Ahok Permalukan Yusril Di Depan Awak Media Dengan Bilang Begini....


Infomenia.net -Kandidat calon gubernur Yusril Ihza Mahendra pernah menyoroti kandidat petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengklaim mendapat dukungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Yusril menyatakan Ahok berani mengklaim demikian karena didukung Presiden Jokowi. Kini Ahok merespon penilaian Yusril.

"Yang pasti, Pak Jokowi dan Ahok teman Ibu Mega. Kasih tahu Yusril ya," tanggap Ahok sambil tersenyum, di Rumah Lembang, Posko Ahok, Jl Lembang, Menteng, Jakarta, Jumat (26/8/2016).

Sebagaimana diketahui, Jokowi juga merupakan kader PDIP. Jokowi juga pernah menjadi Gubernur Jakarta dan Ahok adalah Wakil Gubernur Jakarta sedari 2012 hingga 2014. Ahok menyatakan Jokowi adalah teman dari Ahok.

"Yang pasti kata Bu Mega, Ahok itu sahabat Pak Jokowi. Pak Jokowi itu temannya Ahok. Ya udah," kata Ahok.

PDIP sendiri belum secara resmi menyatakan sikap perihal dukungan di Pilgub DKI 2017. Meski begitu, Ahok menyatakan Megawati telah setuju dirinya maju ke Pilgub DKI berduet dengan kader PDIP yang kini menjadi Wagub Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. 

Baca juga: Ahok Klaim Direstui Mega, Yusril: Ada Jokowi di Belakangnya

Sebelumnya, Yusril menyinggung kelincahan manuver Ahok dalam menggalang dukungan, termasuk ke PDIP. Soalnya, Ahok mendapat dukungan dari Jokowi.

"Pak Ahok memang lebih mudah bermanuver karena selain berposisi sebagai petahana dan didukung jaringan media mainstream, di belakang Ahok ada Pak Jokowi yang kebetulan sedang menjabat sebagai Presiden RI. Dukungan Presiden Jokowi kepada Pak Ahok ini sudah menjadi rahasia umum, termasuk dalam hubungannya dengan proses pengambilan keputusan Pilgub DKI oleh PDIP," tutur Yusril, Jumat (19/8) lalu.detik.com



Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Ahok Permalukan Yusril Di Depan Awak Media Dengan Bilang Begini...."

  1. Dilihat dari luar, biasa2 aja klo ibukota suatu negara hrs searah dlm kebijakan negaranya. Yg aneh tuh gub ibukota nyleneh kerja sama dgn partai/org yg rame2 akan hancurin negara. Itu polisi juga marah apalagi tentara. Lebih elok yuk bantu ibukota mbangun demi nkri.

    BalasHapus