Infomenia

Kamis, 26 Januari 2017

Mantan Anggota Ungkap Kebobrokan FPI Pimpinan Rizieq Shihab Saat Berikan Ceramah kepada Anggota Polda Babel



Infomenia.net -Anggota Polda Kep Bangka Belitung usai Sholat Dhuhur berjama'ah di Masjid At-Tagwa Polda Kep Bangka Belitung mendapatkan tausiah dari KH Muhammad Arief, Rabu (25/1/2017).

Sholat Dhuhur Berjamaah ini dihadiri oleh Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Drs. Istiono, Dirbinmas Kombes Pol Badya Wijaya dan Para Pejabat Utama lainnya serta seluruh anggota Polda Kepulauan Bangka Belitung yang muslim.
Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Drs. Istiono menyempaikan permohonan maaf Kapolda kepada para jamaah karena hari Rabu (25/1/2017) ini tidak bisa hadir di Masjid At-Taqwa Polda Kep. Babel bersama para jamaah karena pada hari ini Kapolda ada tugas Rapim Polri di Jakarta.
Ustad K.H Muhammad Arif yang asli Pacitan Jawa Timur ini, sudah lama menetap di Toboali Kabupaten Bangka Selatan sejak lebih dari 25 (dua puluh lima) tahun dan menyampaikan dakwah dari masjid ke masjid.
Dalam tausiyahnya, Ustad K.H Muhammad Arif ini mengajak kepada seluruh umat Islam untuk menjalankan perintah perintah Allah SWT dan Rosululloh Muhammad SAW serta menjauhi segala larangan larangan Alloh Swt dan Rosululloh Muhammad SAW. Amar Makruf Nahi Mungkar secara damai sesuai ajaran Rasulullih Muhammad SAW.
Ustad K.H Muhammad Arif menyampaikan bahwa islam mengajarkan kedamaian dan tidak mengajarkan kekerasan,termasuk kepada seorang Non Muslim pun tidak boleh ada kekerasan.
Sebagaimana dicontohkan oleh Rasululloh Muhammad SAW.
Rasululloh Muhammad SAW sewaktu ada seorang Yahudi yang buang air kecil di dalam Masjid.
Mengetahui ada seorang Yahudi tersebut sahabat Nabi bernama Umar Bin Khotob Ra akan memukulnya karena buang air kecil dalam masjid tersebut.
Namum Rasululloh Muhammad SAW melarang Umar Bin Khotob Ra agar jangan memukul dan melakukan kekerasan kepada seorang Yahudi meskipun telah kencing di dalam masjid.
Bahkan Nabi Muhammad SAW memerintahkan kepada Umar Bin Khotob agar mengambil hadiah dan menyerahkan hadiah tersebut kepada orang tersebut.
Lalu Umar Bin Khotob Ra disuruh Nabi Muhammaf SAW untuk meminta maaf kepada seorang Yahudi yang akan dipukul tersebut.
Selanjutnya Nabi Muhammad SAW menyuruh Umar Bin Khotob Ra untuk membersihkan masjid yang telah dikencingi oleh seorang Yahudi tersebut.
Melihat sikap Rasululloh Muhammad SAW tersebut akhirnya seorang Yahudi itu mengucapkan 2 (dua) kalimat syahadat ASY HADU AN LAA ILAAHA ILLALLOH, WA ASY HADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLOOH, akhirnya masuk islam.
"Inilah kisah Rasululloh Muhammad SAW kepada seorang Non Muslim yang patut kita contoh di Jaman sekarang ini," ujar Ustad K.H. Muhammad Arief yang dulunya pernah menjadi anggota FPI.
Ustad K.H. muhammad Arief juga menceritakan bahwa dirinya dulu sebagai anggota FPI yang pernah melakukan kekerasan terhadap sarana perjudian, miras dan kemaksiatan lainnya. Tapi ternyata cara tersebut tidak efektif dan tidak dicontohkan oleh Rosululloh Muhammad SAW,
"Akhirnya sekarang tidak aktif lagi di FPI dan hanya berdakwah ke masjid masjid secara damai seperti yang dicontohkan oleh Rosululloh Muhammad SAW, ujarnya.babel.tribunnews.com

Comments
0 Comments

0 komentar