Infomenia

Minggu, 11 Desember 2016

Dahsyat.... Ini Sebutan Bom Bekasi dan Berapa daya Radiusnya Yang Bikin Luluh Lantahkan Sekitarnya

Hasil gambar untuk gambar bom panci

Infomenia.net -Bom di Bekasi Jawa Barat memiliki daya ledak cukup tinggi. Jika meledak, semua yang berada dalam radius 300 meter akan luluh lantak.
Bom tersebut ditemukan di rumah kos-kosan Jalan Bintara Jaya VIII, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Kabarnya, bom itu akan diledakkan di Istana Negara.
Bom tersebut merupakan bom jenis TATP berbentuk rice cooker. Bom itu diperkirakan memiliki berat 3 kilogram.
“Bom rakitan berbentuk rice cooker ini diperkirakan daya ledaknya melebihi TNT,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, jika bom tersebut meledak, daya luncurnya mencapai 4.000 Km/jam.
“Kalau meledak, semua yang berada dalam radius 300 meter akan hancur semua,” ujar Argo dalam jumpa pers di Bintara VIII, Bekasi Barat, Sabtu (10/12/2016).
Dari laman Thefutureofthings disebutkan, bom jenis TATP merupakan salah satu bahan pembuat bom yang memiliki daya ledak tinggi.
Kemampuannya disebut-sebut lebih kuat dibandingkan TNT yang lebih popular. TATP salah satu bom yang mematikan. Namun, bahan-bahannya mudah dicari.
Bom jenis ini lebih mudah dibuat, dan susah untuk dideteksi oleh anjing pelavak atau detektor karena berbentuk butiran seperti kristal. Inilah mengapa TATP disebut sebagai Ibunya Setan alias ‘Mother of Satan.’
ATP pertama kali dibuat oleh Richard Wolffenstein, seorang warga Negara Jerman pada 1895. Hebatnya, TATP tidak memerlukan detonator untuk meledakkannya. Ini berbeda dengan TNT yang lebih ’konvensional’.

Karena sangat berbahaya, maka militer di sejumlah Negara di dunia ini memilih menghindari untuk menggunakannya. Dan TATP, diketahui sering digunakan untuk aksi terorisme di Timur Tengah di era 1980-an.
Selain di Timur Tengah, TATP juga pernah digunakan untuk aksi terorisnya di depan Kedutaan Besar Israel, London, pada 1994 yang menyebabkan 12 orang terluka.
Pada 1999 Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan laporan bahwa TATP merupakan ‘benda mematikan paling berbahaya’. Lembaga itu juga telah memperingatkan bahwa Mother of Satan adalah salah satu senjata pemusnah masal.

Comments
0 Comments

0 komentar