Infomenia

Rabu, 07 Maret 2018

Geram! Isu PKI Yang Disebarkan Bikin Anak Bungsu Aidit Angkat Bicara, Begini Komentar Pedasnya

 Ilham Aidit

Infomenia.net - Berita-berita hoax mengenai kebangkitan PKI dan komunisme kembali marak di linimasa media sosial. Salah satu penyebarnya adalah kelompok Muslim Cyber Army (MCA) yang belum lama ini ditangkap polisi.

Menanggapi hal itu, Ilham Aidit, anak bungsu dari mantan Ketua Umum PKI‎ Dipa Nusantara Aidit, berharap pihak kepolisian dapat menangkap semua penyebar hoax mengenai PKI. Bukan hanya dari MCA saja.

"‎Jadi sebelum keadaan menjadi lebih parah lagi, polisi wajib menangkap semua penyebar hoax itu. Apalagi mengingat sudah masuk tahun politik yang makin memanas," ujar Ilham Aidit kepada JawaPos.com, Senin (5/3).

Lebih lanjut, Ilham Aidit juga menegaskan, kelompok yang selalu memunculkan hoax soal kebangkitan PKI dan komunisme itu jelas sudah sangat merusak persatuan dan kesatuan masyarakat. "Jadi penyebar hoax itu ya sampah masyarakat," katanya.

Pria yang berprofesi sebagai arsitek ini juga berharap, pihak keamanan tidak boleh kalah dengan para penyebar hoax yang selalu memunculkan isu PKI di tengah masyarakat.

“Karena itu masyarakat juga harus waspada dengan isu soal PKI dan menjaga bangsa Indonesia ini dari isu-isu mengenai perpecahan umat. Negara juga harus tegas dan berani melawan hoax," pungkasnya.

Sebelumnya Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelejen Keamanan (Dit Kamsus BIK) melakukan penangkapan terhadap kelompok inti penyebar ujaran kebencian Muslin Cyber Army (MCA) yang tergabung dalam grup WhatsApp 'The Family MCA'.

Penangkapan ini dilakukan pada Senin (26/2) secara serentak di lima kota yaitu Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang, dan Palu. Hasilnya sejumlah orang pelaku pun berhasil diciduk petugas.

Adapun konten-konten yang disebarkan oleh mereka soal isu kebangkitan komunisme, penculikan ulama, pencemar nama baik presiden, pemerintah hingga tokoh-tokoh tertentu.(jawapos.com)

Comments
0 Comments

0 komentar