/Tuhan itu sendiri lho.

Kalau sampeyan tanya "kenapa Dia repot2 harus disalib hanya untuk mengampuni dosa manusia, kan Dia Tuhan.." jawabannya simple mas, karena Dia TUHAN. Dia maha kuasa mas, Dia punya berbagai cara dan metode untuk mengampuni umatnya, nahh.. disiksa disalib juga bisa dibilang sebagai salah satu metode Tuhan untuk mengampuni umatnya mas.

Duh, mas, tulung jangan mempertanyakan keputusan Tuhan, kualat lhoo..

Sekarang gini deh, coba pertanyaannya saya ganti seperti ini "Kenapa Tuhan harus mengirimkan Nabi untuk menyampaikan firman-Nya? Kan Dia Tuhan, harusnya Dia bisa gampang saja dong menyampaikan Firman-Nya bahkan langsung ke telinga setiap manusia pada saat yang sama? Kan Dia Tuhan? Dia kan mahakuasa"

Nah? Hayo gimana? Pertanyaan saya nggak jauh beda kan mas? Tapi apa ya ndak kurang ajar memberikan pertanyaan seperti itu? Kita ini lagi ngomongin Tuhan lho mas, mbok jangan berani2nya mempertanyakan keputusan Tuhan.

Udah deh, matur suwun.

Reply
avatar
29 Desember 2016 12.09 Delete comments

Ada namanya dosa turunan bro... dosa dr nabi adam dan istrinya saat jatuh dalam dosa pertama kalinya... dosa yg begitu besar tiada ampun sehingga diturunkan (diwariskan) hingga generasi kita... anda yakin amal ibadah mu dapat membayar dosa itu? Dosa sehari hari mu saja belum pasti terbayar oleh amal ibadah mu apa lagi dosa besar yg sampai di wariskan.. karna Tuhan maha pengasih Dia mengasihi umatNya dan ingin menghapus dosanya, disisi lain Tuhan adalah mutlak dan absolut, saat dosa sudah di berikan Ia sendiri yg harus menanggung dan membayar dosa besar itu, makannya dalam Iman nasrani.. Tuhan perlu menjelma dan mati membebaskan umatNya dari hukum dosa karna ke absolutan Dia akan Hukum dosa ialah maut.

Reply
avatar
29 Desember 2016 12.20 Delete comments

Anda KRISTEN Boss ??? (Note: tidak ada 1 ayatpun dalam injil yg menyatakan Yesus adalah Tuhan) ???

Reply
avatar
29 Desember 2016 12.42 Delete comments

Injil artinya adalah kabar baik. Kabar baiknya yaitu Tuhan berinkarnasi menjadi manusia, mengorbankan diriNya menjadi penebus dosa bagi manusia.
Allah memang mampu mengampuni dosa manusia tidak perlu repot2 turun ke dunia. Itu menjadikannya Maha Kasih Tapi hal itu menjadikannya tidak Maha Adil karena tiap2 dosa tetap harus ada ganjarannya. Hanya dengan kematian dan kebangkitan Yesus melalui peristiwa penyalibanNya, kita menjumpai Allah yang Maha Kasih sekaligus Maha Adil. Ganjaran dosa tetap ada dan itu ditanggungNya. Dia yang sedikitpun tidak berdosa rela mengorbankan diriNya untuk dihukum menggantikan manusia berdosa.

Untuk lebih memahami konsep Allah dalam Kristen kurang lebih pertanyaannya sama untuk umat Islam.
Apakah Alquran pencipta atau diciptakan? Jika anda menjawab Alquran pencipta, bukankah berarti Alquran menjadi bersifat kekal? Bagaimana Allah dan Alquran bersifat sama2 kekal? Apakah ada 2 Allah? Jika Alquran adalah FirmanNya bukankah logikanya Allah eksis dulu mendahului FirmanNya, bukan sama2 kekal? Loh berarti Alquran diciptakan?
Kurang lebih konsepnya hampir sama antara Allah Bapa dan Allah Anak dan antara Allah SWT dan Alquran.

Reply
avatar
29 Desember 2016 12.44 Delete comments

percuma anda terangkan bu,,banyak yg bisa baca tp tidak mengerti isi kalimat td,,sekolah tinggi tetapi kebencian itu sudah tertanam di didalm hati sebagian orang,,

Reply
avatar
29 Desember 2016 12.56 Delete comments

HOAX 100% muslim
tipu2 dari cara membawa artikel sampai intinya dah kelihatan,, kutipan aja ada yg salah... mensejajarkan alquran dengan nabi isa?
seharusnya alla n nabi isa kan???

Reply
avatar
29 Desember 2016 12.57 Delete comments

lagian juga beda konteks. ahok berbicara seperti itu di tengah tengah muslimin. sedangkan habib riziq kan ceramah memang di kalangan muslim. semua agama sama sama untuk meyakini agamanya kok.. wajar lah habib bilang gitu.. yg harus nya di usut tuh yg upload video nya

Reply
avatar
29 Desember 2016 13.05 Delete comments

Alquran mengenal Yesus?di surat apa ada disebutkan?

Reply
avatar
29 Desember 2016 13.14 Delete comments

krn sebenrnya islam itu mengajarkan kedamaian dan toleransi antar umat beragama selama tidak berkaitan dengan akidah atau keimanan

Reply
avatar
29 Desember 2016 13.15 Delete comments

Uraian yang jelas dan mudah dipahami, bagi orang-orang berakal. Tks bu Aisyah

Reply
avatar
29 Desember 2016 13.31 Delete comments

Kalau semua diartikan harafiah jadi bodoh kan.. enak sekali bilang Tuhan dengan mudah mengampuni, Tuhan itu adil, harus ada pengorbanan untuk mengampuni dosa..

Reply
avatar
29 Desember 2016 13.31 Delete comments

Kalau semua diartikan harafiah jadi bodoh kan.. enak sekali bilang Tuhan dengan mudah mengampuni, Tuhan itu adil, harus ada pengorbanan untuk mengampuni dosa..

Reply
avatar
29 Desember 2016 13.32 Delete comments

Kalau semua diartikan harafiah jadi bodoh kan.. enak sekali bilang Tuhan dengan mudah mengampuni, Tuhan itu adil, harus ada pengorbanan untuk mengampuni dosa..

Reply
avatar
29 Desember 2016 13.33 Delete comments

Anda yg provokatif
Dan anda abal-abal juga

Reply
avatar
29 Desember 2016 13.36 Delete comments

Kita tdk bisa tau apa yang Rizieq Pahami, Islam baginya hanya lambang tapi isinya dia tdk tau, yang ada di otaknya Rizieq adalah pemahaman isis bukan pemahaman Islam.
Pemahamn isis identik dengan kekerasan tapi pemahaman Islam adalah Damai.

Reply
avatar
29 Desember 2016 14.05 Delete comments

tannyalah mamamu atau bapamu atau nenemoyangmu dalle oto silom nagiladoho

Reply
avatar
29 Desember 2016 14.26 Delete comments

Pengampunan dosa manusia pada perjanjian lama tidak segampang itu pak Sagala. Upah dosa adalah maut. Untuk menebusnya butuh pengorbanan yang LAYAK. Manusia sudah jauh daripada Tuhan ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa. Untuk menghapus dosa itu butuh pengorbanan yang layak sekali lagi. Siapa yang layak? Manusia? Malaikat? No, karna manusia dan malaikat tidak bisa. Tuhanlah yang turun sendiri ke dunia sebab hanya Ia yang layak menjadi korban penebusan. Yesus adalah Firman Allah yang turun ke bumi, Firman Allah itu merupakan kabar baik bagi dunia karena dosanya ditebus. Arti Injil adalah Kabar Baik. So tidak usahlah saya jelaskan panjang lebar, karena semua sudah tertera di Bible. Semoga menjadi pencerahan. God bless

Reply
avatar
29 Desember 2016 14.44 Delete comments

kalo kamu tdk mengerti gausah komen,soalnya diterangkan juga pasti kamu ga tau juga

Reply
avatar
29 Desember 2016 14.47 Delete comments

TUHAN ITU MAHA KUASA BOS...
DANGKAL JANGAN KOMEN PAK

Reply
avatar
29 Desember 2016 14.59 Delete comments

Yesus memang tidak pernah mengatakan "Saya adalah Tuhan." Kenapa? Karena Yesus lahir sebagai orang Yahudi. Dalam budaya Yahudi, kata Tuhan tidak diucapkan dalam komunikasi oral. Sebagai gantinya diucapkanlah kata lain sebagai kata ganti, misalnya elohim, eloah, kurios, dan dalam kasus perumpamaan anak yang hilang dipakai kata sorga.

