Infomenia

Rabu, 12 April 2017

Singgung Al Maidah dan Aksi 212, Komikus Ardian Syaf dipecat dari Marvel



Infomenia.net - Komikus Ardian Syaf yang belakangan kondang gara-gara menyusupkan pesan gambar surat Al Maidah dan aksi demo 212 dalam komik Marvel akhirnya dipecat.

Dalam laman media sosial Facebooknya Ardian mengungkapkan dirinya dipecat lantaran gambar yang dia buat di komik Marvel X-Men Gold.

"Karir saya tamat. Ini akibat dari apa yang saya lakukan dan saya menerimanya," tulis dia, seperti dikutip laman The Parrot, Selasa (11/4).

"Mohon jangan ada lagi ejekan, debat, dan kebencian. Semoga semuanya damai," tulis dia.

Kontroversi Al Maidah 51 diketahui menyeret Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ke pengadilan. Lalu muncul unjuk rasa besar-besaran pada 2 Desember 2016 yang kemudian disebut sebagai aksi 212.

Al Maidah 51 disusupkan di baju Colossus, seorang tokoh X-Men yang sedang bermain baseball, dengan tulisan QS 5:51 - atau Quran Surat Al Maidah 51 di dadanya.

Sementara aksi 212 dimunculkan sebagai grafiti di dinding sebuah gedung, saat Kitty Pryde menyerukan toleransi kepada sekelompok manusia - dan di kejauhan, terletak persis di pinggir kepala Kitty Pride, seorang mutan Yahudi, tertulis kata Jewelry (sebagai papan nama toko perhiasan) dengan penekanan pada Jew, atau Yahudi.

Angka 212 di dinding bangunan, dan di bagian lain ada tulisan Jewelry, 'perhiasan,' namun ditafsirkan sebagai cara untuk menonjolkan kata 'Jew,' Yahudi, yang disebut juga dalam Al Maidah.

Marvel mengatakan telah menjatuhkan sanksi dan menyebut bahwa yang dilakukan Ardian Syaf bertentangan dengan nilai-nilai Marvel dan sikap X-Men sejak diciptakan.

Dalam pernyataannya yang disiarkan pertama kali oleh ComicBook.com, Marvel menyatakan bahwa, "Acuan (Al Maidah 51 dan aksi 212) itu tidak mencerminkan pandangan penulis, editor, atau siapa pun di Marvel, dan merupakan hal yang bertentangan langsung dengan keinklusifan Marvel Comics dan sikap yang diperjuangkan X-Men sejak diciptakan." [pan]

Comments
0 Comments

0 komentar