Polda Bali ancam akan panggil paksa pengelola situs FPI



Infomenia.net -Polda Bali mengancam akan memanggil paksa Ahmad Hasan (AH), pengelola dan penanggung jawab website Front Pembela Islam (FPI). Ini lantaran yang bersangkutan mangkir dari panggilan pertama dan kedua. Hasan juga diketahui menghilang rumah yang berada di Malang, Jawa Timur. 

"Anggota kami sudah berusaha menemui AH tetapi tidak pernah ada di rumahnya. Bila tidak bisa ditemukan, maka Polda Bali akan menerbitkan DPO dan akan disebar ke seluruh Indonesia," kata Direktur Reserse Kriminal Kombes Kenedy di Mapolda Bali, Rabu (22/2).

Ia menjelaskan, menurut agenda dalam surat panggilan terhadap Hasan sebagai tersangka, pemeriksaan akan dilakukan hari ini, Rabu (22/2). Namun sesuai dengan waktu pemanggilan dilakukannya pemeriksaan, Hasan tak terlihat di Mapolda Bali.

"Hari ini merupakan jadwal pemeriksaan terhadap panggilan yang kedua. Dan kita sudah menunggu, tetapi tidak ada keterangan tentang ketidakhadiran tersangka AH. Surat panggilan juga sudah diterima tetapi bukan kepada AH langsung, melainkan kepada keluarganya. Kami juga sudah menghubungi pihak pengacaranya, tetapi tidak ada jawaban yang pasti," ujarnya.

Bila sampai pukul 00.00 WITA, tidak juga ada keterangan pasti. Dikatakan Kenedy, polisi akan menerbitkan daftar pencarian orang atau DPO.

"Atau bila ada informasi tentang keberadaan AH, di mana saja itu dia. Kita lakukan upaya penjemputan paksa saat itu juga," tegasnya.

Untuk diketahui, Hasan dianggap sangat berkepentingan dengan kasus Munarman karena diduga membuat dan mengunggah pernyataan Munarman ke media sosial, yang kini menjadi persoalan. Hasan yang memiliki nama lengkap Ahmad Hasan ini ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Februari.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polda Bali ancam akan panggil paksa pengelola situs FPI"

Posting Komentar