Bagi saya, penulis artikel di atas cukup mahami tidak hanya konteks ayat tetapi juga konteks budaya di mana ayat itu lahir. Sebaliknya, saya mengkritik anda karena sok tahu. Bukan cuma sok tahu tentang kekristenan, tetapi juga kitab suci Kristen itu sendiri.

Reply
avatar
29 Desember 2016 14.59 Delete comments

Kalo bicara tentang agama pasti tidak akan ada yg akan mau agamanya d lecehkan tak perlu berkomentar urus saja imanmu jangan urus agama orang lain kalo mau hidup aman.. itu sama halnha gak ada kerja terus gosip.... habib2....hudupmu tak aman kalo gak ganggu orang... anda sangat lucu.....

Reply
avatar
29 Desember 2016 15.01 Delete comments

Kalau penjelasannya seperti di atas, saya yakin antara Islam dan Kristen bisa dibangun kesalingpahaman. Kita meman berbeda, tetapi perbedaan itu tidak boleh dipertentangkan.

Reply
avatar
29 Desember 2016 15.12 Delete comments

Tidak ada yg perlu dipelajari semuanya jelas hanya aksi balasan dari aong .. habib bercerita kepada umatnya bukan kepada orang lain!! Jika pendeta anda berkhotbah kepada jemaatnya saya video terus saya laporin gmana ? Lucu tidak ? Semua sudah benar dalam konteksnya habib bercerita kepada pengikutnya dan yg dibahas bukan mengenai ajaran tertentu melainkan berdasarkan paham al quran, lain halnya jika beliau mempertanyakan ayat2 bib... dan meragukanya dan mengatakan ini dipakai untuk membohongi itu baru bisa dikatakan kesalahan!!!!!

Reply
avatar
29 Desember 2016 16.20 Delete comments

Jalan pikiran Allah tidak seperti itu ya, dengan mengorbankan Anaknya yang tunggal (Yesus), secara pikiran manusia yg sehat normal jasmani rohani, kita akan merasa bersalah kalau kita masih berbuat salah atau jahat, karena Yesus telah berkorban demi kesalahan dan dosa2 kita. Berbeda dengan Allah hanya mengatakan "Ku ampuni dosa2 mu manusia", itu tidak ada pengorbanan, manusia tidak merasa bersalah.

Reply
avatar
29 Desember 2016 16.22 Delete comments

Saya seorang Buddhist dan saya merasa kecewa dengan pernyataan tokoh agama tersebut. Ini baru benar2 sebuah penistaan agama. Beliau tidak pantas di sebut tokoh agama

Reply
avatar
29 Desember 2016 16.42 Delete comments

Klo muslimah yg mukminah ga bakal bkin sttment yg spti itu,,, sejak kapan islam itu bkin pecah belah?? Ddalam islam tdk ada paksaan utk msuk agama,,
Klo yg ngaku muslimah spti itu ambillah buat kalian, karena dlm konsep beragama tdk ada si abu2, hrus jlas dia agama yg mna.

Reply
avatar
29 Desember 2016 16.50 Delete comments

Mungkin pemikiran bapak masih kelas elementary ..

Reply
avatar
29 Desember 2016 16.51 Delete comments

Mungkin pemikiran bapak masih kelas elementary

Reply
avatar
29 Desember 2016 17.00 Delete comments

Astaghfirullahal 'adziim.....mengaku muslim, AlQuran hanya dibaca saja, tidak dipahami.
Menjelaskan Tuhannya agama lain dengan sok yakin.
Ya Allah limpahkan maghfirahMu atas kekhilafan kami, dan jauhkan kami dari kesesatan. Aamiin.

Reply
avatar
29 Desember 2016 17.05 Delete comments

Dan pastinya Rizieq Shihab juga tahu,Yesus bukan hasil hubungan biologis...

Smua org tahu, itu adalah guyonan. Bnyak juga kok pendeta yg berguyon menyinggung hal2 yg berkaitan dg islam..

Smua kembali kpd kita lg,sberapa dewasa kita menyikapinya...

Reply
avatar
29 Desember 2016 17.25 Delete comments

Si penulis tadi bilang jika kita melepas sementara kacamata kemusliman kita(bukan melepas agama kita) itu berarti kita mencoba melihat dari segi pandang orang kristen,klo semua dilihat dari segi pandang islam memang tidak bakal ketemu,, karena kita sebagai orang islam selalu merasa benar dengan agama kita,dan orang kristen selalu merasa benar dengan agamanya,tapi inti dari tulisan diatas adalah saling menghargai bukan berarti mengimani agama mereka.

Reply
avatar
29 Desember 2016 17.27 Delete comments

banyak org nasarani tak tanya gak tersinggung tuh.. katanya biasa aja..
yg menghujat lbh buruk dari itu bamyak..

Reply
avatar
29 Desember 2016 17.51 Delete comments

penyesalan selalu datang di akhir..apapun penyeselan itu kita masing2 pribadi yg menanggunggnya...��

Reply
avatar
29 Desember 2016 17.54 Delete comments

penyesalan selalu datang di akhir..biarlah masing2 dari kita yg menanggungnya..adapun sesama saudara pasti ingin saudaranya selamat..itulah point nya

Reply
avatar
29 Desember 2016 18.02 Delete comments

hehehe.. Kalau Tuhan itu maha adil maha kuasa, maha pengampun dan lain-lain.. kalau gitu, kenapa Allah harus repot-repot menurunkan Al-Quran? sekalian saja waktu adam dan hawa jatuh ke dalam dosa dibinasakan. reset semua. toh Allah maha kuasa kan?.. hehehehe...

Reply
avatar
29 Desember 2016 18.13 Delete comments

bu aisha orang NU?
semoga kita tdk prcya begitu saja.aqidah orang islam sangat terjaga,sementara tulisan diatas hampir bahkan telah menyamakan kedudukan aqidah islam dengan agama lain(Nasrani).perspektif Nasrani bertolak belakang dengan perspektif Islam tentang konsep Ketuhanan.jadi,mohon jangan mencari titik temu antara keduanya karena tidak pernah ada titik temu antara aqidah islam dan nasrani.islam meyakini Allah tidak beranak,pun juga tidak meyakini istilah reinkarnasi Tuham menjadi manusia.Maha Suci Allah dari beranak seperti yg di imani orang Nasrani.saya juga orang NU tapi maaf untuk hal ini wajib hukumnya bagi saya menyampaikan bahwa tulisan atas nama aisha itu dangkal secara aqidah. wallahu a'lam...

Reply
avatar
29 Desember 2016 18.20 Delete comments

Ini salah satu dampak negatif teknologi, habib lagi bicara di depan umat Islam direkam, lalu ada orang yang benci beliau dan dijadikan alat balas dendam. Begini menurut saya, terlepas dari perkataan Habib yang demikian, dia berbicara di depan umat Islam, itu jelas gak salah. Jujur aja, penceramah di agama lain juga kalo berceramah depan umatnya pasti ada yg membahas agama lain juga bukan? Tulisan mba di atas jelas. Tapi, menurut saya ulasannya terlalu jauh. Hati-hati ya mba. Terima kasih, salam damai.

Reply
avatar
29 Desember 2016 18.47 Delete comments

Baca al ikhlas deh gan.. Tuhan tidak beranak dan tidak di peranakan. Dan tidak ada yg setara dengan dia. Apa itu bisa di lihat dari diri yesus? Gitu aja muter2

Reply
avatar
29 Desember 2016 19.01 Delete comments

Nabi Muhammad setara dengan Maryam..???????
Ah kasihan sekali Anda!
Kasihan guru anda....!
Tidak perlu anda menjual akidah kalau hanya ingin di cap toleran..

Reply
avatar
29 Desember 2016 19.43 Delete comments

Iya, bicara konse agama dgn teologi pemikiran sendiri tp hrs melepas agama sendiri.. Ngawuuur ajj bu aisah. Yg komen kbanyakan nasroni. Sdh jelas ini bentuk serangan balik yg halus buat cari ksalahan habib rizieq. Medsosnya buatan....madhorot

Reply
avatar
29 Desember 2016 19.45 Delete comments

Mbak Aisha ini memang hebat dalam menjelaskan,seoalah sudah menguasai teologi. Tapi sayang,mbak justru belum memahami agama nya sendiri...atau...
Sebetulnya mbak bukanlah aktifis NU,bisa jadi hanya oknum yg memanfaatkan medsos sbg media provokasi untuk keuntungan pribadi. Dengan bekal pengetahuan agama islam dan nasrani...tapi bukan dwngan pemahaman. Tapi salut lah...lumayan banyak yg komentar termasuk sya akhirnya ikut komentar,walaupun miris dgn pemahaman anada ttg islam itu sendiri dan dengan metodologi perbandingan2 yg anda buat. Semoga blog tulisan ini memang banayak jdi sumber duit ya mbak...atau siapapun anda...!!!
SEMOGA SEGERA DIBERI HIDAYAH TTG PEMAHAMAN ANDA

Reply
avatar
29 Desember 2016 19.51 Delete comments

Aduhhh bapak, lebih baik diam saja jika tidak mengerti. Pikiran dangkal Anda membuat malu diri Anda sendiri. Kalo tidak mengerti ajaran orang lain, diam saja.

