Infomenia

Jumat, 26 Mei 2017

Rasis Dan Coreng Citra DOKTER, Chacha Dalimunthe Dipecat !! Mohon Dicatat



Infomenia.net -dr. Chilafat Dalimunthe, SpAn diberhentikan secara sepihak dari rumah sakit tempatnya bekerja setelah menyerukan gerakan Dokter Bela Islam.

“Saya diberhentikan secara sepihak dari Rumah Sakit Sahid Sudirman sejak 23 Mei kemarin,” kata Chilafat kepada Kiblat.net di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (25/05).

Dia juga mengakui bahwa dirinya mengikuti Aksi Bela Islam sejak awal. Dalam beberap kesempatan dia juga mengungkapkan rasa tidak sukanya terhadap Ahok, yang dinilai telah menodai agama Islam, melalui media sosial.

“Saya tidak suka Ahok sejak dia ngomong soal Al-Maidah,” ungkapnya

Kejadian bermula saat para pendukung Ahok membuat gerakan Dokter Kebhinnekaan. Merespon hal itu, Chilafat pun menggalang teman-temannya untuk membuat gerakan Dokter Bela Islam. Ajakan tersebut disampaikannya melalui jejaring sosial Facebook.

“Dari situ saya dituduh rasis. Saya sekarang diserbu dari mana-mana, anestesi dari Bali menyerang saya,” ungkapnya.

Meski demikian, ia tetap mengambil langkah hukum dalam kasus ini. Dokter yang akrab dengan panggilan Chacha ini juga berharap agar ia bisa bekerja kembali seperti sediakala.

“Saya berharap bisa kembali bekerja seperti biasa. Seperti nggak ada apa-apa aja,” tukasnya.

BAGI YANG BELUM TAHU SIAPA Sebenarnya CHACHA DALIMUNTHE Ini silahkan baca artikel seword ini - https://seword.com/politik/inilah-sosok-oknum-dokter-rasis-bagaimana-nasib-pasien-pendukung-jokowi-ahok/

Comments
26 Comments

26 komentar

26 Mei 2017 12.29 Delete comments

Bela Islam Bela Islam ... justru orang orang kaya loe rusakin ajaran baik agama Islam ... mikir Dok .. Dokter tu harusnya pinter .... pantes aja loe dipecat

Reply
avatar
26 Mei 2017 12.34 Delete comments

Mampus..yg namanya profesi dokter mana boleh rasis ngeriii kalau rasis gitu..bisa di kasih racun pasiennya kalau dia ga suka dengan etnis agama tertentu

Reply
avatar
26 Mei 2017 15.12 Delete comments

Ngga kenal. Bukan orang penting ��

Reply
avatar
26 Mei 2017 15.13 Delete comments

Ngga kenal. Bukan orang penting. Ke laut aja lu!

Reply
avatar
joy
26 Mei 2017 15.25 Delete comments

Dokter gak boleh berpolitik terutama jika di hubungkanndengan agama karena melanggar etika dokter. Kasihan pasien pasien jika dokter ini nanti memobili massa agar yg jadi pemimpin operasi mesti agama Islam..padahal belum tentu dia mumpuni di bidang itu, yanwa pasien taruhannya

Reply
avatar
26 Mei 2017 21.23 Delete comments

Mampus! Jangan harap bisa menang. Izin dokternya harusnya dicabut sekalian ntar ingetin hakimnya. Dokter setan!

Reply
avatar
26 Mei 2017 21.26 Delete comments

nah kan,,,,
kena deh...
memalukan generasi darah batak...
#GelengGeleng

Reply
avatar
27 Mei 2017 07.46 Delete comments

Hati hati dalam mempelajari suatu konsep. Karena pikiran mudah di twist oleh konsep yang seolah olah masuk akal tapi sebetulnya salah. Ciri ciri konsep yang baik bisa dilihat dari buahnya. Apakah menghasilkan kasih sayang, kedamaian, bukan kebencian atau permusuhan. Masa agama menghasilkan kebencian dan permusuhan kan. Apalagi Seorang dokter harusnya menolong manusia. Bukan malah sibuk membedakan golongan manusia.

Reply
avatar
27 Mei 2017 09.14 Delete comments

Memalukan dokter kok mau dimanfatin sama orang2 sumbu pendek.. Lol... 😂😂😂

Reply
avatar
27 Mei 2017 09.46 Delete comments

Klo nih org masih tugas di rumah sakit tempat awal dia bertugas pasti pasiennya gk akan sebanyak dlu... percaya deh.

