Deklarasi Persaudaraan Islam Banten Oleh GNPF MUI Mendapat Penolakan dari Masyarakat



Infomenia.net -Sehubungan dengan akan diadakan kegiatan deklarasi persaudaraan umat Islam Banten yang dilakukan oleh GNPF MUI pada 3 Februari 2017 mendapat penolakan keras dari sejumlah elemen masyarakat Kota Serang.

Pasalnya deklarasi tersebut akan dilakukan di Mesjid Agung Kota Serang. “Masjid adalah tempat ibadah yang harus disterilkan dari kepentingan politik dalam bentuk apapun sesuai dalam kalamullah ‘laa masjidu ussisa ‘alaa taqwa’,” Kata tokoh masyarakat Matin Sarkowi kepada Liputanbanten.co.id saat ditemui di kediamannya di Kota Serang, Rabu (1/2/2017).

Ia menjelaskan bahwa kehadiran jamaah kaum muslimin Kota Serang adalah untuk melaksanakan salat Jumat bukan untuk melaksanakan kegiatan deklarasi GNPF MUI yang mengatasnamakan umat Islam.

“Kegiatan di masjid kan buat salat Jumat, bukan untuk melaksanakan kegiatan,” imbuhnya.

Masih kata Matin, rencana kegiatan tersebut dinilai melakukan kebohongan publik dengan menggunakan jamaah, dan itu dianggap menimbulkan perpecahan dan konflik.

“Kegiatan GNPF MUI Banten melakukan kebohongan publik dengan menggunakan jamaah sholat jumat berpotensi menimbulkan perpecahan dan konflik, padahal selama ini masyarakat Kota Serang khususnya dan Banten pada umumnya senantiasa menjaga kedamaian dan kehormanisan antar sesama,” tandasnya.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Deklarasi Persaudaraan Islam Banten Oleh GNPF MUI Mendapat Penolakan dari Masyarakat"

Posting Komentar