Reply
avatar
29 Desember 2016 19.58 Delete comments

pernah dengar orang terkaya dimana kalau dihitung" 7 turunan ga habis hartanya tp dia tetap mau repot" cari uang lebih banyak lagi... itu ajah susah dipecahkan logika manusa apalagilah rencana Allah.

Reply
avatar
29 Desember 2016 20.01 Delete comments

Bapak, Anda katakan lebih pantas nabi Adam? Nabi Adam tidak diberikan segala kuasa di surga dan di bumi, sedangkan Yesus yang diberikan semua itu. Makanya Dia pantas disembah. Abda juga harus belajar.

Reply
avatar
29 Desember 2016 20.01 Delete comments

Alloh atau Allah? memang yg bilang tidak ESA siapa ya?... baca tulisan dgn seksama baru koment

Reply
avatar
29 Desember 2016 20.05 Delete comments

Itu berarti cara berpikirnya lebih luas dari Anda.

Reply
avatar
29 Desember 2016 20.08 Delete comments

secara logika manusia salah tp bagi ALLAH apa pun bisa... H + O2 jadi AIR ajah masih banyak yg bingung dan tidak masuk akal manusia apalagilah rencana ALLAH.

Reply
avatar
29 Desember 2016 20.45 Delete comments

Kayaknya sudah dibaca, bahkan akun FB nya Bu Aisha langsung dibasmi sama antek-anteknya... luar biasa...

Reply
avatar
29 Desember 2016 20.55 Delete comments

Di ajaran saya pertanyaan anda sama persis seperti pertanyaan iblis yg sedang mencobai Yesus

Reply
avatar
29 Desember 2016 20.56 Delete comments

Di ajaran saya pertanyaan anda sama persis seperti pertanyaan iblis yg sedang mencobai Yesus

Reply
avatar
29 Desember 2016 21.00 Delete comments

Yesus adalah FIRMAN Tuhan yang hidup (Yohanes 1 : 14) "Firman itu telah menjadi manusia..." Injil itu apa? ya injil merupakan implementasi dan bukti konkret dalam pribadi yang bernama Yesus. Pengampunan itu membutuhkan korban dalam perjanjian lama, sedangkan Yesus menjadi tumbal bagi dosa para pendosa yang dituntaskan dalam salib. jadi ibarat Yesus itu adalah jembatan yang menghubungkan kita dengan Bapa, paham gan? btw saya bukan nasrani sih sekarang, cuman sisa" nya aja wkwkwk peace out bruh

Reply
avatar
29 Desember 2016 21.09 Delete comments

mungkin injil berisi kesaksian beberapa orang yg hidup di jaman Isa, dulu belum ada youtube Pak, kamera dan video pun belum ada, cuma bisa diabadikan lewat tulisan saja. Kalau bible mungkin kumpulan kitab.
.
Coba kalau Bapak cari di google kata kunci "bos vs leader" mungkin bisa memberi gambaran kenapa FIRMAN perlu jadi manusia. Karena membaca dan bicara itu mudah, yang sulit adalah prakteknya.
.
Kenapa FIRMAN perlu jadi manusia? karena FIRMAN itu murni, sedangkan manusia ada dosa di hati akibat makan buah terlarang. Seperti kata Bapak, NABI adalah manusia biasa, tidak murni, ada hasrat duniawi, salah satunya ya birahi sex.
Jadi kalau ada orang baik pasti kita iri/sirik, di bilang pencitraan dan akhirnya di fitnah sampai masuk penjara (kalau jaman Isa dulu ya di salib).
.
Maaf sebelumnya, kalau misal anak Bapak mencuri/membunuh/berbuat dosa, apakah hanya perlu diampuni saja atau perlu diberi teguran dan diberikan contoh yang manakah tindakan baik dan manakah yang buruk?
Karena sebenarnya Pak, mencuri adalah tindakan yang wajar bagi keluarga pencopet. Jika sebuah tindakan/aturan/norma yang salah, diterima dan dianggap wajar oleh setiap/semua orang di bumi, lalu siapa yang tahu kalau tindakan/aturan/norma tersebut adalah dosa? Kalau cuma diampuni saja, maka tidak akan pernah hilang dan selalu dilakukan tiap saat, seperti video berikut : https://www.youtube.com/watch?v=AegLdB7UI4U

Reply
avatar
29 Desember 2016 21.10 Delete comments

Tulisan ini tidak mengungkap kebenaran obyektif tapi lebih pada opini yang tentunya sangat subyektif. Si penulis coba menyajikan kebenran dengan logikanya sendiri yang tentunya blm bisa diverifikasi kebenarannya. Tapi kita sadar ini kan Opini, siapapun bisa menyampaikan opini. Tapi saran ya. Saran loh.. sebaiknya opini tidak dibumbui dengan kalimat merendahkan dan seolah si pembuat opini yang paling hebat. Kembali ke jalan yg lurus...

Reply
avatar
29 Desember 2016 21.12 Delete comments

TERIMA KASIH IBU,Ibu seorang Muslimat yg luar biasa yg mampu menguraikan secara mendasar ttg paham Iman Kristiani kepada saudara kita yg blm paham. Kami berdoa semoga ibu selalu sehat & berani menyatakan kebenaran bagi banyak orang. Amin.

Reply
avatar
29 Desember 2016 21.16 Delete comments

Firman Allah yang hidup.
Injil adalah kabar gembira bahwa Yesus adalah Firman (perkataan Allah) yang hidup. (Menurut keyakinan kristiani)

Manusia pertama jatuh k dalam dosa. Untuk memperbaiki hubungan antara Allah dengan manusia maka melalui penebusan dosa dari manusia yang suci tanpa dosa Yesus sebagai 100% manusia atas kecintaannya Allah yang 100% juga ada dalam diri Yesus maka yang suci harus di balas dengan yang suci untuk menjalin hubungan itu kembali.

Manusia suci harus di korbankan untuk Allah maka hubungan manusia dengan Allah kembali terjalin.

Gigi ganti gigi
Yg suci ganti yg suci
Itu semua karena Allah mencintai ciptaannya dan mustahil ada manusia yang suci murni sejak lahir tanpa noda dosa yg ada di dunia ini kecuali Allah turun menjadi firman yang hidup dalam Yesus.

Misi dan Visi penyaliban Yesus yg menjadi simbol kemenangan kemerdekaan bahwa Allah mencintai ciptaannya.

(Menurut iman kristiani)

Allah tidak menyesatkan dan mensejahterakan Ia adil. Tau bahwa yang suci tidak bisa di tebus dengan yang lain kecuali yang suci dari manusia.

Reply
avatar
29 Desember 2016 21.36 Delete comments

kok ibu lebih paham kristen daripada Islam itu sendiri.
kata syp nabi buta huruf?

Reply
avatar
29 Desember 2016 21.39 Delete comments

penulis bisa dipastikan bukan muslim.. membandingkan mukjizat dari nabi. "Yesus bisa menghidupkan orang mati dll, yg tidak dimiliki oleh nabi yang lain. Bagaimana mukjizat Nabi Adam yg ada tanpa kedua org tua? atau bagimana mukjizat Nabi musa yg bisa membelah lautan atau juga Nabi Yunus yg hidup diperut ikan. apa Yesus memiliki mukjizat itu?

Reply
avatar
29 Desember 2016 21.48 Delete comments

Pernyataan bapak ini yang benar...bukan pernyataan ibu itu dengan menjabarkan perumpamaan dan istilah yang membingungkan serta memyesatkan

Reply
avatar
29 Desember 2016 22.09 Delete comments

Innalillahi wa inna ilayhi rooji'uun..

Reply
avatar
29 Desember 2016 22.14 Delete comments

Nah, kalau mas mau baca di alkitab di yohanes 1:1, disitu tertulis "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah". Nah jadi Firman itu Allah sendiri. Firman itu ya Tuhan Yesus sendiri.
Lalu, mengapa Tuhan Yesus mau bersusah payah di dunia? Ya karena itulah tujuan Allah berinkarnasi menjadi manusia. Allah ingin lebih dekat dengan umatnya dengan berinkarnasi menjadi manusia, umatnya, dan kita mengenalnya dengan nama Yesus. Kalau seseorang ingin dekat dengan suatu kelompok, pasti orang tersebut terjun ke dalam kelompok tersebut dan melakukan apa yang kelompok tersebut lakukan. Sama seperti Yesus, Ia mau menjadi manusia dan berlaku seperti manusia yang merasakan senang, sedih, kelaparan, lelah,dll untuk dapat dekat dengan umatnya. CMIIW

Reply
avatar
29 Desember 2016 22.23 Delete comments

Penulisan masih banyak yg salah kok ngaku2 dari kelompok agama tertentu. Saya tau anda siapa sebenarnya anda, kelompok anda di mana saja dan apa aktivitas kelompok anda. Tulisan di atas hanya Hoax. Lebih jelas dan adil buat forum terbuka. Kalau seperti ini seperti mengambil 1 dari ratusan kucing dalam karuang, dan kita tidak mengetahui kucing yang mana yang "paling sehat dan paling baik bulunya". Tulisan saya bisa dipahami kah, kaka?

