Desak Berhentikan Ahok, Jawaban Telak Dari Mendagri Tjahjo Kumolo Buat Politisi PAN Malu di Hadapan Komisi II



Infomenia.net -Rapat kerja Komisi II DPR dengan Kemendagri mulai 'menghangat' saat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mempertanyakan status pengaktifan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. F-PAN mempertanyakan alasan Mendagri mengaktifkan Ahok meski berstatus terdakwa.

"Saya tanyakan, bagaimana menurut Pak Mendagri seorang terdakwa dalam memimpin sebuah pemerintahan dalam mengambil keputusan?" tanya anggota Komisi II DPR dari F-PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2017).

Ahok didakwa dengan dua pasal, yaitu Pasal 156 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara dan Pasal 156a KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Yandri mempersoalkan status terdakwa Ahok yang bisa menjalankan roda pemerintahan.

"Saya sih nggak memperdebatkan 4 tahun atau 5 tahun, tapi terdakwanya itu lho Pak. Status terdakwa itu, apalagi di Ibu Kota, kira-kira bagaimana Pak?" ujar Yandri.

Menanggapi itu, Mendagri Tjahjo Kumolo secara tegas mengatakan tidak membela Ahok sama sekali. Ia siap diberhentikan sebagai Mendagri jika terbukti salah.

"Saya tidak membela si Ahok, temannya Pak Yandri, tidak. Saya membela presiden saya dan siap bertanggung jawab, diberhentikan pun saya siap. Saya nggak ada urusan sama si Ahok, tapi saya harus adil," tegas Tjahjo.

Tjahjo menyampaikan bahwa dakwaan terhadap Ahok merupakan dakwaan alternatif. "Kaitan masalah gubernur ini, dakwaan jaksa itu alternatif, coba dicek 5 dan 4. Kalau saya putuskan diberhentikan kepada presiden, tahu-tahu tuntutan jaksa jadi 4 tahun, habis saya," sambung Tjahjo.

Mahkamah Agung (MA) pada akhirnya tidak memberikan fatwa kepada Mendagri. Oleh sebab itu, Tjahjo menyampaikan masih menunggu putusan di pengadilan terlebih dahulu. 



Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Desak Berhentikan Ahok, Jawaban Telak Dari Mendagri Tjahjo Kumolo Buat Politisi PAN Malu di Hadapan Komisi II"

  1. Saya setuju dgn Pak Mendagri, semua harus mengikuti aturan dan prosedur.

    BalasHapus
  2. Pak Mendagri sudah benar.......jangan takut,karena orang orang yg anti pada Pak Ahok tentu kepingin dengan cara apapun Ahok ditahan atau diberhentikan dari jabatan Gubernur,seperti PKS,Gerindra,PAN,Demokrat.

    BalasHapus
  3. kok gw makin lama makin bersyukur milih jokowi dulu... coba prabowo yg jadi presiden... orang kayak ahok ditendang, freeport masih ketawa2... buktinya prabowo ga ngomong apa2 soal freeport... padahal hobi teriak antek asing

    BalasHapus