Mabes TNI "Marah" Pada FPI Atas Pencatutan Nama Jenderal TNI Gatot Nurmantyo



Infomenia.net -Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI) mengkritik salah satu unggahan di akun Instagram Front Pembela Islam (FPI) yang mengutip pernyataan Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo, dengan menyebutnya sebagai hoax.
Di akun resmi Twitter, Sabtu (14/1) kemarin, Puspen TNI mentautkan unggahan Instagram di mana Gatot ditulis mengatakan bahwa petinggi FPI Rizieq Syihab menjadi korban propaganda Australia dan Amerika Serikat.
Foto Gatot dan kutipan berita tersebut sebetulnya sudah diunggah ke akun Instagram itu sejak 23 November 2016 lalu.
"Info Penting..lagi2 mengatas namakan Panglima TNI..ditegaskan bahwa hal ini sma sekali HOAX! Don't believe!!" tulis akun @Puspen_TNI.


Dalam unggahan Instagram FPI itu tercantum foto Gatot, dan di sampingnya dimuat berita pernyataan Gatot.
Tapi benarkan unggahan Instagram FPI itu hoax alias berita bohong? Instagram FPI ternyata menyadur dari situs berita resmi Viva.co.id berjudul: "Panglima TNI: Rizieq Shihab Jadi Korban Propaganda Australia".

Berita itu dimuat Viva pada 23 November 2016 pukul 10.50 WIB.
Tulisan yang dimuat Instagram FPI memang telah diedit ulang, namun kutipan pernyataan Gatot sama seperti yang ditulis Viva.
Berikut isi berita versi FPI:
Jenderal Gatot Nurmantyo mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Panglima TNI itu menyebutkan, Habib Rizieq menjadi korban propaganda Australia dan Amerika Serikat untuk memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Awalnya, Jenderal Gatot mendapat pesan bahwa Habib Rizieq dianiaya prajurit Kostrad (Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat). Jenderal bintang empat itu pun langsung memerintahkan intelijen menelusuri informasi yang beredar melalui aplikasi pesan WhatsApp (WA) itu. "Langsung Intelijen saya suruh bekerja mencari, dan ternyata hoax (kabar bohong) tersebut berasal dari Australia dan Amerika," kata Jenderal Gatot kepada wartawan usai mengisi seminar di kampus Universitas Padjajaran, Rabu (23/11/2016), seperti dikutip Viva.
Kabar bohong semacam itu, menurut Gatot, memang bukan kali pertama ia terima. Namun dia menganalisis informasi tak benar tentang Habib Rizieq Shihab itu menunjukkan memang ada kekuatan asing yang sedang berupaya mengusik persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Semakin nyata bahwa tangan-tangan luar ikut bermain," simpulnya.
Jenderal Gatot menengarai penyebaran informasi bohong itu berhubungan dengan kiprah Habib Rizieq yang sangat aktif menyuarakan tuntutan agar aparat penegak hukum mengadili kasus penistaan agama oleh Ahok.
Apakah Puspen TNI terlalu buru-buru menyimpulkan sebagai hoax? Ketika berita ini ditulis, redaksi belum dapat menguhubungi Kepala Puspen TNI.beritasatu.com




Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Mabes TNI "Marah" Pada FPI Atas Pencatutan Nama Jenderal TNI Gatot Nurmantyo "

  1. Sepertinya ada miskomunikasi, entah dari puspen tni atau juga informasi yg masuk ke jendral gatot, kan ada videonya

    BalasHapus