Reply
avatar
29 Desember 2016 22.43 Delete comments

Intinya jaga lisan.. Jangan menyinggung yg beda agama dg perkataan kasar. Ini NKRI dan 6 agama disini
Dan ma'af penjelasan diatas saya rasa kurang tepat, karena dalam injil pun al masih memerintahkan untuk menyembah Allah dan Dia hanyalah utusan, saya rasa itu bukan penjelmaan Tuhan, melainkan utusan untuk memberi kedamaian dan pembawa kebenaran, dan yang disalib sesungguhnya bukan beliau, melainkan sahabat yg berkhianat kepada al masih, yakni yudas .. Dan memang al masih ditarik ke langit, beliau belum benar" wafat, melainkan beliau akan diturunkan lagi oleh Tuhannya sbg sang messisah yaitu penyelamat akhir zaman dan pembawa kebenaran. Bukankah al masih berpesan sblm ditarik ke langit ad penganti beliau sbg utusan Allah dan tidaklah dari mereka diperintahkan untuk mengikuti utusan selanjutnya.
Jadi intinya semua agama itu mengajarkan kebaikan, amalkan yg ada di firman Tuhan, bukankah itu jaminan kalian untuk mendapatkan surga, dan jangan berolok - olok yg aneh yg menyakiti saudara kita.

Reply
avatar
29 Desember 2016 22.53 Delete comments

Sesat. Yang nulis bukan muslim, tp hanya mengatasnamakan muslim.

Reply
avatar
29 Desember 2016 22.55 Delete comments

saya gk yakin kalau si penulis ini orang islam( muslim). dan dari judulnya saja mustahil banget si penulis bisa skak mat habieb. tulisan yang menambah kewaspadaan mat muslim dari orang yang kurang kerjaan seperti ini.

Reply
avatar
29 Desember 2016 22.59 Delete comments

tulisan dari orang yang kurang kecerdasan. saya pribadi gk yakin si penulis orang muslim. judul yang salahkaprah!!

Reply
avatar
29 Desember 2016 23.05 Delete comments

dalam islam kami mengimani nabi isa putra dari maryam yg melahirkan tanba seorang ayah..

Reply
avatar
29 Desember 2016 23.12 Delete comments

Hello, Ijinkan saya membalas pertanyaan bapak meskipun mungkin bapak tdk bermaksud mencari informasi. Tidak mudah mengerti Tuhan yg jauh lebih tinggi dari manusia dalam segala hal. Jangankan mengerti Tuhan, mengerti jalan pikiran sesama manusia saja kita sering salah paham. Injil itu Firman yang tertulis, Tuhan Yesus adalah Firman yang hidup. Injil yang tertulis isinya tentang Tuhan Yesus. Misalnya ada buku di tulis tentang saya, dan anda membaca buku itu, kemudian saya sendiri datang bertemu anda dan anda bisa mengenal saya up-close and personal. Tuhan bisa mengampuni dosa kita dari tahtanya di sorga kalau Dia mau, tapi apakah kita akan bisa mengenal Dia? Tuhan itu adil dan murah hati. Karena keadilan TUhan maka kita manusia berdosa pantas menerima hukuman. Bayangkan anda dan saya dalam pengadilan dan terbukti berdosa dan hukumannya adalah hukuman mati, dalam hal rohani hukuman mati itu adalah neraka. Kalau Tuhan hanya Tuhan yang adil maka Tuhan itu akan sangat kejam, karena Dia akan menghukum setiap dosa apapun. Tapi bersyukur Tuhan itu juga murah hati dan kasih. Tuhan Yesus menggantikan posisi kita sebagai terhukum dan menanggung hukuman mati itu supaya kita bisa bebas. Setelah keadilan Tuhan dipuaskan maka pengampunan di tawarkan kepada setiap manusia.Disinilah unsur iman di perlukan. Semua jenis dosa, besar kecil, sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus, dan pengampunan di tawarkan kepada setiap org tdk ada perkecualian. Keadilah Tuhan pasti di jalankan sekarang terserah kita apakah kita mau menanggung hukuman itu sendiri ataukah kita percayakan (iman) pada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus menjadi manusia karena Dia menggantikan posisi manusia utk menanggung dosa manusia. Pernahkah anda berusaha menyatakan kasih kepada anak kecil? apakah anda pakai bahasa dewasa atau bahasa anak yg bisa di mengerti oleh si anak? Tuhan itu personal, Dia memakai bahasa manusia untuk menyatakan kasih dan keadilannya. Kita di ciptakan tdk sebagai robot tapi sebagai manusia yg punya kemampuan utk memilih. Sekarang terserah kita apakah kita mau percaya atau tidak, yg pasti setiap pilihan ada consequences. Semoga penjelasan saya berguna. Kiranya Tuhan memberkati bpk sekeluarga.

Reply
avatar
29 Desember 2016 23.12 Delete comments

Anda yang tidak paham apa yg anda bicarakan. Isa tidak pernah menyebut sang pencipta dengan sebutan "Allah" tetapi selalu dengan sebutan "bapa" dan lagi Adam ga di lahirkan tapi di ciptakan,dan Adam pernah berbuat dosa sedang Isa ga pernah 1 kalipun berbuat dosa jadi siapa yang lebih hebat? Saran saya kalau kamu mau ngerti agama dengan benar maka cari Alkitab orang kristen yang berbahasa aramik untuk PL( perjanjian lama) dan yg bahasa gerika koine untuk ( PL) dan kalau mau ngerti al quran cari yang asli yaitu yang lembaran Kufic codex. Ada tuh di library di al azhar kairo. Jangan hasil terbitan Indonesia

Reply
avatar
Ron
29 Desember 2016 23.20 Delete comments

Anda hrs banyak belajar dulu baru bisa mengerti. Dr komen saudara saja sdh terlihat anda tdk mengerti sama sekali tp sok tau. Itulah yg menyedihkan.
Coba belajar spt ibu Aisha, mk anda akan mengerti tanpa anda hrs berpindah keyakinan.

Reply
avatar
29 Desember 2016 23.24 Delete comments

Saya sungguh menghargai upaya pencerahan yang ibu Aisha paparkan. Dan akan lebih sempurna lagi jika seperti penjual es dawet yang menjajakan jualannya yang benar-benar lezat krn iya telah menikamtinya terlebih dahulu.

Reply
avatar
29 Desember 2016 23.26 Delete comments

Allah SWT berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَسْتَحْـيٖۤ اَنْ يَّضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوْضَةً فَمَا فَوْقَهَا ؕ فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۚ وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَيَقُوْلُوْنَ مَاذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهٖ كَثِيْرًا وَّيَهْدِيْ بِهٖ كَثِيْرًا ؕ وَمَا يُضِلُّ بِهٖۤ اِلَّا الْفٰسِقِيْنَ
"Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, "Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?" Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang dibiarkan-Nya sesat, dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik,"
(QS. Al-Baqarah: Ayat 26)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://goo.gl/MqhPUj

Reply
avatar
29 Desember 2016 23.34 Delete comments

Allah SWT berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَسْتَحْـيٖۤ اَنْ يَّضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوْضَةً فَمَا فَوْقَهَا ؕ فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۚ وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَيَقُوْلُوْنَ مَاذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهٖ كَثِيْرًا وَّيَهْدِيْ بِهٖ كَثِيْرًا ؕ وَمَا يُضِلُّ بِهٖۤ اِلَّا الْفٰسِقِيْنَ
"Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, "Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?" Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang dibiarkan-Nya sesat, dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik,"
(QS. Al-Baqarah: Ayat 26)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://goo.gl/MqhPUj

