Infomenia

Senin, 26 Desember 2016

Di Paksa FPI Untuk Tidak Rayakan Malam Tahun Baru, Pejabat Daerah Ramai- Ramai Melawan FPI



Infomenia.net -Sejumlah pucuk pimpinan daerah di Kabupaten Sragen menegaskan tidak bisa seenaknya melarang masyarakat yang ingin merayakan malam pergantian tahun 2017 mendatang. Penegasan itu disampaikan Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim seusai menemui rombongan massa dari Front Pembela Islam (FPI) Sragen di DPRD yang salah satunya meminta agar tidak ada perayaan malam tahun baru di Sragen, Rabu (21/12/2016).

“Tadi mereka menyampaikan aspirasi salah satunya agar ditiadakan perayaan malam tahun baru. Ya nggak mungkin lah kita serta merta melarang masyarakat yang ingin merayakan karena itu hak masyarakat. Sepanjang bisa menjaga kondusivitas dan tidak mengganggu, tidak ada hak kita untuk melarang mereka,” papar Ketua DPRD, Bambang Samekto kepada wartawan.

Senada, Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso, menyampaikan bahwa Negara Indonesia adalah Negara hokum. Persoalan kegiatan keramaian atau perayaan malam tahun baru, sepanjang tidak melanggar UU dan mendapat izin, tidak bisa serta merta dilarang.

Menurutnya, jika ada pelanggaran pada kegiatan itu, nanti hukum yang akan memproses. Namun ia menekankan jika kegiatan perayaan malam tahun baru itu tidak bersifat negatif, tidak ada alasan pula bagi aparat untuk melarangnya.

Sementara, Dandim 0725/Srg, Letkol (inf) Denny Marantika mengungkapkan posisi Kodim dalam hal ini memang berupaya untuk berdiri di tengah-tengah. Ketika ada aspirasi dari salah satu pihak dan ada aspirasi dari pihak lain, tentunya harus dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk menyelesaikannya.

Perihal permintaan dari FPI soal perayaan tahun baru ditiadakan saja, Dandim menyatakan bukan dalam kapasitas untuk menjawabnya. Namun ia akan mendorong hal itu dikoordinasikan dengan unsur Muspida lainnya, baik dari Pemkab, Polres, DPRD, Kesbangpolinmas dan beberapa unsur lainnya.

“Yang terpenting kita mendorong situasi kondusif,” tegasnya. Wardoyo

Comments
17 Comments

17 komentar

26 Desember 2016 14.24 Delete comments

FPI ini smakin merajalela saja. Sprti mereka aja yang menguasai negara ini. Smua peraturan mereka yang buat. Dr nama nya aja udh front pembela islam. Trus knp pl jd mlm thn baru d campuri. Apa mlm thn baru itu menentang agama islam? Apa mlm thn baru itu tdk sesuai dgn ajaran islam? Ada2 aja mereka tu..

Reply
avatar
26 Desember 2016 19.29 Delete comments

FPI dan MUI itu durhaka pada bumi . Ingatlah akan balasan BUMI , seperti di ACEH itu.....

Reply
avatar
26 Desember 2016 21.05 Delete comments

FPI itu ISIS yg kerjanya mengusik kebahagiaan NKRI

Reply
avatar
26 Desember 2016 22.07 Delete comments

Gerrrrooottt... wkwkwkwk...

Reply
avatar
27 Desember 2016 05.48 Delete comments

Sangat tidak masuk akal....

Reply
avatar
27 Desember 2016 13.29 Delete comments

Seenaknya FPI itu(Front pengacau indonesia)

Reply
avatar
27 Desember 2016 16.36 Delete comments

Mending klo fpi mau ngomong macem2 didiemin aja. Anggep aja kentut lewat. Yg gak suka sama fpi kayak saya juga jangan terprovokasi, klo gak ntar yg "backing" fpi jadi seneng..

Reply
avatar
27 Desember 2016 17.29 Delete comments

Maaf Sy Seorang Muslim yg Taat...
Tpi tdk segitunya ngelarang mereka yg merayakan ini semuanya... Ingat abang2, ini negara Hukum, beda suku, beda Agama, beda kepercayaan, beda segala-galanya.. Saling menghargai saling menyayangi saling mengerti....
Toh Indonesia bukan hanya 1 Kepercayaan, beragam... Tolonglah banget mikir jgn kyk Ank kecil... (y)

Reply
avatar
28 Desember 2016 10.03 Delete comments

Inilah kerjaan pengangguran...gak ada kerja sukanya bikin ribut...

Reply
avatar
28 Desember 2016 12.35 Delete comments

biarkan ANJING menggonggong, kita2 rayakan saja pergantian tahun dengan sukacita....cukup kasih ANJING2 itu tulang, mereka akan diam

Reply
avatar
28 Desember 2016 12.37 Delete comments

biarkanlah ANJING2 itu menggonggong....kita tetap rayakan penyambutan tahun baru 2017.....cukup kasih ANJING2 itu tulang, mereka pasti diam

Reply
avatar
30 Desember 2016 00.45 Delete comments

Si rizik bkn anjing. Dia ibarat tumor kalau diniarkan bisa buat NKRI MATI.

Reply
avatar
30 Desember 2016 00.47 Delete comments

FPI ITU SEPERTI TUMOR KALAU GA DIBABAT BISA RUSAK SYSTEM TUBUH NKRI. LIAT AJA MEREKA SMAKIN BERANI.

Reply
avatar