Di Tuduh Akan Gunakan Fasilitas Negara Saat Kampanye,Inilah Tamparan Keras Ahok Untuk Sandiaga Uno


Infomenia.net -Calon Gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meminta Undang-Undang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diperkuat.

Menurut Ahok, jika Bawaslu khawatir ada calon petahana yang berbuat curang dengan memanfaatkan fasilitas negara untuk kegiatan kampanye, aturan tentang kewajiban cuti kampanye bagi calon petahana diberlakukan seperti yang tertera dalam UU Nomor 10 Pasal 70 ayat 3 Tahun 2016.

"Saya katakan, kalau kamu suudzon petahana bisa macam-macam, UU Bawaslu buat apa? Itu yang saya sampaikan. Kalau khawatir calon petahana main atau curang, memangnya kalau bukan petahana gak bisa main? Ya harusnya diperkuat Bawaslu. UU Bawaslu kan ada," ungkap Ahok usai menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (31/8).

Baca Juga: Ahok: Saya Tidak Pernah Minta Dilahirkan Turunan China

Dia menyayangkan, jika kekhawatiran berbagai pihak terhadap kemungkinan petahana berbuat curang, mengorbankan petahana yang rela tidak berkampanye demi menjalankan tugas konstitusionalnya sebagai Gubernur. Pasalnya, berdasarkan aturan Bawaslu, sanksi terberat bagi calon petahana yang tidak melaksanakan kampanye adalah diskualifikasi pada Pilkada DKI jakarta.

"Harusnya pembuat UU Pilkada ini, kalau kamu khawatir calon petahana main, UU Bawaslu dong yang dianalisis. Menurut saya itu sudah cukup," pungkasnya.Jitunews.com





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Di Tuduh Akan Gunakan Fasilitas Negara Saat Kampanye,Inilah Tamparan Keras Ahok Untuk Sandiaga Uno"

Posting Komentar