Infomenia

Sabtu, 30 Juni 2018

Pesan Menyentuh Ridwan Kamil ke Guru yang 'Dipecat' karena Memilihnya


 Hasil gambar untuk pesan menyentuh ridwan kamil ke guru yang dipecat
Infomenia.net - Cagub Jabar, Ridwan Kamil, tersentuh dengan cerita Rabiatul Adawiyah, guru yang dipecat karena memilih Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. Dia berjanji mencarikan pekerjaan untuk Rabiatul.

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengunggah screenshot berita detikcom tentang Rabiatul di Instagram, Jumat (29/6/2018). Dia berterima kasih dan meminta Rabiatul sabar.

"Ibu Rabiatul Adawiyah, warga Jati Asih Bekasi, saya menghaturkan terima kasih karena hati nurani dan jari ibu sudah memilih saya kemarin. Tanpa diduga Konsekuensinya ternyata ibu diberhentikan oleh sekolah tempat ibu mengajar hanya dengan via WA, hanya karena beda coblosan dengan arahan sekolah. Sabaaar ya bu," tulis Emil di Instagram.

Emil meyakini bahwa pertolongan Allah akan hadir untuk Rabiatul yang mendapat cobaan. Bagi Emil, sikap Rabiatul yang memaafkan pihak sekolah menjadi teladan.

"Ibu juga orang baik karena sudah memaafkan mereka yang melanggar hak asasi ibu. Akhlak Ibu lah yang akan selalu kami jadikan contoh dan teladan," ungkapnya. 


Pesan Menyentuh Ridwan Kamil ke Guru yang 'Dipecat' karena MemilihnyaFoto: Rabiatul Adawiyah, guru pemilih Ridwan Kamil yang dipecat (Isal Mawardi/detikcom)


Emil juga berjanji mencarikan pekerjaan untuk Rabiatul. Seperti sebelumnya diberitakan, Rabiatul memilih untuk tidak kembali ke sekolah yang memecatnya meski diajak kembali mengajar.

"Insya Allah nanti saya sepenuh hati bantu untuk mencarikan ibu pekerjaan di tempat yang ibu nyaman lahir batin. Hatur nuhun pisan untuk pengorbanannya. Cerita Ibu ini tidak akan pernah saya lupakan. Dan menjadi penyemangat agar saya selalu amanah dan menjaga kepercayaan mereka yang berkorban untuk keyakinannya menitipkan mimpinya kepada saya. Hatur Nuhun," tutup Emil.



Hasil gambar untuk pesan menyentuh ridwan kamil ke guru yang dipecat
Guru pemilih Ridwan Kamil di Bekasi yang viral.

Sebelumnya diberitakan, cerita tentang Rabiatul yang dipecat karena berbeda pilihan politik ini terungkap lewat percakapan grup Whatsapp yang viral. Pihak SDIT Darul Maza mengatakan hal ini adalah kesalahpahaman komunikasi via Whatsapp. Salah seorang guru bernama Tri menduga ada faktor emosi berbicara sehingga salah paham. Tri juga menegaskan tidak ada arahan dari pihak sekolah untuk memilih salah satu calon.

"Saya bisa sampaikan semua yang terjadi sudah selesai, sudah tidak ada masalah apapun, sudah clear, sudah diselesaikan dengan musyawarah. Itu hanya kesalahpahaman. Tidak ada yang dipecat atau di-PHK," kata Tri saat ditemui di SDIT Darul Maza di Jl Gapin, Jatiasih, Bekasi, Jumat (29/6/2018).

Sementara itu, Rabiatul mengaku sudah ditemui pihak sekolah yang meminta maaf dan memintanya kembali mengajar. Namun, dia menolak.

"Untuk (bekerja) di tempat yang semula sepertinya tidak. Karena saya di situ (chat WA), bahasanya saya sudah tidak satu misi dan visi lagi (dengan yayasan). Saya sudah tidak di situ lagi dan saya lebih memilih kerja di tempat lain," ucap Rabiatul.


(detik.com)

Comments
0 Comments

0 komentar