Reply
avatar
29 Desember 2016 23.37 Delete comments

Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakan itu adalah ajaran Islam aslinya yaitu ajaran tauhid umat Islam, yang mana terdapat di dalam surat Al ikhlas, ada yg mau bilang Qur`an menistakan agama lain?
Kalau kok kalimat Tuhan tidak beranak dan diperankan yang di sampaikan ke kalangan umat Islam oleh ulama kemudian dimasukkan ke ranah penistaan agama lain maka saya pastikan setiap tausiyah ulama ya akan masuk ranah penistaan agama juga tanpa terkecuali, karena memang doktrin Agama memang bertentangan atau tidak sama krn kl sama ya cm ada satu agama donk..
Contoh Tuhan itu Esa atau satu maka akan bertentangan dengan agama lain, orang yang selamat itu orang Islam maka akan berimbas hina agama lain itu tidak selamat, lantas contoh lain agama yang hak atau yang benar bagi Allah adalah hanya agama Islam, dari sini maka akan bilang kalau agama selain Islam ya itu sesat semua , dan masih banyak lagi contoh yang lain
Bukan hanya Islam saja yang ajarannya kayak begitu melainkan non Islam juga kayak gitu, misal saja masalah penebusan dosa manusia oleh yesus inikan yang beriman sama penyaliban Yesus secara logika ya juga katakan non Kristen itu masih pendosa, dll saya kurang tahu karena ajaran orang lain
Sebenarnya konteks pidato Habib Rizieq itu kan substansi nya jelas, yaitu umat Islam di larang ucapkan Natal ke umat Kristen, begitu pula ketika umat Kristen ucapkan Natal ke kita maka di suruh jawab, lam yalid walam yuulad, tuhan itu tidak beranak dan tidak diperanakkan
Lah untuk menguatkan doktrin itu lantas ditambah pakai redaksi logika bila Tuhan dilahirkan ntar persalinannya di bantu bidan dong
Maka perkataan jika Tuhan dilahirkan lantas siapa bidannya itukan bentuk ucapan mustahil ada bidan Tuhan atau dalam kata lain mustahil Tuhan itu dilahirkan

Lantas selanjutnya adalah bagian dari argumen larangan mengucapkan natal yang disampaikan oleh Habib Rizieq adalah emang benar secara bahasa itu Natal memang brarti hari kelahiran namun yang dimaksud orang Kristen Natal secara etimologi atau istilah adalaah hari kelahiran Tuhan Yesus

Jadi kita ucapkan Natal itu sama dengan ucapkan selamat atas kelahiran Tuhan Yesus
Jadi sampai saat ini saya harap umat Islam itu waspada , kita tahu kalau orang orang ternyata dengan kejadian 411 dan 212 ini gerah, tak suka atau saya katakan ada pihak pihak yang mana tak suka Islam bersatu

Ketika kita tahu motor pemersatu umat Islam adalah Habib Rizieq itu di akui atau tidak diakui, maka pihak yang tak suka tersebut maka akan cari cari kesalahan Habib Rizieq, tujuannya ya sederhana saja untuk melemahkan semangat persatuan umat Islam

Maka dari itu umat Islam harus waspada musuh begitu gerah dengan adanya aksi damai 212 kemaren, Umat Islam wajib bersatu membela habib Rizieq. Kesimpulannya musuh-musuh Islam itu lagi frustasi lihat persatuan umat Islam , lah sekenanya dituduhkan kepada habib Rizieq itu Penista Agama, ya minimal agar dunia tahu dikira mereka tak tinggal diam
Selebihnya ya gagal paham saja di pikir Tuhan tidak beranak dan diperanakan itu bukan redaksi Al Qur'an.

Ending meludah kelangit kena muka sendiri (((( Om gagal paham Om )))

Reply
avatar
29 Desember 2016 23.51 Delete comments

Hello, Injinkan saya menjawab pertanyaan bapak meskipun munking bapak tidak mencari informasi. Tidak mudah mengerti jalan pikiran Tuhan yg jauh lebih tinggi dari kita manusia. Jangankan mengerti Tuhan, mengerti jalan pikiran dan maksud sesama kita manusia saja, sering kali kita salah paham. Tuhan Yesus adalah Firman dalam bentuk manusia, sedangkan injil itu Firman dalam bentuk tulisan. Injil itu tulisan tentang Tuhan Yesus. Misalnya ada buku di tulis ttg saya, dan anda membaca buku ini, kemudian saya datang bertemu anda, anda mengenal saya bukan hanya dari buku tapi juga up-close and personal. Kira2 spt itulah Tuhan Yesus datang sbg manusia supaya manusia bisa mengenal TUhan up-close and personal. TUhan itu suci dan adil, karena itu setiap dosa pasti di hukum. Kita semua manusia berdosa. Di pengadilan Tuhan, anda dan saya terbukti berdosa, dan hukumannya adalah hukuman mati, neraka. Kalau Tuhan hanya adil, Tuhan itu kejam. Tapi bersyukur Tuhan juga kasih dan murah hati. Tuhan Yesus mengambil posisi kita sebagai terhukum dan menanggung hukuman mati itu supaya anda dan saya dapat di bebaskan dari hukuman. Setelah keadilan Tuhan di puaskan maka pengampunan di tawarkan kepada setiap orang tanpa kecuali. Disinilah unsur iman di perlukan. Keadilan Tuhan pasti di tegakkan, skg terserah kita apakah kita mau menanggung hukuman itu sendiri (masuk neraka) ataukah mempercayakan hukuman ini pada Tuhan Yesus (bebas dari neraka-masuk sorga). Kita di ciptakan tdk sebagai robot tapi diberi kemampuan utk memilih. Yg pasti setiap pilihan ada consequences nya. Kenapa Tuhan Yesus menjadi manusia? karena Dia menggantikan posisi kita manusia. Secara physic memang Dia di bunuh oleh manusia tapi secara rohani Dia menggantikan posisi kita sebagai terhukum. Kenapa Tuhan tdk mengampuni kita dari tahtanya? Bisa saja kalau Tuhan mau. Tapi itulagi, keadilanNya mesti di puaskan. HukumNya mesti di tegakkan. Pernahkah anda berusaha menjelaskan kasih anda kepada anak kecil? apakah anda akan memakai bahasa orang dewasa atau bahasa si anak yg bisa di mengerti oleh si anak? Saya duga pasti memakai bahasa si anak. Kira2 begitulah Tuhan Yesus mau report2 meninggalkan sorga, menjadi manusia dan hidup sbg manusia supaya manusia mengenal Tuhan. Banyak sekali aspects kenapa Tuhan menjadi manusia, penjelasan saya hanya sebagian inti saja. Kalau ingin tahu boleh bisa cari tahu lagi, tapi kalau hanya utk menkritik...yah silahkan juga, karena tdk akan habis2nya. Kiranya Tuhan memberkati bapak sekeluarga.

Reply
avatar
30 Desember 2016 00.06 Delete comments

Skak mat? Skak mat apaan? diskusi ama habib aja nggak pernah. Klu opini itu mungkin lah...

Reply
avatar
30 Desember 2016 00.23 Delete comments

Skak mat? Skak mat apaan? Diskusi ama habib aja nggak pernah apalagi debat. Tapi opini demikian bolehlah sebagai perbandingan, namun landasan ilmu yg sejatinya berdasarkan kitab suci masing-masing umat tanpa memaksa kpd golongan umat lainnya.
Sedang pendapat habib itu diucapkan karena ia berada di majelis muslim, dan banyak juga para pendeta juga berkata miring tentang islam dalam khutbahnya, toh nggak dibahas sepanasnya habib rizieq.
Itulah manusia tempatnya salah dan lupa

Reply
avatar
30 Desember 2016 00.25 Delete comments

Tepo seliro kata orang Jawa... Saling menghormati karena satu Negara saling tolong menolong sesama umat manusia apapun agamanya... Klo urusan keyakinan lakum di nukum waliyadin bagimu agamamu bagiku agamaku.. Gak ush diributin yg kristiani yah silahkan menyembah apa yg diyakini yang muslim jg sembahlah apa yag diyakini(Allah SWt) mba aisa jg yg dapat pemahaman hormati saja karena kontek keilmuan kita berbeda tergantung pemahaman manusianya sendiri belajar apa... Karena ilmu itu datangnya yah dari yang Maha Kuasa....sama dgn yg koment menurut pandangan keilmuan masing2...mudah2an selalu dapat hidayah dan taufiknya termasuk saya. Begitu pokoknya jadilah islam islam Indonesia jadilah krinten kristen Indonesia jadilah buda buda Indonesia jadilah hindu hindu indonesian.... Kenapa demikian karena adat istiadat kita berbeda denga bangsa luar... Tanks all of you keep together..

Reply
avatar
30 Desember 2016 00.33 Delete comments

Betul, Bapak. Nah, perlu kita tinjau kembali bahwa Allah adalah maha. Tentu Dia maha kuasa, maha hadir, maha penyayang. Ingat pula, Dia maha adil. Tidak mungkin dia kompromi dengan dosa yang dilakukan oleh manusia. Hukuman atas dosa ialah maut. Nah, Dia pun maha pengasih. Karena kasih-Nya, Dia menggantikan hukuman atas dosa yang dilakukan oleh manusia, membuat manusia bersih dan selamat dari hukuman maut.

