SKAKMAT !! Di Tantang Kemendikbud Serahkan Bukti- Bukti, Penulis Buku Gaj Ahmada Bungkam



Infomenia.net -Tulisan Viral Dan Klaim Gaj Ahmada seorang islam merupakan sebuah analisa setelah membaca buku, yang kini malah menjadi dianggap menyesatkan atau tidak meluruskan sejarah, simak bagaiman komentar Kemendikbud yang tentunya langsung SKAKMAT penulis buku Soal Islamnya Kerajaan Majapahit

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mempertanyakan bukti yang dimiliki penulis frasa Gaj Ahmada yang disebut-sebut sebagai nama asli Mahapatih Majapahit Gajah Mada dan beragama islam. Frasa Gaj Ahmada itu sempat viral di media sosial.

Hilmar mengatakan, soal sejarah tidak bisa asal sebut. Dasar dari suatu yaitu adanya pembuktian.

"Kalau yang di viral tulisan ya namanya WA ya apa saja bisa ditulis, rujukannya itu buktinya yang menyatakan bahwa nama sebenarnya itu adalah seperti yang disebutkan itu apa gitu, nah kalau kita yang namanya sejarah itu akan berpegang ke situ aja, punya nggak buktinya," kata Hilmar saat dihubungi detikcom, Sabtu (17/8/2017) malam.

"Kalau buktinya ada, sahih, dia kasih lihat faktanya, mungkin kita bisa diskusi," sambungnya.
Hilmar menilai soal frasa Gaj Ahmada itu hanya lontaran. Dia juga belum melihat viralnya Gaj Ahmada ini berpengaruh ke pelajaran-pelajaran sejarah.

"Apakah benar seperti yang dibilang, ya kita sederhana, kalau dari sejarah sih kita lihat buktinya saja dia punya apa, mesti kita tanya sama yang nulis," ujarnya.

"Yang sifatnya kebudayaan pasti Ditjen Kebudayaan berperan di situ. Tapi kalau lontaran di masyarakat saya kira cukup pendapat ahli saja," ujarnya.

Hilmar mengaku belum tahu dasar, bukti maupun lainnya yang dipakai penulis tersebut. Untuk membuat suatu diskusi terkait ini, penulis tersebut harus lebih dulu punya bukti-bukti atas pernyataannya.

"Nah, diskusi itu hanya bisa dimulai ketika semua ini diungkapkan, kalau nggak ya kita anggap hanya lontaran di WA. Untuk sementara, jawaban saya sederhana sekali, tidak ada buku sejarah yang menyatakan begitu, penelitian sejarah yang sudah dilakukan orang selama puluhan tahun, semuanya mengkonfirmasi Gajah Mada Mahapatihnya majapahit sebuah kerajaan Hindu," katanya.

"Sekarang kalau dia muncul dengan satu pernyataan seperti itu berarti menantang seluruh riset yang dilakukan orang selama puluhan tahun," sambungnya.

Namun begitu, Hilmar berencana akan berdiskusi dengan para arkeolog dan sejarah dalam waktu dekat.

"Mungkin, saya belum tahu, saya akan diskusi dengan ahli arkeologi, ahli lain-lain apakah mereka merasa perlu menanggapi, kalau perlu ya saya bikinkan forumnya. Tapi sejauh ini belum ada," ujarnya.



Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "SKAKMAT !! Di Tantang Kemendikbud Serahkan Bukti- Bukti, Penulis Buku Gaj Ahmada Bungkam"

  1. Wah beliau perlu belajar lagi sejarah n jangan karena ambisi sesaat akhirnya jungkir balikkan fakta sejarah, sudahlah bung, yuk isi kemerdekaan dg hal-hal baik demi bangsa n negara kita cintai n banyak hal perlu kita kerjakan untuk kejayaan negara n drpd bicara yg tdk jelas krn para leluhur,pejuang,pahlawan yg mengorbankan cinta,keluarga,harta benda bahkan nyawa yg tak ternilai harga. Ayo ayo bangkit saudaraku , tinggalan pikiran2 yg negatip, yg sdh ada kita diperihara (seni budaya,peninggalan sejarah dan bahasa) kl kita kelola dg baik akan mendatangkan Devisa yg luar biasa. Bravo,Salam metta

    BalasHapus
  2. Cerita omong kosong, penipu... Mana ada sejarah GAJ AHMADA hahahaha "DONGO.COM"

    BalasHapus