Miris...Masyarakat Bantul Yogjakarta Tolak Camat Karena Beda Iman



Infomenia.net -Bupati Bantul, Suharsono, akan memutuskan nasib Camat Pajangan, Yulius Suharta, setelah sejumlah warga kecamatan tersebut menolak dipimpin seorang non-muslim. Yulius sendiri beragama Katolik.
Suharsono mengaku tengah mempertimbangkan untuk memutasi Yulius Suharta ke Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Saya 'kan intinya tidak membeda-bedakan agama, tapi karena mungkin di situ mayoritas Islam, mungkin akan ke (daerah) yang banyak non-muslimnya, katakanlah di (Kecamatan) Bambanglipuro. Kalau perlu kita change ke Bambanglipuro," ujar Suharsono, seusai bertemu dengan perwakilan warga dan anggota DPRD Bantul, pada Senin (09/01), sebagaimana dikutip wartawan di Yogyakarta, Yaya Ulya.
Temu Panggih Rahardjo, warga Pajangan yang ikut hadir dalam pertemuan di kantor Bupati Bantul, mengatakan Yulius Suharta "tidak sesuai dengan psikologis masyarakat."
Suharsono melantik Yulius Suharta sebagai Camat Pajangan, di Pendopo Kabupaten Bantul, pada 30 Desember 2016. Yulius juga mengikuti acara serah terima jabatan dari camat lama, 6 Januari lalu.
Dalam acara tersebut, Yulius mengaku tidak ada aksi penolakan warga dan proses terpilihnya dirinya sebagai camat merupakan kebijakan Pemda Bantul. "Semua sudah melalui mekanisme serta ketentuan yang berlaku," katanya.
Meski demikian, dia menghormati hak warga untuk menyampaikan pendapat tentang dirinya. Kini dia mengaku siap ditempatkan di mana saja seraya berharap tidak ada pertentangan lagi. "Semoga semuanya menjadi lebih baik," ujarnya.bbc.com



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Miris...Masyarakat Bantul Yogjakarta Tolak Camat Karena Beda Iman"

Posting Komentar