Bukannya Dapat Empati, Bocah Korban Cabul Nenek Umur 61 Tahun, Malah di Bully Temennya Begini

Bocah Korban Cabul Nenek 61 Tahun Malu Dibully Teman Sekolahnya

Infomenia.net -AR (13), bocah laki-laki diduga korban pencabulan seorang nenekbernama JW (61), mengalami trauma mendalam atas kasus yang menimpanya.
Dua hari sebelum orangtua itu diamankan, AR ditemani keluarga dan Dinas Sosial Sumsel menjalani pemeriksaan lanjutan di Unit PPA Polresta Palembang.
Ketika itu, Selasa (18/7/2017, korban terus tertunduk lesu. Namun, AR mengungkapkan pengakuan mengejutkan di depan penyidik.
Mengutip pengakuan nenek JW kepadanya, ada pula bocah lain yang pernah menjadi korban dan diangkat menjadi anak nenek tersebut.
"Nenek bilang ada orang lain selain saya. Sudah diangkatnya jadi anak," jelas AR.
Akibat kejadian itu, AR mengakui mengalami trauma mendalam.
Bahkan di sekolah, dia sering di-bully teman-temannya.
Namun, dia tetap masuk sekolah untuk mengikuti pelajaran.
"Saya malu, Pak, sering di-bully teman. Saya masih shock dan trauma," terangnya.
Dengan nada berat, dia menjelaskan kronologi pencabulan berkali-kali itu di rumah nenek JW. Korban selalu disuruh tidur telentang.
Setelah telanjang, terlapor memainkan alat vital korban. Setelah itu, nenek cabul tersebut menaiki badan AR.
"Saya disuruh tidur terlentang lalu dibukanya celana. Dia menaiki badan saya, tak sampai lima menit ada cairan keluar," ungkapnya.
Menurut AR, ibunya bernama R (33) baru tahu beberapa waktu terakhir.
Kecurigaan R muncul ketika setiap kali bertemu, nenek JW yang merupakan tetangga sering berbisik kepada AR.
Nenek jawo
Nenek jawo (tribunsumsel.com/Sri Hidayatun)
Merasa curiga, dia mendesak sang anak bercerita.
"Jadi saya curiga. Setelah kami desak barulah anak kami mengaku sudah sekitar 10 kali dicabuli nenek itu," jelas R.
Ternyata setelah mengadukan perbuatan terlapor ke Polresta Palembang, keluarganya mendapat ancaman dari nenek JW.
Orang tua itu sering datang marah-marah ke rumah mereka.
JW yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung telah diamankan petugas Unit PPA Polresta Palembang, Kamis (20/7/2017).
Nenek Harni alias JW yang mengenakan daster panjang diinterogasi secara intensif oleh penyidik.
Kepada petugas, nenek JW mengaku laporan dari keluarga AR mengenai aksi pencabulan itu benar adanya.
Dalam beberapa bulan terakhir, sudah sekitar delapan kali dia melakukan hubungan intim dengan bocah tersebut.
Pengakuannya yang lebih mengejutkan, sebelum mencabuli AR sudah terbiasa melakukannya kepada sesama jenis.
"Dia (korban) sudah saya anggap anak sendiri, sering tidur di rumah berhari-hari. Benar saya lakukan itu sudah delapan kali sejak beberapa bulan terakhir," jelasnya.  (Sriwijaya Post)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bukannya Dapat Empati, Bocah Korban Cabul Nenek Umur 61 Tahun, Malah di Bully Temennya Begini"

Posting Komentar