Infomenia

Sabtu, 02 Juni 2018

Viral Di Medsos, Beredar Surat dari Lurah Di Jakarta Minta Zakat Satu RT Rp 1 Juta!

Usai Air Tinja & Pohon Imitasi Di Trotoar, Kini Muncul Lurah Di Jakarta Patok Zakat Satu RT Rp 1 Juta, Viral Di Medsos

Infomenia.net -  Pemprov DKI menerbitkan Seruan Gubernur Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penunaian Zakat, Infaq, Shadaqah dan Amal Sosial Para Pengusaha (Perorangan dan Perusahaan) dan Masyarakat Umum.

Setelah seruan gubernur ini terbit, di sosial media viral sebuah foto berisi surat edaran dari Kelurahan Cilandak Barat kepada para ketua RT Se-Kelurahan Cilandak Barat.

Dalam surat tersebut terdapat permintaan agar semua Ketua RT mengumpulkan Dana Bazis Map Ramadhan kepada warga, minimal Rp 1 juta dan ada ancaman denda Rp 1 juta.

Begini bunyi surat edaran Lurah Cilandak Barat Agus Gunawan yang ditujukan kepada seluruh Ketua RT Kelurahan Cilandak Barat:

Menindaklanjuti Seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 07 Tahun 2018 tentang Gerakan amal sosial Ramadhan Tahun 1439 H/2018 M dengan ini mohon kerjasama Para Ketua RT se Kelurahan Cilandak Barat, untuk mengumpulkan Dana Bazis Map Gerakan Ramadhan kepada warga.

Dana Bazis Map Gerakan Ramadhan tersebut dapat dikembalikan ke Kelurahan paling lambat 25 Juli 2018, dengan minimal Rp.1.000.000,- , dan jika Map Gerakan Ramadhan hilang maka dikenakan denda sebesar Rp.1.000.000,-.

Demikian edaran ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih

Lurah Cilandak Barat

Agus Gunawan

Berapa netizen kemudian mengunggah hal tersebut ke twitter.

@Aryprasetyo85:

Ini serius?
Kenapa malah RT palak 1 juta dgn embel2 zakat?

Plus klo mapnya hilang harus bayar denda rp 1 juta

Bknya dlu saat kampanye di janjiin 1 rt 1M?

Awas yaaa ntr ngeles lgi klo ini kbijakan pemerintah sblom nya



Namun @MarikaRahman_ menilai lurah yang menerbitkan surat itu yang salah, bukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

@MarikaRahman_:

Ini juga yg salah Lurah nya....
Zakat Infak Sadaqoh itu kerelaan malah dipatok 1 juta, ada denda pula 1 juta!
Ini namanya PUNGLI...
Gubenur gak mungkin lah berbuat salah...


Hingga berita ini dilansir belum diperoleh konfirmasi dari Pemprov DKI.(twitter & tribunnews.com)



Comments
0 Comments

0 komentar