Diperiksa Selama 7 Jam, Akhirnya Jonru Nyerah Juga

Diperiksa Selama 7 Jam, Jonru Kelelahan

Infomenia.net -Proses pemeriksaan terhadap pegiat media sosial Jonru Ginting di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terpaksa dihentikan.

Sebab, kondisi kesehatan Jonru tiba-tiba memburuk dan dinilai tak memungkinkan untuk melanjutkan pemeriksaan.

Hal itu disampaikan salah satu pengacara pria bernama lengkap Jon Riah Ukur Ginting, Mery Yanto di Mapolda Metro Jaya, Minggu (1/10) malam wib.

Menurut Yanto, kondisi kliennya itu tak lagi memungkinkan untuk melanjutkan pemeriksaan penyidik setelah ‘digarap’ selama tujuh jam.

“Kondisi klien kami agak sedikit drop karena kelelahan karena pemeriksaan yang dilakukan di awal,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, pihak pengacara Jonru meminta agar penyidikan ditangguhkan.

“Rencananya besok Senin (hari ini) jam 1 akan dilanjutkan pemeriksaannya,” jelas Yanto.

Yanto menyebut, dalam pemeriksaan tersebut, Jonru dicecar tiga pertanyaan yang digali secara mendalam oleh penyidik, sehingga memakan waktu lama.

“Total pertanyaan ada enam, tapi yang ditanya baru tiga. Pertanyaannya masih sekitar postingan beliau ditahun 2017 ini aja,” beber dia.

Jonru sendiri memulai pemeriksaan sejak sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam pemeriksaan lanjutan itu peyidik meminta keterangan tambahan untuk menguatkan data pada pemeriksan terdahulu.


Sebelumnya, polisi akhirnya resmi menetapkan Jonru terkait kasus peyebaran ujaran kebencian pada Jumat (29/9) dini hari wib.

Jonru setidaknya dua kali dilaporkan ke pihak kepolisian.


Pertama oleh pengacara Muannas Aladid, setelah itu Jonru kembali dipolisikan oleh pengacara bernama Muhamad Zakir Rasyidin.


Keduanya melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya karena mereka menganggap penyataan-pernyataan Jonru di media sosial menyebarkan kebencian dan provokasi.

(sam/rmol/ruh/pojoksatu)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Diperiksa Selama 7 Jam, Akhirnya Jonru Nyerah Juga"

Posting Komentar