Jaman Edan, Viral Video Tawuran Murid SD di Makassar, Gak Nyangka Alasannya Bikin Nyesek

Video puluhan murid sekolah dasar (SD) terlibat tawuran viral di media sosial. Video berjudul terjadi tawuran yang dilakukan oleh anak SD ini diposting oleh pemilik akun Sosmed Makassar di Instagram, Kamis (7/12/2017) sekitar pukul 16.00 Wita.

Infomenia.net -Video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran viral di media sosial. Dalam video tersebut, murid- murid SD yang masih mengenakan seragam sekolah terlihat membawa balok kayu. 

Tawuran ini diduga terjadi di depan SD Sudirman, Makassar. 

Video berjudul "Terjadi Tawuran yang Dilakukan oleh Anak SD" ini di-posting pemilik akun media sosial di Makassar di Instagram, Kamis (7/12/2017) sekitar pukul 16.00 Wita. Baru enam jam di-posting, video ini langsung viral dan ditonton 9.000 kali.

Kepala Polsekta Ujung Pandang Kompol Wahyu membenarkan terjadinya tawuran antar-murid SD tersebut di depan SD Sudirman. Namun, tawuran tersebut segera dibubarkan dan seluruh murid disuruh masuk ke dalam sekolah.

"Oh, itu anak-anak SD Sudirman tadi yang tawuran. Iya, tetapi langsung dibubarkan. Belum tahu persis itu kasusnya. Jelas setelah dibubarkan, murid-murid SD Sudirman itu disuruh kembali masuk ke sekolahnya. Tidak tahu siapa yang dia lawan, apakah sekolah lain atau sesamanya murid SD Sudirman," ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Kamis (7/12/2017) malam.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, yang juga dikonfirmasi pada Kamis malam, mengatakan belum mengetahui adanya tawuran murid SD di Makassar.


"Saya belum tahu itu ada tawuran murid SD. Saya cek dulu, ya," katanya.


Tawuran Murid SD di Makassar karena Cinta Segitiga


Murid SD Sudirman, Makassar, yang terekam video dan viral di media sosial ternyata terlibat tawuran dengan murid SD Gaddong. Lucunya, penyebab tawuran itu dikarenakan cinta segitiga.

Kepala Sekolah SD Sudirman III, Muchtar, saat dikonfirmasi pada Jumat (8/12/2017), membenarkan bahwa murid-murid SD Sudirman terlibat tawuran dengan SD Gaddong. Dalam tawuran itu, empat murid SD Gaddong mendatangi kawasan SD Sudirman pada jam sekolah.

Muchtar menjelaskan, salah satu murid pria SD Gaddong menaruh hati kepada seorang murid perempuan SD Sudirman yang juga bertetangga rumah. Murid SD Gaddong pun mengajak teman-temannya untuk melihat murid pria di SD Sudirman yang juga jatuh hati pada pujaan hatinya.

"Jadi kemarin siang itu murid SD Gaddong datang pas jam sekolah. Namanya anak-anak, murid SD Gaddong yang ditolak cintanya itu diejek oleh murid-murid SD Sudirman yang bertepatan pulang sekolah. Murid SD Gaddong itu diteriak-teriaki, kasihan cintanya ditolak. Nah, di situlah mereka saling kejar-kejaran," kata Muchtar.


Atas kejadian itu, aparat kepolisian pun mendatangi kawasan SD Sudirman dan memberikan nasihat kepada murid-murid SD Sudirman 1, SD Sudirman 2, SD Sudirman 3, dan SD Sudirman 4.

"Kapolrestabes dan jajarannya datang tadi pagi ke sekolah. Jadi polisi sudah datang ke sekolah dan menasihati murid-murid kami agar tidak lagi mengulangi tawuran. Sebenarnya bukan tawuran karena mereka hanya saling kejar-kejaran. Kalau bawa balok kayu, itu murid-murid ambil di depan sekolah yang kebetulan lagi ada pengerjaan gedung. Jadi bukan dipersiapkan," tutur Muchtar.

Puluhan murid SD itu terlibat tawuran di depan SD Sudirman, Makassar. Tawuran murid SD ini sempat terekam oleh pengguna jalan dan diunggah di media sosial (medsos) Instagram.

Dalam video itu, mereka mengenakan seragam sekolah sambil membawa balok kayu. Murid SD Sudirman ini keluar dari lingkungan sekolahnya dan berada di depan sekolah, tepatnya di trotoar.


Video berjudul "Terjadi Tawuran yang Dilakukan oleh Anak SD" ini diunggah oleh akun Sosmed Makassar, Kamis (7/12/2017) sekitar pukul 16.00 wita. Baru enam jam setelah diunggah, video ini langsung viral dan ditonton 9.000 kali, serta mendapat komentar dari 33 netizen (warganet).kompas.com



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jaman Edan, Viral Video Tawuran Murid SD di Makassar, Gak Nyangka Alasannya Bikin Nyesek "

Posting Komentar