Eksklusif, Pemesan Spanduk SARA “Tolak Jenazah Pendukung Ahok” Tokoh FBR dan PNS di Bekasi



Infomenia.net -Dalam beberapa waktu terakhir tersebar berita tentang pemasangan spanduk di masjid-masjid yang berisi penolakan untuk menshalatkan jenazah orang yang memilih Ahok dalam Pilkada nanti.
Kampanye hitam yang begitu kejam tersebut disebarkan di media sosial oleh pendukung Anies-Sandi.
Gerilyawan melacak aktor di balik spanduk-spanduk SARA tersebut, terbongkar salah seorang bernama Danail Al Haz.
Ternyata Danail Al Haz adalah tokoh FBR dan PNS di Bekasi yang tinggal di Jl. Raya Penggilingan Pedaengan 25 Cakung, Jakarta Timur.
Berikut biodata Danail Al Haz yang Gerilyawan ambil dari website resmi Pemprov DKI
(Sumber: Jakarta.go.id)
Nama                                :     Danail Al-Haj
Tempat dan Tanggal Lahir     :     Jakarta, 29-07-1976
Pekerjaan Terakhir               :     Sekjen FBR
Danail AL Haz adalah salah satu pemuda Betawi. Ia lahir di Jakarta 29 Juli 1976 dari pasangan H. Djaini Atmadja dan Hj. Siti Hawa.
Pendidikan yang ia tempuh adalah SDN Penggilingan 02 Jakarta 1982-1989, SMPN 138 Jakarta, 1989-1992, MAN I Kediri lulus 1995 dan meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Islam Kediri (UNISKA) Jawa Timur, 1997-2001.
Ia Juga menempuh pendidikan non formal di antaranya Pelatihan ISO 9001 ; 2000 tahun 2006, Pelatihan Agama dan HAM kalangan aktivis muda Islam oleh CSRC dan Kondrat Adeneur 2009 serta Pelatihan ESQ Power 2010.
Dalam berorganisasi Ia meniti karir di berbagai organisasi, di antaranya Ikatan Senat Mahasiswa Hukum se-Indonesia (ISMAHI), 2000-2001, LBH Bamus Betawi 2003-2007, Wasekjend FBR Se Jabodetabek 2001-2009, Wakil Ketua Dewan Kelurahan (Dekel) Penggilingan 2006-2011, Pengurus KNPI Provinsi DKI Jakarta 2005-2008, Pengurus BAMUS BETAWI 2008-2013, Sekertaris DKM Masjid Jami Assalam Padaeng Cakung, Sekjend FBR 2009-sekarang, Anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Penggilingan dan Pengurus Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FK ULUM) Kec. Cakung,2012-2017.

Karir pekerjaan yang la geluti adalah LBH FBR Sebagai Asisten Pengacara 2003, PNS Kota Bekasi 2004-sekarang, dan Pengurus Edwan Hamidy &Associetes tahun 2006.
Pemuda Cakung yang memiliki hoby membaca, sepakbola dan berorganisasi ini telah memiliki beberapa karya tulis yaitu Ensiklopedi Memory 2001, Kumpulan Pidato, Teori dan tata cara merawat jenzah dan managemen organisasi serta Kumpulan doa doa dan tata cara menjadi MC.
Kini la bersama istrinya Hj, Fitria, SE dan putranya Muhammad Kafabillah AI-Haz bertempat tinggal di Jl. Raya Penggilingan Pedaengan 25 Cakung, Jakarta Timur.




Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Eksklusif, Pemesan Spanduk SARA “Tolak Jenazah Pendukung Ahok” Tokoh FBR dan PNS di Bekasi"

  1. Semoga saja mereka segera mendapatkan hukuman langsung dari Allah SWT...

    BalasHapus
  2. Muslim yg tak faham bahwa ini fardlu khifayah..dia nggak sadar klw jenazah tak pernah menuntut untuk dimandikab..tetapi yg hiduplah yg hrs tau aturan agama..

    BalasHapus
  3. Muslim yg tak faham bahwa ini fardlu khifayah..dia nggak sadar klw jenazah tak pernah menuntut untuk dimandikab..tetapi yg hiduplah yg hrs tau aturan agama..

    BalasHapus
  4. seorang pns dan berpendidikan penyebar spanduk SARA,saya hanya sampaikan kepada Pemerintahan di Bekasi dapat segera menyelidiki aparat yg digaji dari uang negara tapi tugasnya mau menghancurkan negara dgn penyebar isu sara.

    BalasHapus