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.03 Delete comments

Kayak ente paling paham aja sama isi pikiran atau cara kerja TUHAN agama lain. Skr gini aja, Kalau TUHAN ente super, kenapa ente masih dibumi ini? Kenapa masih harus menunggu nanti mati mungkin karena penyakit, atau mati karena dibunuh, atau bahkan bunuh diri. Kenapa gak langsung angkat ente ke surga aja? Kan beres tuh. Gaperlu neraka, kan tinggal ampuni dosa ente juga toh? Jangan2 mau jadi the next TUHAN ya ente? Bisa tau pikiran TUHAN.

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.21 Delete comments

klw kita ingin masuk surga ya.... beriman saja pada pencipta entah bagaimana pandangan anda terhadap anutan anda. itulah yang benar.
jika anda muslim maka kuatkanlah iman anda pada keyakinan anda tidak perlu repot mengurus iman orang lain, begitupun sebaliknay jika anda kristiani tidak perlu repot mengatakan macam macam toh pada akirnya yang menyelamatkan manusia adalah imannya pada allah / pada penciptanya bukan agamanya yang menyelamatkan . nabi nabi adam, ibrahim, yusub isa dll kan juga nabi nabi orang kristiani dan muslim. dalam kitab kristiani nabi yg datang pada akhir jaman adalah cuman isa al masih / yessus untuk menghakimi semua umat, begitupun di dalam islam . jadi tidak perlu repot repot berdebat. jika mba aisah pandangannya demikian kenapa kita harus repot jika kita repot malah nanti hati kita jadi ngak karuan.. eeeeeeee gitu aja kok repot...

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.22 Delete comments

Mas sopian, pertanyaan anda sama dg pertanyaan habib riziek: "trus bidannya siapa?"
Maksud saya, pertanyaannya dangkal skali. Anda perlu 2 s.k.s utk mendapatkan jawabannya. Silahkan datang ke gereja bertemu dg pendeta/pastor. Jawabannya ada di sana.

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.29 Delete comments

And tidak diharapkan untuk mendukung, tetapi untuk menghargai.

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.30 Delete comments

And tidak diharapkan untuk mendukung, tetapi untuk menghargai.

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.30 Delete comments

jika negara ini tidak lagi memandang pancasila sebagai dasar negara dan tidak lagi menghargai ada agama agama lain selain muslim , maka rubah saja dasar negaranya dan jadikanlah negara muslim dan relakanlah daerah daerah seperti aceh, Timor, Borneo , sulawesi ,Maluku bahkan Papua untuk merdeka seperti dahulu kala, biar jawa sajlah yang menjadi indonesia.

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.33 Delete comments

Anda memposisikan maryam/maria sejajar dg Muhammad SAW..... yesus/Isa as....sejajar dg Kalimatullah/Al Qur'an... lantas... injil/bibel...sejajar dg apa???...mhn pencerahan bu... tks

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.34 Delete comments

Pertanyaan anda hanya bisa terjawab kalau anda mencari jawabannya secara medalam. Jadi percuma anda bertanya/menolak sesuatu yang di luar pemahaman anda.

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.37 Delete comments

Anda memposisikan maryam/maria sejajar dg Muhammad SAW..... yesus/Isa as....sejajar dg Kalimatullah/Al Qur'an... lantas... injil/bibel...sejajar dg apa???...mhn pencerahan bu... tks

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.40 Delete comments

Yesus bukan cuma menghidupkan orang mati, dia sendiri bangkit Dari kematian. Adakah nabi yang sudah ada ketika Tuhan menciptakan dunia? Yesus ada bahkan sebelum dunia diciptakan.

Reply
avatar
30 Desember 2016 01.45 Delete comments

Salah tidaknya ITU madalah keyakinan masing2. Penulis hanya menjelaskan agar teman yang mengolok2 bisa lebih menghargai. Toh kebenaran sesungguhnya hanya ADA pada Yang Maha Kuasa.

Reply
avatar
30 Desember 2016 02.45 Delete comments

Ini yang bikin status harusnya diskusi dengan Umi Irene yang nota bene mantan biarawati, dari pada koar2 membela yesus sebagai Tuhan.

Reply
avatar
30 Desember 2016 04.00 Delete comments

Maaf buat saudaraku jika ada penulisan ini yang salah dan kurang berkenan. Horas!!!

Jika kita semua seperti ini terus menyalahkan, membenarkan, dunia pun akan tetap pada ambang kehancuran dan segera hancur.

Membenarkan pengetahuan sendiri tanpa toleransi antara perbedaan keyakinan, menyalahkan tanpa fakta yang belum kita lihat asli. Masing - masing memegang pengetahuan sendiri seakan - akan pengetahuanmulah yang paling benar dan sudah terbukti kenyataannya. Sementar itu kita hanya keturunan manusia pertama yang sangat jauh perbedaan waktunya.

Ketika ada orang yang berniat baik belum tentu benar dimata orang yang melihat dari segi pemikiran sendiri. Karna manusia terlahir dari dosa, iri hati, dengki, serakah, ketidakpuasan, kekejian, kemunafikan, dan hal - hal lainnya yang berbau dosa. Tetapi, dari zaman ke zaman beberapa pendahulu dalam tokoh di kitab suci ingin memperbaiki masalah kepribadian manusia berawal Allah yang telah mengampuni manusia yang berdosa. Dan nabi - nabi yang berjuang untuk perdamaian manusia agar manusia melakukan keinginan Sang Pencipta alam semesta, selalu saja terjadi kegagalan. Itu semua diri kita tanpa kita sadari mengikuti kehendak iblis. Mengalaskan kepercayaan masing - masing agar mendapatkan sebuah kemenangan dari kepercayaan yang dianut. Jangan munafik, akui saja dalam hati.

Kenapa sangat sulit untuk menghargai perbedaan kepercayaan antara umat beragama? Kenapa selalu ada cela kesalahan yang dilihat walau se-apik mungkin tata bahasa yang dirangkai? Kenapa tidak bisa menerima anggapan orang lain dan itu tidak merugikan walau hasilnya tetap dipandang merugikan dilain pihak? Dan beribu pertanyaan lainya yang menyangkut kepercayaan.
Jawabannya cuma satu, keegoisan manusia yang terlalu angkuh dengan hasil buah pemikirannya sehingga beranggapan yang dipaparkan merasa sudah benar.

Saya punya pertanyaan untuk semua saudaraku yang tertarik untuk menjawabnya.
Apakah kita sudah merasa baik dengan apa yang kita lakukan dan sudah merasa benar dimata Tuhan apa yang kita perbuat dari buah pengetahuan kita, baik dari segi firman dan kehidupan kita?
Jika kita menjawab sudah baik dan benar, kita sudah mendahului pemikiran Tuhan. Jika kita mengatakan TIDAK berarti kita tidak percaya firman. Mohon diperhatikan baik - baik dab renungkun untuk bagian paragrap ini agar tidak salah persepsi.

Untuk itu teman teman, marilah kita saling mengingatkan baik untuk yg seiman maupun tidak agar tidak melakukan perbuatan dosa yang merugikan manusia. Saling menghargai perbedaan kepercayaan. Saling mengasihi, menolong dan merangkul satu sama lain. Agar kita merasa sudah siap jika dihadapkan dengan akhirat. Dan kita semua punya satu tujuan yang tidak bisa dielakkan "kematian".

Untuk sementara waktu, kita harus jadi manusia yang sesuai firman Tuhan bagi masing - masing kepercayaan kita. Dan jadi bangsa yang erat dalam tali persaudaraan pada Bhineka Tunggal Ika. Sambil menunggu kedatangan Yesus Kristus/ Nabi Isa Almasih untuk kedua kalinya, berjaga - jagalah.


Ciptakan perdamaian dalam sebuah perbedaan.
Salam Merah Putih!!!

Reply
avatar
30 Desember 2016 05.10 Delete comments

islam dan kristen bukan musuh walau tidak sama

Reply
avatar
30 Desember 2016 05.16 Delete comments

Penjelasan bu aisha hanya menurut logika manusia, mestinya dasarnya harus dijelaskan dr alkitab yg infonya benar2 dari perkataan atau penjelasan dari Tuhan.seperti apa dasar bu aisha bs mengatakan Yesus reinkarnasi dr Tuhan.. Koq tahu? Apa anda pernah dapat bocoran dari malaikat atau zat maha Agung yg bs memerintahkan proses reinkarnasi, kalau di Al Quran menyampaikan nabi Isa as adalah seorang Rosul ya harus wajib percaya krn sumber info dari firman Allah swt yg maha tahu dan penciptanya. Mungkin da yg punya pendapat lain kalau Yesus adalah sosok malaikat yg diutus Tuhan dan menjelma manusia tanpa dasar kuat sumber dr mana dan ada yang sependapat...berarti bobotnya sama dg pendapat atau teori bu anisa?

