Ahok Bakal Bebas..... Ketua Tim Pembela Ahok Beberkan Kelemahan Saksi dari JPU Ternyata......



Infomenia.net -Ketua Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Salestinus menilai 6 orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak memenuhi kualisifikasi untuk didengar keterangannya di muka persidangan. Pasalnya, saksi-saksi yang dihadirkan itu tidak melihat, mendengar dan mengalami langsung pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu.

Seperti diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan 6 orang saksi pelapor dalam sidang pada Selasa (3/1). Keenam saksi itu adalah Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muh. Burhanuddin, SH, Muchsin alias Habib Muchsin, Syamsu Hilal, S.Sos dan Drs. Nandi Naksabandi, MA. “Kalau 6 saksi itu sebagai saksi fakta maka kesaksian mereka tidak mempunyai nilai atau kekuatan bukti karena mereka tidak mendengar atau melihat secara langsung. Apalagi mereka bukan berasal dari Kepulauan Seribu,” ujar Petrus di Jakarta, Selasa (3/1)
Karena itu, Petrus berharap agar saat sidang di buka, tim penasihat hukum Ahok harus menyampaikan keberataan bahwa saksi yang dihadirkan JPU ini tidak memenuhi kualisifikasi sebagai saksi fakta apalagi ahli sehinggaketerangannya tidak perlu didengar. “Buang-buang waktu saja mengingat mereka tidak melihat, mendengar dan mengalami langsung pernyataan Ahok. Jadi, itu harus ditolak sejak awal,” tuturnya.
Petrus menjelaskan, kesaksian mereka ini tidak dapat dipakai sebagai sebuah kesaksian yang memiliki bobot secara hukum di persidangan. “Tidak punya kekuatan pembuktian yang sah menurut hukum,” ulasnya.
Semestinya lanjut Petrus, penyidik sudah menyortir sejak awal, mana saksi yang keterangannya memiliki nilai pembuktian dan mana yang tidak. “Jangan sampai setiap orang yang dipanggil dijadikan saksi,” imbuhnya.
Selain keenam saksi itu urai Petrus, Habieb Rizieq Shihab pun sebetulnya tidak layak didengar keterangannya sebagai saksi ahli dalam perkara Ahok. Karena sejak awal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tidak netral.
Pasalnya, Habieb Rizieqbertindak sebagai pimpinan FPI yang berada dalam posisi pelapor. “Seharusnya sebagai pelapor, dia tidak boleh menjadi saksi ahli. Karena saksi ahli itu harus netral dan obyektif,” tuturnya.
Saksi ahli jelas Petrus harus berbicara dalam kapasitas keilmuannya. Dengan demikian, Habieb Rizieq tidak layak menjadi saksi ahli mengingat posisinya sebagai pelapor dan berkali-kali sudah mengeluarkan pernyataan yang menyerang Ahok dengan menyebut menista agama Islam.
”Dari awal, kita sesalkan kenapa penyidik mengakomodir Habieq Rizieq untuk didengar keterangannya sebagai saksi ahli. Mestinya, Habieb Rizieq cukup sebagai saksi fakta,” ucapnya.
Lebih lanjut, Petrus juga melihat keanehan terkait sejumlah saksi yangg dihadirkan JPU. Dari 14 pelapor dalam kasus Ahok, tidak ada satu pun tidak berasal dari Kepulauan Seribu. “Dan ini tidak menguntungkan posisi Jaksa sebagai penuntut umum. Menghadirkan banyak saksi tetapi tidak mendukung tuntutan ataupun dakwaannya,” pungkasnya.
_
Kontak:
Petrus Salestinus (0811862168)



Subscribe to receive free email updates:

8 Responses to "Ahok Bakal Bebas..... Ketua Tim Pembela Ahok Beberkan Kelemahan Saksi dari JPU Ternyata......"

  1. Banyak penista agama berseliweran di media sosial.
    Tapi karena tidak ada nuansa politik dan tidak menghasilkan uang, para pelapor dan bahkan FPI tidak ada yang bertindak.

    BalasHapus
  2. Banyak penista agama berseliweran di media sosial.
    Tapi karena tidak ada nuansa politiknya dan tidak menghasilkan uang, mereka para pelapor dan bahkan FPI tidak ada yang bertindak.

    BalasHapus
  3. Apakah mereka gak malu sebagai guru dan katanya keturunan **** ,dan penceramah sanggup memfitnah atas nama agama demi dibayar oleh politokus ditonton seluruh Indonesia bahkan dunia ..masyaAllah

    BalasHapus
  4. Ahok adalah korban dari politik busuk yg ingin menjadi penguasa tanpa mau bersaing secara sehat.. Dengan segala cara akan dilakukan tuk mecapai ambisi nya.. Sebaik apapun yg akan di lakukan oleh Ahok tetap saja tidak ada benar nya di mata mereka..
    Klau ingin jakarta seperti singapura pilih Ahok..

    BalasHapus
  5. Tuhan akan menuntun jalan orang benar..org sirik, rakus dan haus kekuasaan akan di lenyapkan dari jalan NYA..God Bless Pak Ahok.. Kami dari orang NTT ttap mendukung bapak demi kota Jakarta Bersih dari semua kebusukan2 kebohongan2 pokoknya BERSIH dari semua yg tidak baik..Hidup Pak Ahok..sehingga Ibu Kota Negara bisa mengangkat wajahnya di Mata Dunia..

    BalasHapus
  6. Lbh baik pmmpin kafir tp adil dan amanah krn kekafirannya hnya utk dr nya sndiri dan keadilannya dirasakan rakyat byk. drpd pemimpin Muslim tp dzolim dan korup..krn ke Islamannya hnya utk dirinya sndiri dan dzolim serta sikap koruptifnya dirasakan rakyat byk

    BalasHapus
  7. Lbh baik pemimpin kafir tp adil dan amanah krn kekufurannya hnya utk dirinya sndiri sikap adil dan amanah dirasakan rakyat byk drpd pemimpin Muslim tp Dzolim dan Korup krn ke Islamannya hnya utk dirinya sndiri dan sifat Dzolim dan Koruptifnya dirasakan rakyat byk

    BalasHapus
  8. Lbh baik pemimpin kafir tp adil dan amanah krn kekufurannya hnya utk dirinya sndiri sikap adil dan amanahnya dirasakan rakyat byk drpd pemimpin Muslim tp Dzolim dan Korup krn ke Islamannya hnya utk dirinya sndiri dan sifat Dzolim dan Koruptifnya dirasakan rakyat byk

    BalasHapus