Reply
avatar
27 Mei 2017 09.49 Delete comments

Nih org klo masih tugas drumah sakit sahid sudirman pasti pasiennya akan berkurang.. percaya deh...

Reply
avatar
27 Mei 2017 10.02 Delete comments

Kalo gerakan dokter bela Ahok gpp, tp kalo bela Islam ga boleh, rasis katanya, lw pada waras ga si, siap2 ahoker berlaga pintar pada koment

Reply
avatar
27 Mei 2017 11.10 Delete comments

Pelajaran buat dokter dokter yg lain.

Reply
avatar
27 Mei 2017 13.50 Delete comments

Terus klo dokter yang bikin gerakan dokter kebhinekaan buat mendukung ahok baru boleh?

Reply
avatar
27 Mei 2017 13.53 Delete comments

Betul, apa pula itu ada dokter2 yang bikin gerakan dokter kebhinekaan bwt dukung ahok. Bgtu ada yang bkin gerakan dokter bela islam malah dibilang rasis. LUCU!!!

Reply
avatar
27 Mei 2017 13.58 Delete comments

Betul,ada yang bikin gerakan dokter kebhinekaan pada ayem2 aja, bgtu ada yang bkin gerakan dokter bela islam pada soax bin panik, mngkin pikir mereka "sialan ternyata ada yang menyaingi gerakan kita, ayo kita tudud dia rasis"

Reply
avatar
27 Mei 2017 14.00 Delete comments

Kira2 dokter2 yang bikin gerakan dokter kebhinekaan bwt bela ahok klo dapet pasien yang kontra ahok bakal disuntik racun juga ga ya? :D

Reply
avatar
27 Mei 2017 23.20 Delete comments

Emang negara kita ini negara yg hrs bela kebhinekaan tunggal ika atau bela islam..namanya aja NKRI Pancasila bukan Indo Islam..lu tuh kynya calon teroris..hidup aja sana d syria biar skalian bs lihat kehancuran mrk gara2 bela Islam..lagian Tuhan kok dibela.. mau jg bela sesama manusia yg dizolimi ky FPI suka zolimi org

Reply
avatar
28 Mei 2017 12.25 Delete comments

Mohon maaf, saya bertanya kepada saudara @rham size, apa arti bhinneka tunggal ika? Berbeda2 tapi tetap satu, yg membuat gerakan dokter kebhinnekaan bukan membela ahok tapi mengajak para dr untuk bertugas justru tanpa memandang suku ras dan agama, karena perbedaan di Indonesia justru adalah keunikan bangsa Indonesia dan keindahan ciptaan Tuhan YME. Anda salah sekali jika mengatakan gerakan dokter kebhinnekaan adalah gerakan bela ahok!

Reply
avatar
29 Mei 2017 15.55 Delete comments

Situ muslim? Kalo situ bukan muslim biar ak jelasin panjang lebar ttg konsep beragama kami ya situ ga bakal paham.

Reply
avatar
29 Mei 2017 16.12 Delete comments

Maaf juga Pak/Bu Jo K, anda yang salah kalau menyalahkan saya krn pendapat saya yang mengtakan bahwa gerakan kebhinekaan adalah gerakan bela ahok adalah dari infomenia sendiri. Ini artikelnya : https://seword.com/politik/inilah-sosok-oknum-dokter-rasis-bagaimana-nasib-pasien-pendukung-jokowi-ahok/
Semoga anda terbuka mata hatinya. Namaste.

Reply
avatar
30 Mei 2017 07.29 Delete comments

Muslim yg mayoritas aja di indonesia masih di tekan apalagi minoritas,.... Oh indonesia ku

Reply
avatar
30 Mei 2017 11.17 Delete comments

Mana gan @rham size.. Di link tsb, si penulis sama sekali tidak membahas gerakan dokter kebhinekaan tuh?

Reply
avatar
3 Juni 2017 11.22 Delete comments

Kalau ahok sumbu panjang atau ga ada sumbunyo?

Reply
avatar
4 Juni 2017 09.27 Delete comments

Memangnya ybs promosi ttg bela islam saat praktek berhadapan dengan pasiennya?

Reply
avatar