Reply
avatar
30 Desember 2016 06.16 Delete comments

Inna dinna 'indallohil ISLAM. "sesunguhnya agama disisi Allah hanyala Islam". Agama yg sempurna yang di bawa oleh nabi Muhammad SAW, yang menyempurnakan ajaran2/agama2 samawi yang di bawa oleh nabi nabi terdahulu. Tinggal kita ssbagai manusia memilih yang mana?! Tentunya sebagai manusia yang ingin beruntung akan memilih dan mengimani ajaran yang telah sempurna. Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada kita serta mengampuni dosa dosa kita. Amiin ya Rabbal 'alamin.

Reply
avatar
30 Desember 2016 06.45 Delete comments

Saya salut dengan ibu ini begitu indahnya membelokan islam

Reply
avatar
30 Desember 2016 07.33 Delete comments

Hahaha, nampak kali yg mnulis ini muslim palsu. Ibu irene, pak waloni, dan mualaf lain akan ketawa lucu liat kedangkalan otak penulis. Klo isa itu jelmaan tuhan yg menjadi manusia kenapa yg km sembah manusianya dan emaknya???? Tuhannya donk yg disembah. Siapa? Allah ajawajjala, Tuhan kami umat muslim jg. Terus kalian mengimani zabur dan taurat sbagai Firman Allah, apakah kalian mengimani Alquran jg sbagai Firman Allah????? Bahasa penulis kelihatan cerdas dan bijaksana tp sesungguhnya menyesatkan....

Reply
avatar
30 Desember 2016 07.36 Delete comments

Tanda-tanda sdh menipisnya kadar iman seseorang. Dakwah kok diperguncingkan... Astaghfirullah

Reply
avatar
30 Desember 2016 07.41 Delete comments

Mungkin sy bkn Siapa*.tapi mnrut sy ibu* bpk*! In kn hanya soal kainaman sj, Nd usah trlalu d bahas... Org miskin Bnyak yg perlu d Bantu korban bencana. Semua lbih mmbutuhkn Nagara in dr pada perdbatan YG tdk pnting in... Ehehhe

Reply
avatar
30 Desember 2016 07.47 Delete comments

Ha ha ha ha......
Berikan satu ayat saja dalam injil yang menyatakan bahwa yesus adalah inkarnasi dari Tuhan.
Silahkan tunjukkan..jika tidak...
HOAX.....

Reply
avatar
30 Desember 2016 07.52 Delete comments

ceramah Habib itu dikhususkan kpd kami muslim, dgn analogi untuk mempermudah pemahaman umum, krn itu memang keyakinan kami, lucu klo diprotes, keyakinan temen2 berbeda sok lah, silahkan aja... keyakinan kamu silahkan pakai, keyakinan kami biarkan... kan itu damai, kami sangat menghormati kebhinnekaan...

Reply
avatar
30 Desember 2016 08.03 Delete comments

Hahhaha...mba2. .itulah yg dalam islam di sebut sifat 20...tahu sifat 20 mba? Kalo tau pasti ngk akan beragumen seperti diatas. Yuk..ngaji lgi yuk...tapi ingetttt dalam ketauhidan islam ya mba. . . Dan memang benar...SEORNG MUSLIMIN YA TOAT ITU LEBIH KERISTEN DARI PADA SEORNG NASRANI.

Reply
avatar
30 Desember 2016 08.05 Delete comments

anehnya penulis ini meminta kita membaca dengan cara melepas kacamata islam kita.. sangat salah besar.. kita orang muslim wajib meyakini apa yg jadi firman Allah dan hadist rosulullah.. sudah jelas mereka kaum yang meyakini trinitas.. tuhannya Allah, bunda maria dan roh kudus. Dan firman Allah Subhannallahu wa ta'ala mengenai trinitas ada jelas di Surah Al maidah dan Al anam. Untuk bu aisyah, nama anda sudah sangat bagus, tapi mohon keimanan ibu juga harus dikoreksi kembali jangan sampai jadi muslim yang munafik bu.. saya ingin ibu memperbaiki tulisan ibu kembali.. karena hukum di akhirat soal pertanggungjawaban keimanan di depan Allah jauhlah sangat berat.. jangan sampai kita jadi muslim dg pemahamn liberal.. semoga kita selalu dibekali ilmu yang HAQ dan diberi hidayah Allah Subhannallahu Wa Ta'ala. Dan dimatikan dalam keadaan iman islam didalam jiwa dan jangan sampai dicabut keimanan itu (su'ul khotimah).

Reply
avatar
30 Desember 2016 08.10 Delete comments

sejauh pengetahuan saya ..
islam dan nasrani itu berjalan berdampingan ..
sama sama mengimani Yesus ..
hanya letak perbedaan nya ..
Islam Mengimani Yesus (Nabi Isa A.S) sebagai Nabi Utusan Allah
Nasrani Mengimani Yesus Sebagai Tuhan ..
maka dari itu tidak sepantasnya Rizieq Sihab berkata demikian, karena dalam Al-Qur'an pun disebut "Untukku Agamaku -Untukmu Agamamu"..

Reply
avatar
30 Desember 2016 08.20 Delete comments

Mohon maaf, anda keliru memahami keyakinan umat kristen.
Dalam Kitab Injil Yohanes 13 : 13 & 14 jelas disebutkan bahwa "Yesus adalah Tuhan".

Reply
avatar
30 Desember 2016 08.23 Delete comments

Dalam Kitab Injil Yohanes 13:13 & 14 jelas disebutkan bahwa "Yesus adalah Tuhan".

Reply
avatar
30 Desember 2016 09.06 Delete comments

DUNIA INI AMAN SENTOSA JIKA PEMAHAMAN SEMUA UMAT MUSLIM SEPERTI IBU... KASIH KARUNIA ALLAH SELALU MENYERTAI IBU DAN KELUARGA.

Reply
avatar
30 Desember 2016 09.09 Delete comments

JIKA PEMAHAMAN SEMUA UMAT MUSLIM SEPERTI IBU AISHA NURRAMDHANI... ALANGKAH INDAHNYA KITA HIDUP BERDAMPINGAN DIDUNIA YANG FANA INI... KASIH KARUNIA ALLAH SELALU MENYERTAI IBU DAN KELUARGA. AMIN

Reply
avatar
30 Desember 2016 09.24 Delete comments

sangat tidak setuju ... Yesus=Quran ... tapi islam tidak menyebut quran sebagai tuhan. Quran ya kalam Alloh, Tuhan Semest Alam. Kalau Yesus merupakan firman Tuhan, ya cukaup disebut firmanNya saja (dalam islam cukup disebut sebagai Nabi/Utusan Tuhan)bukan Tuhan

Reply
avatar
30 Desember 2016 09.29 Delete comments

Betul pak mungkin dia bljr agama islam di las vegas pulang2 jd muslim liberal

Reply
avatar
30 Desember 2016 09.29 Delete comments

Inti nya ada dananya , Semua karna Pilkada , mau menjatuhkan Presiden Jokowi ,membuat Negara tidak aman karna saling membenci antar suku dan agama , isu agama di tebar , agar membuat saudara sebangsa setanah air saling membenci , biar lah kita dengan iman kita masing masing , bukan menertawakan agama lain , belum tentu surga punya mu , Bagiku agama ku dan bagimu agamamu , kenapa baru sekarang disaat Bangsa mulai makmur , pemerataan Pembangunan di Indonesia Timur sampai Barat , Ujung utara sampai ujung Selatan , Ada yang ga bisa Kolusi dan korupsi lagi di era Presiden Jokowi

Reply
avatar
30 Desember 2016 09.36 Delete comments

Betul pak bambang mungkin dia bljr islam di eropa pulng2 jd liberal.salam ukhuwa

Reply
avatar
30 Desember 2016 09.45 Delete comments

terimakasih penjelasa Aisah, Saya merasa sagat bahagia kalau seorang muslim dapat memahami ke imanan orang Kristen. semoga tuhan maha esa selaluh menberkatimu untuk menciptakan kerukunan antara umat beragama.

aku ingin mengatakan Iman kristen bukanlah menpercaya sesuatuh yang hampah tapi, sesuatu yang benaran ada didunia yang nyata dan dan dunia lain.

Contoh kecil saja menurut keyakinan iman Kristiani manusia di ciptakan tuhan menurut gambar dan citranya, Jadi semua manusia itu gambar Allah, kalau kita menhormati pencipta kita, seharusnya hormatih gambarnya yaitu Manusia, jangan menhina satu sama yang lain, apalagi menbunuh bagi umat kristiani tindakan ini tidak dibenarkan dengan alasan apapun.

