Di bawah Kendali Jokowi, IMF Puji RI Karena Pemerintah Bisa Menjaga Pertumbuhan Ekonomi



Infomenia.net -Dana Moneter Internasional (IMF/International Monetary Fund) menilai perekonomian Indonesia selama 2016 berhasil terjaga stabilitas makro ekonominya dengan mampu menyesuaikan perubahan-perubahan yang terjadi di perekonomian global.

Hal tersebut juga menjadi berita baik buat pemerintah Indonesia. Pasalnya, sejak 2015 perekonomian Indonesia selalu dihadapkan ketidakpastian perekonomian global, mulai dari Amerika Serikat (AS) hingga adanya devaluasi mata uang China, yuan

"Jadi ini berita bagus. Meskipun pada 2016 saat The Fed menaikkan suku bunga ekonomi Indonesia bergejolak, dan di akhir tahun pasca terpilihnya Trump, tapi tetap bisa menjaga," kata Ekonom BCA, David Samual, kepada detikFinance, Jakarta, Sabtu (4/2/2017).

David mengatakan, indikator perekonomian Indonesia di sepanjang 2016 lebih baik dibandingkan pada 2015, mulai dari inflasi hingga transaksi berjalan yang defisitnya hanya sekitar 2%.

"Jadi kondisinya kita lebih segar. Kalau 2015 itu ibarat badan ada gejala sakit, karena beberapa indikator kesehatannya relatif kurang baik, seperti inflasi yang tinggi," jelasnya.

Sepanjang 2016 pemerintah berhasil menjaga indikator-indikator perekonomian Indonesia, seperti inflasi yang hanya 3%, defisit transaksi berjalan yang hanya 2%, bahkan terbantu dengan kenaikan harga komoditas, seperti karet, CPO, batu bara.

Oleh karena itu, menurut David, untuk menjaga stabilitas perekonomian Indonesia, pemerintah harus menjaga indikator-indikator perekonomian seperti inflasi dan defisit transaksi berjalan.

Apalagi pada 2017 tantangan perekonomian Indonesia masih berasal dari ketidakpastian global pasca terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden AS, lalu perlambatan pertumbuhan ekonomi China, serta beberapa tantangan yang berasal dari dalam negeri seperti rencana kenaikan tarif listrik yang sangat berpengaruh terhadap inflasi.

"Jadi untuk melanjutkan tren perbaikan ekonomi di 2017, pemerintah harus menjaga inflasi dan defisit transaksi berjalan, untuk rencana kenaikan tarif listrik kalau bisa dilakukan secara gradual, maksudnya dilakukan pada bulan-bulan yang tekanan inflasinya rendah," tukasnya.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Di bawah Kendali Jokowi, IMF Puji RI Karena Pemerintah Bisa Menjaga Pertumbuhan Ekonomi"

Posting Komentar