Setelah Anies-Sandi Sindir Jokowi dan Ahok di Acara PNS DKI di Bogor, Inilah yang Terjadi

Setelah Anies-Sandi Sindir Jokowi dan Ahok di Acara PNS DKI di Bogor, Inilah yang Terjadi

Infomenia.net -Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Anies) - Sandiaga Uno (Sandi) datang membawa istri dan anak ke acara tea walk Korpri DKI di Agrowisata Gunung Mas, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017) pagi.

Sandi kelihatan mengenakan topi golf, jam g-shock, sepatu olahraga, dan training yang sama dengan 8.000 PNS DKI yang hadir.

Begitu juga Anies, tetapi memilih memakai jam tangan kerja berwarna silver.Anak Sandiaga Uno yang paling kecil, Sulaeman juga ikut hadir. Dia memakai baju Liverpool.
Dalam acara "tea walk" yang diikuti ribuan pegawai Pemprov DKI Jakarta, Anies mengatakan pemimpin Jakarta sebelumnya, yakni Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Djarot Saiful Hidayat, tidak pernah ikut dalam acara tersebut.

"Dan karena kami hadir berdua, saya dan Pak Sandi, mereka (anggota Korpri) menyampaikan bahwa selama lima tahun ini Gubernur dan Wakil Gubernur tidak berpartisipasi langsung," kata Anies, di Wisata Agro Gunung Mas, Bogor, Sabtu (21/10/2017).

Anies mengatakan, acara ini penting untuk refreshing sekaligus pembinaan di lingkungan pegawai negeri.

Menurut Anies, aparatur sipil negara harus dibina dan dikembangkan."Karena kami tahu aparatur sipil adalah instrumen paling mendasar, melaksanakan semua rencana program," kata Anies.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga menyampaikan hal senada.
Dia mengatakan acara tea walk adalah momentum silaturahim serta esprit de corps yang makin meningkat.

"Tea walk ini pertama kali dalam lima tahun terakhir yang dihadiri oleh gubernur dan wakil gubernur. Jadi ini untuk soliditas dan solidaritas seluruh korps korpri," ujar Sandiaga.

Tapi ternyata kegiatan ribuan PNS Pemprov DKI di Agrowisata Gunung Mas, Puncak, Bogor tidak berkoordinasi dengan Polresta Bogor.   

Arus lalu lintas di jalur puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terganggu sejak pagi tadi, Sabtu (21/10/2017).

Kapolres Bogor, AKBP Andi Moch Dicky mengatakan, gangguan terjadi akibat aktivitas kegiatan tea walk KORPRI DKI yang dihadiri Anies-Sandi.

Andi mengatakan, Satlantas Polres Bogor melakukan one way ke arah puncak sejak pukul 07.30.
Tapi sampai pukul 08.00, arus satu arah ke puncak belum juga lancar bahkan kemacetan justru mengular 10 kilometer.
Ternyata, kata Andi, penyebab macet berada di Agrowisata Gunung Mas dimana acara tea walk Korpri DKI digelar dan dihadiri Anies-Sandi.

Andi menjelaskan banyak mobil pengunjung parkir di pinggir jalan, dan banyak kendaraan turun melawan arus. Padahal sedang dalam posisi one way arah sebaliknya.

"Daya tampung parkiran Gunungmas itu kalau untuk 10 ribu orang dan bawa kendaraan masing-masing, pasti akan banyak yang parkir diluar area atau pinggir jalan," kata Andi.

Akibatnya pihaknya terpaksa menilang pengendara yang keluar dari gunungmas dan melawan arah.
Serta melarang kendaraan dari gunungmas turun melawan arah walau dengan pengawalan.

Andi mengatakan pihaknya kini tengah berjuang keras mengatur one way dari bawah ke arah puncak.

"Sekitar pukul 13.00 one way ke bawah kita mulai supaya yang terjebak diatas bisa turun ke bawah," kata Andi ketika dihubungi, Sabtu (21/10/2017).

Saat dikonfirmasi Sekretaris Korpri DKI, Didi Hartaya mengatakan terkait izin bukan merupakan tanggungjawab panitia, melainkan pengelola.

"Karena walaupun bagaimanapun pengelolaan ini kan minta retribusi. Yang terkait dengan retribusi berarti bertanggungjawab bukan hanya terhadap keamanan, tetapi bertanggungjawab juga terhadap asuransi kecelakan, termasuk di dalamnya," katanya saat ditanya wartawan di Gunung mas.

Menurutnya juga, panitia tidak perlu meminta izin kepolisian karena acara digelar di Kawasan Wisata.

Menurutnya hal itu sama seperti mengadakan acara di Kawasan Ancol yang tidak perlu izin kepolisian karena tempat wisata.


"Sama dengan di Jakarta, di Ancol sekian banyak ribu datang orang tidak perlu harus lapor ke polisi yang datang. Jadi itu menjadi tanggung jawab pengelola. Jadi seharusnya yang koordinasi dengan pihak aparat itu pengelola kawasan wisata di sini," katanya. (*)

Rombongan panitia acara Korpri DKI yang dihadiri Anies-Sandi di Agrowisata Gunung Mas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017) terjebak macet.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Setelah Anies-Sandi Sindir Jokowi dan Ahok di Acara PNS DKI di Bogor, Inilah yang Terjadi"

Posting Komentar