Ini Deretan Aset First Travel yang Disita, Ada Mobil, Rumah sampai 8 Perusahaan

Pemilik First Travel Andika Surachman Siregar, Anniesa Desvutasari Hasibuan dan Kiki Hasibuan dengan barang bukti di Bareskrim Mabes Polri. Foto: Firdausi/pojoksatu

Infomenia.net -Polisi masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap tersangka penipuan First Travel untuk mengembangkan kasus tersebut.

Kini polisi tengah memburu dan mendata barang bukti yang diduga merupakan hasil kejahatan biro perjalanan itu.

Tak menutup kemungkinan, jumlah aset dan barang bukti pun bertambah di kemudian hari.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, penyidik saat ini masih mendata barang bukti kejahatan dari pelaku.
“Total aset ada empat unit rumah, kemudian perusahaan itu ada delapan, kemudian mobil lima unit dan 13 rekening bank,” bebernya di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/8).



Selanjutnya, kata Martinus, aset-aset tersebut akan dihitung dan diestimasi berapa nilai dan jumlah keseluruhannya.

“Aset-aset ini jadi barang bukti proses penyidikan tindak pidana pencucian uang,” jelasnya.
Martinus menyatakan, salah satu perusahaan yang disita sebagai barang bukti adalah PT Interculture Tourindo.




Uniknya, perusahaan itu juga bergerak di bidang yang sama yakni di bidang jasa haji dan umrah.

“Kantornya juga telah digeledah. Seluruhnya digeledah,” sambung dia.
Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto menyatakan, tak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru seiring dengan perkembangan dan pengembangan kasus tersebut.

“Kalau mungkin nanti ada bukti baru, ada orang yang turut serta setidak-tidaknya membantu, itu bisa (tersangka),” ujar Sukamto di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (30/8).

Selain itu, pihaknya kini juga masih terus mengejar aset-aset lainnya yang didapat dari hasil analisis Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Harus segera bisa kami kerjakan adalah tracking aset yang lainnya. Kami masih berproses cukup panjang lah, kira-kira begitu,” jelasnya.

Seperti diketahui, polisi sampai sejauh ini sudah menetapkan tiga tersangka, yakni pasangan Andika Surachman Siregar dan Anniesa Desvitasari Hasiubuan.



Disusul selanjutnya adik Anniesa, Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki Hasibuan yang memiliki jabatan sebagai komisaris perusahaan merangkap direktur keuangan.
Ketiganya diduga kuat melakukan penipuan, penggelapan dan pencucian uang calon jemaah umrah.



Sebelumnya, Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengaku sudah menuntaskan analisa dan penelusuran rekening perusahaan tersebut dan akan diserahkan ke penyidik.
Kiagus menuturkan, pihaknya menemukan bahwa benar sebagian dana dalam sejumlah rekening tersebut dipakai untuk kepentingan bisnis pemberangkatan umrah.

Namun, PPATK juga menemukan bahwa ada juga aliran dana dari rekening tersebut yang dipakai untuk investasi bisnis.
“Ada juga aliran dana untuk kepentingan pribadi,” tuturnya.

Kendati demikian, Kiagus tak bisa menyebut besaran dan rincian aliran dana hasil analisi PPATK tersebut.

Yang lebih mengejutkan, lanjut Kiagus, dari analisis PPATK itu juga ditemukan bahwa perusahaan tersebut diduga kuat telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Pasalnya, pihaknya menyebut ada dugaan kuat pasangan Andika dan Anniesa menyamarkan dana hasil kejahatannya.

“Kalau ada upaya untuk menyamarkan ya itu namanya TPPU,” pungkasnya.

(ruh/pojoksatu)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Deretan Aset First Travel yang Disita, Ada Mobil, Rumah sampai 8 Perusahaan"

Posting Komentar