Nusron Wahid Skak Mat FPI dan GNPF MUI Tekait Kenapa Ahok Tidak di Tahan Kepolisian


Infomenia.net -Politisi Golkar yang juga menjabat Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia I (Sumatera dan Jawa), Nusron Wahid, menyebut status tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum tentu berujung pada penahanan.

“Banyak juga yang sudah ditetapkan tersangka di KPK tidak ditahan, banyak juga yang ditetapkan polisi tidak ditahan, karena itu pertimbangan tersendiri dan itu adalah pertimbangan yuridis,” kata Nusron, di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Minggu (20/11/2016).
Dijelaskan Nusron, kepolisian memiliki pertimbangan yang independen dan tidak memiliki kaitan dengan situasi politik.
“Status hukum pak Ahok kan urusan polisi bukan urusan kita, yang menyatakan Ahok status hukumnya seperti apa kan lembaga hukum. Partai politik kan bukan lembaga hukum,” jelasnya.
Oleh karenanya, lanjut Nusron, partai pengusung Ahok-Djarot dalam menyikapi kasus yang membelit calon gubernur petahana, partai memiliki koridor tersendiri untuk melakukan upaya antisipasi dari kasus tersebut.
“Nah kalau kita punya koridor konstitusi maka upaya upaya yang kita lakukan sifatnya konstitusional, dan kita selalu ingin tegak lurus dengan konstitusional,” tandasnya.
ementara itu Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, menegaskan komitmennya untuk terus mengusung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Bahkan komitmen itu, tidak hanya ditunjukkan Golkar. PDI Perjuangan juga disebutkan memiliki sikap yang sama dengan tetap mengusung Ahok.
“Tentu komitmen kami bersama pada masalah-masalah yang berkaitan dengan Pilkada DKI. semua kita komitmen mendukung saudara Ahok,” ujar Setnov sapaan akrabnya, di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Minggu (20/11/2016).



Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Nusron Wahid Skak Mat FPI dan GNPF MUI Tekait Kenapa Ahok Tidak di Tahan Kepolisian "

  1. Seandai nya 2019 Nusron mendampingi Jokowi saya yakin demokrasi akan maju 180° ke depan....Gusdur pantas mendapatkan penghargaan dengan menampilkan sosok nusron sebagai pengganti nya

    BalasHapus