Bang Ucu Jawara Tanah Abang Pendukung Ahok : Lulung Itu Penghianat

Bang Ucu Jaket Coklat


Infomenia.net -Nama Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana atau Haji Lulung mendadak menjadi perbincangan. Pria yang dikenal sebagai penguasa Tanah Abang ini menjadi trending topic di Twitter terkait kasus dana siluman RAPBD DKI Jakarta.

Haji Lulung memang menjadi salah satu tokoh penting di sentra bisnis Tanah Abang. Sebelum terjun ke dunia politik, pria asli Betawi kelahiran 24 Juli 1959 tersebut adalah pengusaha di bidang jasa keamanan, parkir, dan penagihan hutang.

Dia juga pemilik dari tiga perusahaan besar, yaitu PT Putrajaya Perkasa, PT Tujuh Fajar Gemilang dan PT Satu Komando Nusantara. Dari beberapa perusahaan inilah H Lulung menjadi pengusaha sukses.

Namun, kesuksesan bisnis Haji Lulung tidak datang begitu saja dari langit.  Kesulitan ekonomi keluarganya di masa lalu menempa Lulung menjadi sosok yang tangguh. Sejak kecil,  Lulung menjadi pemulung demi membantu ibu dan adik-adiknya.

Berikut ini asal mula bisnis Haji Lulung di Tanah Abang seperti dikutip dari Merdeka.com:

Pengumpul barang bekas

Hidup Lulung kecil memang sengsara. Saat remaja, dia membantu ibunya dengan bekerja sebagai pemulung kardus, besi hingga barang-barang bekas lainnya.

“Saya besar di Tanah Abang sejak menjadi tukang sampah, tukang loak, hingga punya bisnis properti, toko, operator parkir, dan jasa keamanan,” kata Lulung,

Lulung sendiri membantah jika orang menyebutnya preman Tanah Abang. Menurutnya dia berbisnis dengan legal. Orang-orang yang menyebutnya preman hanya mereka yang sengaja ingin menjatuhkan dirinya.

Diselamatkan jawara Betawi Bang Ucu

Nasib Haji Lulung mulai berubah ketika terjadi konflik terbuka memperebutkan kekuasaan di Tanah Abang pada tahun 1996. Saat itu penguasa Tanah Abang Hercules Rozario terlibat bentrok dengan dengan jawara Betawi Bang Ucu alias Muhammad Yusuf. Saat itu, Haji Lulung memilih mendukung Hercules. Tapi sayangnya Hercules gagal mempertahankan kuasanya di Tanah Abang.

Sebagai pendukung Hercules, Haji Lulung dianggap sebagai penghianat oleh teman-temannya. Sejak kekalahan kubu Hercules, Lulung pun dikejar-kejar dan diburu oleh anak buah Bang Ucu. Untungnya, dia dilindungi oleh Bang Ucu.
Akhirnya Haji Lulung pun kembali ke Tanah Abang dan menjadi satu pemain utama disitu. Sebagai bentuk rasa terimakasihnya, setiap bulan Lulung selalu memberi setoran ke Bang Ucu.

Mendirikan perusahaan jasa keamanan

Pada tahun 2000, Haji Lulung akhirnya mengambil alih kekuasaan Bang Ucu dan menguasai usaha perparkiran dan pengamanan di Tanah Abang.

Dengan cerdiknya Lulung menempuh jalur resmi mendirikan PT. Putrajaya Perkasa kemudian berkembang berturut turut mendirikan PT Tujuh Fajar Gemilang dan PT Satu Komando Nusantara.

Semua perusahaan di bawah pimpinan H Lulung ini bergerak dibidang perpakiran, jasa keamanan dan penagihan hutang. Selain itu beberapa tahun kemudian dia mendirikan kantor pengacara yang diberi nama Haji Lulung & Associates. Namun begitu, dia tetap rutin mengirim setoran kepada Bang Ucu tiap bulannya.

Terjun ke Politik jadi Wakil ketua DPRD

Dari beberapa perusahaan inilah karier Haji Lulung semakin menanjak. Berbagai jabatan organisasi diembannya. Sebelum terpilih sebagai Ketua DPW PP DKI Jakarta, dia adalah Ketua DPC PPP Jakarta Pusat. Dia juga dikenal sebagai Ketua Pemuda Panca Marga DKI Jakarta dan Sekretaris Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi.

Dengan modal itulah anak ketujuh dari sebelas bersaudara ini mencoba peruntungan dengan menjadi wakil rakyat & bergabung dengan  Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Haji Lulung yang mempunyai karyawan lebih dari 7000 orang ini akhirnya terpilih menjadi anggota DPRD DKI dan menduduki jabatan wakil ketua DPRD Hingga saat ini 2015

sumber: djurnal.com




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bang Ucu Jawara Tanah Abang Pendukung Ahok : Lulung Itu Penghianat"

Posting Komentar