Anak SD jadi Bos Rampok !! Sikat Duit Puluhan Juta, Korbannya Tewas

Anak SD jadi Bos Rampok !! Sikat Duit Puluhan Juta, Korbannya Tewas

Infomenia.net -Usianya masih 12 tahun, inilah kisah seorang anak memimpin aksi 2 laki dewasa menguras harta dan uang dari sebuah rumah. Dia berhasil kabur saat 2 anggotanya tertangkap warga.

Tapi, Sabtu (14/10) kemarin, usai 11 hari bersembunyi dalam pelariannya, IVP, anak yang menjadi bos kawanan perampok itu pun diserahkan pihak keluarganya pada polisi di Padangsidimpuan. Lagi-lagi, si degil itu beruntung. Statusnya yang masih di bawah umur membuat polisi tak berani menahan IVP, seperti dilansir GoSumut.

Padahal, sesuai pengakuan 2 temannya yang lebih dulu tertangkap, anak–yang jika bersekolah masih duduk di bangku SD–itu adalah otak dari aksi perampokan kawanannya.

Ceritanya, bersama Rusdi Nasution (15) dan Irfan Pulungan (22), IVP sebelumnya merampok di ruko milik keluarga Masroni Lubis di Jl Imam Bonjol, Siborang. Aksi itu terjadi Rabu dinihari 4 Oktober 2017 lalu.

“Pelaku masih di bawah umur, dan atas pendekatan kita, (akhirnya) pihak keluarga datang menyerahkannya, yaitu ayahnya, Nurdin Pulungan,” kata KBO Satreskrim Polres Padangsidimpuan Iptu (Pol) Irsan Harahap, Sabtu (14/10).

“Pelaku,” imbuhnya, “tidak bisa ditahan, karena masih di bawah umur (12 tahun) dan kami sudah menyerahkannya kembali kepada pihak keluarga. Namun tetap dalam pengawasan dan bimbingan Polres Kota Padangsidimpuan,” terang Irsan.

IVP dan keluarganya tinggal di kawasan Jalan Alboin Hutabarat, Kampung Darek, Kota Padangsidimpuan. Sesuai pengakuan Rusdi dan Irfan, mereka terlibat aksi perampokan itu akibat ajakan IVP.

Aksi itu berawal dari pertemuan mereka di sebuah warnet di sekitar lokasi aksi, Selasa siang 3 Oktober lalu. Di situlah IVP dilaporkan mengajak Rusdi dan Irfan untuk merampok di rumah keluarga Masroni Lubis.

“Ayolah, ada di situ lokasi (target), sudah lama ‘ku gambar’,” aku Rusdi dan Irfan soal ajakan anak bau kencur itu. Begitulah. Malamnya, sesuai rencana, trio itu kembali bertemu di warnet tersebut. Nah, dini harinya, setelah memastikan kondisi rumah yang akan ‘dikerjain’ aman, ketiganya pun bergerak. Dengan bantuan Irfan dan Rusdi, IVP lah yang lebih dulu naik ke bagian atas rumah, lalu menarik Irfan, sedangkan Rusdi bertugas memantau kondisi di sekitar rumah Masroni.

Sampai di atas rumah berbentuk ruko itu, IVP dan Irfan lalu mencongkel jendela kamar, dan korban tampak sedang tertidur. Sampai di dalam, keduanya menyikat harta benda yang tampak, seperti ponsel, jam tangan dan uang puluhan juta rupiah.

Namun, ketika sedang beraksi, pemilik rumah terbangun dan berteriak. Sebagian uang yang digenggam pelaku terlihat oleh korban, dan terjadilah aksi saling tarik menarik. Tapi IVP Cs berhasil kabur.

“Sebagian uang ada yang dibawa kabur, dan sebagian berserak di kamar,” ucap Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan AKP Zul Effendi.

Rupanya, kejadian itu diketahui warga lalu dilakukan pengejaran. Naas, suami korban meninggal mendadak saat mengejar trio maling itu. Dalam pengejaran yang dilakukan warga, Rusdi dan Irfan berhasil ditangkap. Sedangkan IVP berhasil kabur dan anak bau kencur itu kemarin diserahkan pihak keluarganya pada polisi. “Pelaku dikenakan pasal 365 atau Pasal 363 KUHP Pidana,” kata Zul. (zal/go)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Anak SD jadi Bos Rampok !! Sikat Duit Puluhan Juta, Korbannya Tewas "

Posting Komentar