Reply
avatar
30 Desember 2016 10.26 Delete comments

smpean tdk bisa menyamakan dua perspektif yg brbeda dalam satu cara, perspektif pertama, islam menganggap isa adalah nabi, prsepektif kedua kristiani menganggap isa adalah tuhan, anda tdak boleh menyimpulkan keduax menjadi satu kesatuan, krna pandanganx sudah berbeda

Reply
avatar
30 Desember 2016 10.47 Delete comments

Nik Matnya Dibex up Pohon Dunia & Akhirat !! Mau ???wa/sms 081805724952. Klik

www.manfaatpenghijauan.com/refferer/FB1705839
www.bisnismanfaatpenghijauan.com

Reply
avatar
30 Desember 2016 11.05 Delete comments

sudah rumus kalau dosa itu masuk neraka,..tidak ada yang bisa menebus kecuali Alah sendiri.pengampunan melalui pengorbanan,..itulah harga yg harus dibayar,..dengan perbuatan baik ataupun amal tidak cukup bagi iman kristen.

Reply
avatar
30 Desember 2016 11.09 Delete comments

Krn Tuhan ingin merasakan langsung bercengkrama dengan umatnya, karena sangkin sayangnya Dia
Blusukan bahasa gaulnya..
Tapi apapun alasanNya, Tuhan lah yg lebih tau
Hehehe..
Iman Kristen itu unik bang Sagala..
Tapi ajarannya MUTLAK, ga neko2, ga pake syarat..
Susah ngikutinya, tapi jaminannya Surga..
Kita ga boleh membunuh manusia dengan alasan apapun, krna yg ciptain Tuhan (yg pemilik hidup kita)..
Malah klw ditampar doank kitanya, kasih pipi satu lagi..
Susahkan? Memang..
Tapi klw janjinya surga, knapa tidak..
Kita tidak boleh menikahi lebih dari 1 wanita, apalagi cerai..
Apapun alasannya..
Kita tidak perlu membela Tuhan kita, krna Dia lebih berkuasa dari kita..
Sesama kita lah yg perlu kita bela..

Reply
avatar
30 Desember 2016 11.09 Delete comments

saya suka pernyataan anda MHD Sopian Sagala.
jika Anda tidak percaya itu hak saudara. pada mulanya adalah Firman. dan Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu teelah menjadi manusia dan diam diantara kita, dan kami telah melihat kemuliaannya. Injil itu adalah Kabar baik. kabar tentang Yesus yang adalah Tuhan jadi manusia untuk menebus manusia dari hukuman dosa. mengapa Yesus harus mati untuk pengampunan dosa. Sebab Allah itu adalah Kasih dan jg adil.
dalam kasih tentu Dia tidak mau kalau manusia itu binasa. tp dalam keadilan-Nya manusia itu harus binasa oleh karena dosa. sebab semua manusia telah berbuat dosa dan upah dosa adalah maut. ini suatu dilema. bagaimana menyatukan kasih dan adil (Nya) bagi seorang ayah sekaligus sebagai hakim bagi anaknya? oleh karena itu Dia (Allah) hrs menjadi manusia utuk menggantikan manusia dari Murka Allah. dengan cara mati disalib. diatas kayu Salib Allah menghukum manusia. dan Yesuslah yg menanggungnya. sebab Dia (Yesus) yang tidak mengenal Dosa telah dibuat menjadi dosa supaya manusia tidak jadi dihukum. oleh karena itu barang siapa yang percaya kepadaNya sebagai Tuhan dan Juruslamat tidak binasa tetapi beroleh hidup kekal.
sy tidak menjaddikan anda kkristen. Roh Kuduslah yang menghendaki dan melakukannya.
oh iya dia bukan Tuhan yang menyangkal diri-Nya sehingga dalam pengampunan tak perlu repot2. tidak ada pengampunan tanpa penumpahan darah. dan darah Yesuslah yang dipersembahkan untuk itu.
Tuhan memberkatimu.

Reply
avatar
30 Desember 2016 11.47 Delete comments

hehehe coba bro lahir dari orang tua yg beragama Kristen, pasti bro bertanya tentang Nabi Muhammad berdasarkan pandangan kristiani !
Hidup ini berat bro . .
pandangan Islam tentang kristen - kan dia Tuhan kenapa repot2 jadi manusia dan rela di siksa dan di salib oleh manusia untuk mengampuni dosa, cukup ampuni dosanya kan beres. (pemikiran dangkal)

pandangan Kristen tentang Islam - kenapa ALLAH tidak pernah datang sendiri ke Muhammad? kenapa harus perantara jibril,kan kekasih ALLAH kok harus di comblangin sama Jibril ? kan sebelumnya ALLAH selalu hadir tanpa perantara pada Nabi2 sebelumnya.(pemikiran dangkal)

Reply
avatar
30 Desember 2016 11.53 Delete comments

Kristiansyah Jdarista
Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia
We pernah buat layangan..dan we gak mau jadi layangan untuk merasakan terbang dan lego dikejar" orang" sepeti apa.. We cukup mengendalikanya dan kalw layang" itu gak bisa d kendalikan we buang ke tong sampah kalw layang" itu bisa dikendalikan dan terbang dgn indah we simpan di kamar we..apa lagi kalw we punya kekuatan bisa terbang mungkin we bisa terbang bareng layangan we ngapain harus jadi layangan... Wkwkwk ngomong apa we ini.. Maklumlah kangen sama layangan �

Reply
avatar
30 Desember 2016 12.01 Delete comments

Biar sudah dijelasin seperti ini pun, mereka yang gagal paham, Tetap tak mau mengerti,,

Reply
avatar
30 Desember 2016 12.09 Delete comments

Trimakasih ibu Aisha,,kiranya penjelasan ibu ini dapat memberi pemahaman dalam untk kita umat beragama suapaya dpat saling mengerti menyayangi dan menghargai sati dengan yg lainnya sesuai semboyan bangsa kita. Tambahan sedikit, Tuhan itu menjelma dan mengambil rupa sebagai manusia yaitu Yesus Kristus itu sesungguhnya hal yg mendekatkan dengan manusia yg dapat memberi teladan dalam setiap perbuatan baik dimulai mengajari utk saling mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri kmudian blajar mengasihi ALLAH tanpa bersungut2 itu juga diajarkan oleh DIA, hinggan masih banyaknya kekejian manusia swaktu IA didunia dan membuat Yesus(Tuhan) sedih dan akhirnya dengan itu segala perbuatan itu ditanggungnya dengan mati diatas kayu salib dan dikubur kmudian bangkit kmbali dgan dibangkitkan lagi oleh Malaikat Tuhan menyatakan bahwa dialah anak Allah. Dia turun kedunia, utk mnunjukkan kasihNya serta tladan bagi umat manusia.

Reply
avatar
30 Desember 2016 12.12 Delete comments

analogi yg menyesatkan mungkin lebih tepat ya

Reply
avatar
30 Desember 2016 12.13 Delete comments

analogi yg menyesatkan mungkin lebih tepat ya

Reply
avatar
30 Desember 2016 12.16 Delete comments

dari kacamata kristen? anda orang kristen?

Reply
avatar
30 Desember 2016 12.27 Delete comments

Kalau yesus disandangkan dengan quran , maka dimanakah kedudukan injil ? Dimanakah kedudukan allah ?
Seandainya kamu hidup di zaman rosul dan menjelaskan hal ini pada manusia di zaman itu. Saya akan sangat yakin anda tidak diakui sebagai umatnya. 1. Anda lebih toleran kepada umat nasrani daripada seiman, anda mencemooh seiman dan sangat memahami nashrani. 2. Kamu mempelajari dasar2 ketuhanan nasrani atas perintah alquran dan hadist yang mana ?? Menyedihkan ..

Reply
avatar
30 Desember 2016 12.35 Delete comments

Umat Kristen tdk perlu marah atas segala hinaan org yg tdk mengerti Yesus atau karena benci kpd Yesus, Yesus tdk butuh pembelaan manusua, yg diinginkan Yesus adalah manusia hidup dgn rendah hati,tdk pemarah, tdk pendendam, mau mengampuni, tdk membalas kejahatan dgn kejahatan tapi hrs mendoakan mereka agar kembali kejalan Tuhan, Ingat akan tiba hari Penghakiman .

Reply
avatar
30 Desember 2016 13.18 Delete comments

Haha....Anda mmang sudah buta hatinya, pahami dlu isi artikel diatas ya?? justru dia sendirilah ALLAH itu, yg merubah wujud jd manusia, nih dia kwan ayatnya
Yohanes 8:58
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."

Reply
avatar
«Terlama   ‹Lebih tua   201 – 400 dari 677   Lebih baru›   Terbaru»