Belajar Agama Secara Otodidak, Pemuda Tanjung Balai Robek Bendera Merah Putih,Alasannya Bikin Emosi

Tersangka yang melakukan perusakan terhadap Bendera Merah Putih saat diamankan 
petugas.

Infomenia.net -Seorang pria bernama Sahrial Afza alias Awal (22) diduga melakukan perusakan Bendera Merah Putih. Akibat ulahnya, ia diamankan personel Sat Reskrim dan Intelkam Polres Tanjungbalai.
Informasi diperoleh, Sahrial yang tidak memiliki pekerjaan tetap merupakan warga Jalan
Yos Sudarso, Lingkungan VI, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung.
Kapolres Tanjungbalai AKBP Tri Setyadi Artono SH SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Hery Sofyan menyampaikan pelaku diamankan lantaran telah terbukti melakukan perusakan terhadap Bendera Merah Putih.
“Pelaku melakukan perusakan dengan cara merobek Bendera Merah Putih dengan pisau dan membagi dua,” kata Kasat Reskrim ketika dikonfirmasi wartawan Jumat (25/8).
Menurut Sofyan terungkapnya perbuatan pelaku bermula dari laporan orangtua pelaku sendiri. “Hal ini terungkap dari laporan orang tua pelaku kepada petugas, yang saat itu kebetulan sedang mengadakan sosialisasi fahaman radikalisme kepada warga. Di mana orangtua pelaku menyampaikan prilaku anak lelakinya yang merobek Bendera Merah Putih, selain itu prilaku anaknya tersebut sudah di luar batas kewajaran,” ujar Sofyan.
Selanjutnya petugas menindak lanjuti Informasi tersebut  dengan melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku diamankan.
“Berdasarkan pengakuan pelaku dia melakukan hal itu karena menganggap bahwa menghormati Bendera Merah Putih adalah perilaku kafir dan hal itu didapatkannya setelah secara otodidak mempelajari agama dari internet,” papar Sofyan.
Dikatakanya dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa tiga helai potongan kain pengikat bendera, kemudian Bendera Merah Putih yang sobek terbagi dua serta sebilah pisau.
“Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 24 huruf a junto pasal 66 dari UU
RI Nomor 24 tahun 2009 tentang  bendera, bahasa dan lambang negara, serta lagu
kebangsaan dengan ancaman 5 tahun penjara,” tandasnya.metrosiantar



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Belajar Agama Secara Otodidak, Pemuda Tanjung Balai Robek Bendera Merah Putih,Alasannya Bikin Emosi"

Posting Komentar