Inilah Kelicikan RT/RW Di Rusun Jatinegara Untuk Menjatuhkan Citra Ahok Di Masyarakat DKI Jakarta


Infomenia.net -GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan, sejumlah warga memang sengaja tidak mau membayar biaya sewa rumah susun. Warga yang tidak mau bayar dikoordinasikan oleh ketua RT/RW, seperti yang dia temukan di Rusun Jatinegara, Jakarta Timur.

"Kayak (rusun) Jatinegara, ada sekolompok orang, oknum-oknum RT/RW-nya itu, sekelompok orang itu memang tidak mau bayar," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (26/8).

Ahok mengungkapkan, aksi itu sengaja dilakukan untuk menjatuhkan citranya sebagai kepala daerah. "Dia sengaja, dia pikir lu enggak berani ngusir gua, kalau ngusir guagua akan beritain," ungkap Ahok.

Pasalnya, sebelumnya laporan Komnas HAM menyebutkan, ada 14 kepala keluarga dari Kalijodo terpaksa keluar dari Rusun Marunda karena tidak sanggup bayar sewa. Padahal, kata Ahok, biaya sewa sudah sangat murah, hanya Rp5 ribu-Rp15 ribu per hari.

"Kalau cuma Rp5 ribu sehari, keterlaluan dia enggak bisa bayar, dia ngerokok enggak, dia memang sengaja," kata Ahok.

Tipe rusun paling murah hanya dikenakan Rp150 ribu per bulan. Harga itu jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga sewa rumah di pinggiran kali. Ahok menilai, seharusnya warga merasa sudah banyak diuntungkan.

"Sekarang logika, kamu sewa rumah di pinggir sungai Rp450 ribu loh sewa, ini Rp150 ribu, naik bus tidak bayar, anakmu dapat KJP (Kartu Jakarta Pintar), panggil 14 orang itu siapa," tegas Ahok.

Ahok pun mempertanyakan laporan yang dikeluarkan oleh Komnas HAM itu. "Makanya, saya bilang, Komnas HAM jangan asal ngomong, panggil 14 orang itu siapa," ungkap Ahok.
Ahok memastikan ia tidak akan merespons laporan Komnas HAM itu.

 "Lagi pula gua enggak mau gubris lu punya rekomendasi, emang kamu mau ngapain saya," tegasnya.mediaindonesia.com



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Inilah Kelicikan RT/RW Di Rusun Jatinegara Untuk Menjatuhkan Citra Ahok Di Masyarakat DKI Jakarta"

Posting Komentar